Peringati HUT RI ke-78, Ponpes Annuqayah Lubangsa Rilis Film Merdeka dari Sampah

Redaksi Nolesa

Jumat, 18 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, NOLESA.com – Pondok Pesantren Annuqayah Daerah Lubangsa Guluk-Guluk, Sumenep, Madura, Jawa Timur gencar kampanyekan lingkungan hidup sehat.

Berbagai cara dan strategi digunakan oleh Ponpes Annuqayah Lubangsa untuk terus menyuarakan isu ecogreen dan zero waste.

Salah satunya melalui film-film pendek. Melalui Lubangsa Media, Ponpes Annuqayah Lubangsa merilis film yang bertema “Merdeka dari Sampah”.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Film tersebut dirilis bertepatan dengan peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia, Kamis 17 Agustus 2023, di Aula Lubangsa.

Film karya santri tersebut cukup mendapatkan apresiasi, baik dari kalangan santri sendiri maupun dari para pemerhati lingkungan.

Baca Juga :  Dengan Semangat Bismillah Melayani, Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Tingkatkan Kualitas Pelayanan, Salah Satunya Rekam Medis

Ach. Rofiq menuturkan bahwa tema sampah yang diangkat oleh Ahmad Fawaid selaku penulis naskah muncul sebab pemaknaan terhadap kemerdekaan tidak terbatas pada bebas dari penjajahan, melainkan juga merdeka dari sampah.

“Jadi, kami melakukan diskusi panjang, lalu meminta Fawaid untuk menulis naskah film kemerdekaan yang berkaitan dengan sampah, sebab Lubangsa sekarang lagi gencar-gencarnya menyuarakan ecogreen dan zero waste,” terang Rofiq.

Dia mengungkapkan, proses pembuatan film membutuhkan waku satu bulan, termasuk dalam pembuatan naskah, pemilihan aktor, pendalaman karakter, proses syuting hingga tahap editing.

Baca Juga :  Pesan KHR Azaim Ibrahimy di Pelantikan Pengurus MWC NU Dungkek

Pembuatan video ini juga didukung oleh berbagai pihak. Dia melakukan kerja sama dengan berbagai lembaga baik pemerintahan maupun non-pemerintahan, seperti, Kancakona Kopi, Dewan Kesenian Sumenep, dan Duta Damai Santri Jawa Timur. Selama proses syuting, dia dan tim terus menjaga konsistensi dan jadwal yang sudah disepakati bersama.

“Sebab, pembuatan film ini agak mepet, cuma satu hari syuting, tapi, karena tim kompak dan saling mendukung, ya, film tersebut rilis tepat waktu,” ungkapnya.

Sementara, Ahmad Fawaid penulis naskah menuturkan bahwa ide kreatif penulisan naskah ini muncul karena Lubangsa dikenal sebagai pesantren berwawasan lingkungan.

Baca Juga :  Terlibat Pembunuhan Remaja Sumenep Dikejar Sampai Bandar Lampung

“Jadi, sayang kalau isu sampah tidak diangkat ke publik melalui film, apalagi bertepatan dengan momentum kemerdakaan,” ujarnya.

Dia juga memaparkan tujuan dirilisnya film tersebut, yakni sebagai upaya edukasi bagi santri dan masyarakat dalam mengelola sampah yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.

“Karena media merupakan sarana untuk mengajak santri dan masyarakat peduli lingkungan dan peduli terhadap sampah sendiri,” pungkasnya.

Untuk diketahui, film tersebut bisa langsung ditonton di Channel YouTube PP. Annuqayah Lubangsa: https://youtu.be/1ZZGGFCCkNQ.


Rilis Lubangsa Media

Berita Terkait

Tingkatkan Kepercayaan Diri Siswa, Dosen Ilmu Komunikasi Unpam Gelar Pelatihan Public Speaking di SMKS IPTEK Tangerang Selatan
Mesin Banteng Ponorogo Dipanaskan, Target Kursi DPRD Ditambah
Novita Hardini Ingatkan Kemenpar Soal Kolaborasi Sektor Pariwisata
KOPRI PMII DIY dan Jendela Dunia Kita Gelar Gerakan Literasi di Gunungkidul
Polres Sumenep Dukung Pengembangan Pertanian Melon Berbasis Smart Farming
Rustini Muhaimin Terus Kampanyekan Gerakan Literasi, Kali ini di MI YAPPI Balong
Di Prancis, Presiden Prabowo Bicara Stabilitas Kawasan Timur Tengah
Bobot Sapi Kurban Menkeu Purbaya Capai 868 Kilogram

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:21 WIB

Tingkatkan Kepercayaan Diri Siswa, Dosen Ilmu Komunikasi Unpam Gelar Pelatihan Public Speaking di SMKS IPTEK Tangerang Selatan

Minggu, 31 Mei 2026 - 16:10 WIB

Mesin Banteng Ponorogo Dipanaskan, Target Kursi DPRD Ditambah

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:40 WIB

KOPRI PMII DIY dan Jendela Dunia Kita Gelar Gerakan Literasi di Gunungkidul

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:23 WIB

Polres Sumenep Dukung Pengembangan Pertanian Melon Berbasis Smart Farming

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:03 WIB

Rustini Muhaimin Terus Kampanyekan Gerakan Literasi, Kali ini di MI YAPPI Balong

Berita Terbaru

(for NOLESA.COM

Resensi Buku

Pahlawan Gagal, Refleksi dari Avengers: Endgame

Minggu, 31 Mei 2026 - 16:44 WIB

Wakil Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Bambang Yuwono (Foto: Istimewa)

Politik

Mesin Banteng Ponorogo Dipanaskan, Target Kursi DPRD Ditambah

Minggu, 31 Mei 2026 - 16:10 WIB