Sadel Cepak, Cara Bupati Ji Fauzi Tekan Angka Perkawinan Anak di Sumenep

Redaksi Nolesa

Minggu, 6 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, NOLESA.com – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur launching pengembangan desa model untuk pencegahan dan penanganan perkawinan anak (sadel cepak), Minggu 6 Agustus 2023.

Launching sadel cepak ini bertempat di area Taman Bunga. Peluncuran dilakukan langsung oleh Bupati Sumenep Haji Achmad Fauzi Wongsojudo.

Inovasi sadel cepak ini Pemkab Sumenep menggandeng USAID ERAT. langkah ini dilakukan guna menekan angka perkawinan anak di Kabupaten Sumenep.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Bupati Ji Fauzi menjelaskan peluncuran sadel cepak merupakan wujud perhatian pemerintah daerah untuk menekan angka perkawinan anak di Sumenep.

Baca Juga :  96 Persen Pasien RSUD Moh. Anwar Sumenep Gunakan Mobile JKN, Digitalisasi Layanan Makin Efektif

Oleh sebab itu, Ji Fauzi yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan itu berharap agar inovasi tersebut didukung oleh semua komponen masyarakat.

“Perkawinan anak merupakan ancaman terpenuhinya hak-hak dasar anak, tidak hanya dampak secara fisik dan psikis, namun juga memperparah angka kemiskinan, tengkes (stunting), kekerasan terhadap anak, putus sekolah, hingga isu kesejahteraan sosial lainnya,” ungkap Bupati Ji Fauzi.

Suami Hj Nia Kurnia itu juga menyebutkan untuk saat ini, inovasi sadel cepak dilaksanakan di tiga Desa, yakni Pamolokan, Karduluk dan Dasuk Laok.

Baca Juga :  Kepala Bappeda Sumenep Dorong Generasi Muda Optimis Hadapi Tantangan Ekonomi Global

Kendati begitu, Ji Fauzi tetap meminta kepada seluruh kepala desa agar mengadopsi inovasi itu, untuk dikembangkan di desanya masing-masing, khususnya bagi desa yang jumlah perkawinan anak masih banyak.

“Kepala desa sebagai garda terdepan pencegahan pernikahan anak, agar lebih ketat memberikan izin rekomendasi pengajuan dispensasi bagi warganya. Yang jelas pencegahannya memerlukan upaya kolaboratif antara pemerintah dengan seluruh komponen untuk menurunkan angka perkawinan anak,” pesan alumni MAN Sumenep itu.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Sumenep Agus Mulyono, menuturkan, berdasarkan data, angka perkawinan anak masih tinggi.

Baca Juga :  Upacara Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI di Sumenep Berjalan Lancar, Bupati Ji Fauzi: Semangat Kesejahteraan

Hal itu, Kadis Agus menegaskan sudah sesuai data dispensasi pernikahan setiap tahun, yakni 2020 mencapai 292, 2021 mencapai 335 dan 2022 sebanyak 315.

“Dari 330 desa di Kabupaten Sumenep sebanyak 49 desa yang tersebar di 27 kecamatan, memiliki angka kasus dispensasi tinggi dibandingkan desa lainnya,” tandasnya.

Untuk diketahui, peluncuran sadel cepak ditandai dengan penandatanganan dukungan seluruh komponen masyarakat, untuk menuju Kabupaten Sumenep nol persen perkawinan anak, oleh Bupati Ji Fauzi bersama Forkopimda dan organisasi keagamaan dan masyarakat.


Penulis : Rusydiyono

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

Tingkatkan Kepercayaan Diri Siswa, Dosen Ilmu Komunikasi Unpam Gelar Pelatihan Public Speaking di SMKS IPTEK Tangerang Selatan
Mesin Banteng Ponorogo Dipanaskan, Target Kursi DPRD Ditambah
Novita Hardini Ingatkan Kemenpar Soal Kolaborasi Sektor Pariwisata
KOPRI PMII DIY dan Jendela Dunia Kita Gelar Gerakan Literasi di Gunungkidul
Polres Sumenep Dukung Pengembangan Pertanian Melon Berbasis Smart Farming
Rustini Muhaimin Terus Kampanyekan Gerakan Literasi, Kali ini di MI YAPPI Balong
Di Prancis, Presiden Prabowo Bicara Stabilitas Kawasan Timur Tengah
Bobot Sapi Kurban Menkeu Purbaya Capai 868 Kilogram

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:21 WIB

Tingkatkan Kepercayaan Diri Siswa, Dosen Ilmu Komunikasi Unpam Gelar Pelatihan Public Speaking di SMKS IPTEK Tangerang Selatan

Minggu, 31 Mei 2026 - 16:10 WIB

Mesin Banteng Ponorogo Dipanaskan, Target Kursi DPRD Ditambah

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:40 WIB

KOPRI PMII DIY dan Jendela Dunia Kita Gelar Gerakan Literasi di Gunungkidul

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:23 WIB

Polres Sumenep Dukung Pengembangan Pertanian Melon Berbasis Smart Farming

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:03 WIB

Rustini Muhaimin Terus Kampanyekan Gerakan Literasi, Kali ini di MI YAPPI Balong

Berita Terbaru

(for NOLESA.COM

Resensi Buku

Pahlawan Gagal, Refleksi dari Avengers: Endgame

Minggu, 31 Mei 2026 - 16:44 WIB

Wakil Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Bambang Yuwono (Foto: Istimewa)

Politik

Mesin Banteng Ponorogo Dipanaskan, Target Kursi DPRD Ditambah

Minggu, 31 Mei 2026 - 16:10 WIB