Rencana Pembangunan Sumenep 20 Tahun ke Depan

Redaksi Nolesa

Senin, 19 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, NOLESA.com – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur telah melakukan pemetaan pembangunan 2025-2045. Tujuannya untuk menyiapkan rencana pembangunan Sumenep 20 tahun ke depan.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Yayak Nur Wahyudi menyampaikan perencanaan tersebut sudah dilakukan orientasi RPJMD 2025-2045.

Baca Juga :  Kemenag Sumenep Komitmen Sukseskan Zona Integritas

Dalam RPJMD tersebut diawali dengan mengumpulkan aspirasi dari berbagai pihak guna menjaring isu-isu stregis yang kemungkinan akan menjadi kebutuhan 20 tahun ke depan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dengan begitu isu faktual tersebut bisa memberikan gaidens untuk Kabupaten Sumenep 20 tahun ke depan,” kata Plt Kepala Bappeda Sumenep Yayak Nur Wahyudi, Senin 19 Februari 2024.

Baca Juga :  Sumenep Akan Menerima Investasi di Bidang Perikanan, Anggota Komisi II Ingatkan Bupati Fauzi Terkait SDM Pengelolanya

Yayak sapaan akrabnya, mengungkapkan bahwa dalam menyusun dokumen RPJPD juga merujuk pada Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN), RPJP Provinsi Jawa Timur, dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau (SDGs).

Salah satunya urusan wajib pemerintahan yakni memperhatikan Standar Pelayanan Minimal (SPM). Demikian pula isu tentang dinamic governance dan transformasi digital.

Baca Juga :  Kemendes RI Berikan Lencana Bakti Desa Pertama untuk Pemkab Sumenep

“Posisi Sumenep sangat strategis harus melangkah ke era industri 4.0 menuju 5.0, serta era globalisasi 3.0,” ungkapnya.

Untuk diketahui, dasar RPJMD 2025-2045 itu berdasarkan Permendagri nomor 86 tahun 2017 tentang tatacara perencanaan pengendalian evaluasi pembangunan daerah tentang pembangunan jangka panjang daerah.

Penulis : Rusydiyono

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

Said Abdullah: Evaluasi UU P2SK Perlu Didahulukan Sebelum Regulasi Baru
Novita Hardini Minta Rencana Ekspor Satu Pintu Dikaji Agar Tak Ganggu Industri
Gus Muhaimin Dorong Lulusan Universitas Ibrahimy Jadi Penggerak Kemajuan Daerah
Banggar DPRD Sumenep Soroti Rp88 Miliar Belanja Modal Belum Terealisasi
10 Kasus Pencabulan Anak di Sumenep, DPRD Desak Pemerintah Perkuat Pencegahan
Hari Palang Merah Indonesia, Ketua Dewan Sumenep Dorong Semangat Kemanusiaan Terus Dirawat
DPRD Sumenep Gelar Maulid Nabi, Tekankan Keteladanan Rasulullah
DPRD Sumenep Minta Kinerja Pejabat Baru Dievaluasi, Ini Alasannya

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 13:37 WIB

Said Abdullah: Evaluasi UU P2SK Perlu Didahulukan Sebelum Regulasi Baru

Kamis, 24 September 2026 - 13:24 WIB

Novita Hardini Minta Rencana Ekspor Satu Pintu Dikaji Agar Tak Ganggu Industri

Rabu, 23 September 2026 - 08:05 WIB

Gus Muhaimin Dorong Lulusan Universitas Ibrahimy Jadi Penggerak Kemajuan Daerah

Jumat, 18 September 2026 - 08:16 WIB

Banggar DPRD Sumenep Soroti Rp88 Miliar Belanja Modal Belum Terealisasi

Kamis, 17 September 2026 - 13:11 WIB

10 Kasus Pencabulan Anak di Sumenep, DPRD Desak Pemerintah Perkuat Pencegahan

Berita Terbaru