Pelatihan Menulis Cerpen Berbasis Budaya Lokal oleh Prodi Sastra Indonesia FBSB UNY

Redaksi Nolesa

Senin, 10 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Magelang, NOLESA.com – Kerja-kerja literasi kembali digelar. Acara kali ini berupa pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan menulis cerpen berbasis budaya lokal. Acara ini diselenggarakan oleh FBSB Universitas Negeri Yogyakarta, khususnya Prodi Sastra Indonesia pada Sabtu 1 Juli 2023 lalu.

Tujuan dari pelatihan ini tidak hanya sekadar menyelesaikan program, tetapi berlanjut pada pendampingan penulisan dan penerbitan buku.

Koordinator Program Studi Sastra Indonesia FBSB UNY, Dr Else Liliani M.Hum mengatakan, “Tujuan dari pelatihan ini adalah memberikan ilmu pengetahuan dan trik menulis cerpen dengan mudah,” ujarnya.

“Topik pelatihan ini cerpen yang berbasis budaya lokal. Sebab, setiap orang di manapun berada pasti punya budaya lokalnya masing-masing yang bisa diangkat menjadi cerita pendek,” tambahnya.

Para peserta terdiri dari berbagai kalangan. Selain puluhan guru SMP di Kota Magelang, ada banyak peserta umum yang antusias hadir di acara tersebut secara daring.

Baca Juga :  PMII Rayon Humaniora Park Adakan RTAR

Hasil dari pelatihan tersebut direncanakan berupa buku. Rencana, produk jadi tersebut akan diluncurkan pada 17 Agustus 2023.

Narasumber pelatihan tersebut yaitu Prof. Dr. Suminto A. Sayuti dan Prof. Dr. Wiyatmi, M.Hum.

“Menulis cerpen berbasis budaya lokal itu mudah. Pasalnya, semua dalam artian pengetahuan lokal, kecerdasan lokal, kearifan lokal, mitos-mitos, legenda, cerita rakyat, dan seterusnya itu telah dirumahkan dalam bahasa,” tutur Suminto A. Sayuti.

“Dalam menulis cerpen, abaikan itu teori menulis. Menulis cerpen itu resepnya hanya satu, yaitu menulis saja. Abaikan petitah petitih teori itu,” imbuhnya.

Baca Juga :  Strategi SMA DDI Masalembu untuk Mempercepat Pemerataan Pendidikan

Suminto A. Sayuti juga menekankan, “Jangan memulai menulis cerpen dengan kalimat ‘pada suatu hari’, mulailah dari penokohan yang kemudian diseret ke peristiwa,” tuturnya.

Pelatihan tersebut merupakan kerja sama dengan MGMP Bahasa Indonesia SMP Kota Magelang. Banyak peserta yang berharap acara serupa dikemas untuk umum agar ikut terlibat dalam proses antologi


Penulis : Arief Samsala

Editor : Mawar

Berita Terkait

Ilkom UNPAM Perkuat Komunikasi Digital Bank Sampah Sentosa
GP Ansor Jatim Lepas Kader Kuliah di Tiongkok
Gus Muhaimin Dorong Lulusan Universitas Ibrahimy Jadi Penggerak Kemajuan Daerah
Tekan Persoalan Sampah, KKN Posko 43 Bangun Rocket Stove di PP Mis Annibros I
Menghidupkan Prajurit Keraton di Jemari Generasi Alpha
KKN Kolaborasi UIN Saizu Gandeng Karang Taruna Siapkan Lomba Agustusan di Desa Bejiruyung
Disdik Sumenep Siapkan Renovasi Rumah Dinas Rusak Guru SDN Berakas Raas
Naik Kelas, OPEC 2026 UPI Sumenep Kini Jadi Ajang Olimpiade Tingkat Jawa Timur

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:17 WIB

Ilkom UNPAM Perkuat Komunikasi Digital Bank Sampah Sentosa

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:26 WIB

GP Ansor Jatim Lepas Kader Kuliah di Tiongkok

Rabu, 23 September 2026 - 08:05 WIB

Gus Muhaimin Dorong Lulusan Universitas Ibrahimy Jadi Penggerak Kemajuan Daerah

Rabu, 16 September 2026 - 16:11 WIB

Tekan Persoalan Sampah, KKN Posko 43 Bangun Rocket Stove di PP Mis Annibros I

Jumat, 21 Agustus 2026 - 08:43 WIB

Menghidupkan Prajurit Keraton di Jemari Generasi Alpha

Berita Terbaru

Bupati Fauzi mengenakan baju adat keraton dalam sebuah acara (Foto: Istimewa)

Daerah

Pemkab Sumenep Lestarikan Budaya Lewat Baju Adat Keraton

Kamis, 29 Okt 2026 - 07:07 WIB