Pelaku Usaha Didorong Aktif Berpartisipasi dalam Sensus Ekonomi 2026

Redaksi Nolesa

Rabu, 3 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaku Usaha Didorong Aktif Berpartisipasi dalam Sensus Ekonomi 2026

Pelaku Usaha Didorong Aktif Berpartisipasi dalam Sensus Ekonomi 2026

SUMENEP, NOLESA.COM – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep mengajak seluruh pelaku usaha untuk berperan aktif dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026.

Keterlibatan dunia usaha dinilai menjadi faktor penting untuk menghasilkan data ekonomi yang akurat dan dapat dijadikan dasar penyusunan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran.

Kepala Bappeda Sumenep, Dr. Ir. Arif Firmanto, S.TP., M.Si., IPU, ASEAN Eng., mengatakan hasil Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi salah satu instrumen strategis dalam memotret kondisi perekonomian daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Data tersebut, kata Kaban Arif juga akan digunakan pemerintah sebagai pijakan dalam merancang program pembangunan yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Awal Masa Tenang Pemilu 2024, Polres Sumenep Gelar Apel Pergeseran Pasukan

Menurut Arif, kualitas hasil sensus sangat ditentukan oleh partisipasi para pelaku usaha. Karena itu, ia berharap setiap pelaku usaha dapat memberikan informasi yang lengkap, valid, dan sesuai dengan kondisi sebenarnya di lapangan.

“Kami berharap seluruh pelaku usaha dapat berpartisipasi aktif dalam Sensus Ekonomi 2026. Data yang akurat akan membantu pemerintah dalam merumuskan program pembangunan yang lebih tepat sasaran, termasuk dalam penguatan sektor UMKM dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Arif, Selasa (2/6).

Ia menjelaskan, data yang diperoleh melalui Sensus Ekonomi akan menjadi landasan penting dalam penyusunan berbagai kebijakan pembangunan daerah. Mulai dari pengembangan investasi, peningkatan daya saing usaha, hingga penguatan ekonomi berbasis kerakyatan.

Baca Juga :  Sengketa Informasi CSR Migas dan APBDes Jadi Pembuka Sidang KI Sumenep

Selain itu, hasil pendataan juga dapat dimanfaatkan untuk mengidentifikasi berbagai potensi ekonomi baru yang memiliki peluang untuk dikembangkan di Kabupaten Sumenep. Dengan demikian, arah pembangunan dapat disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan daerah.

Sensus Ekonomi 2026 yang diselenggarakan Badan Pusat Statistik (BPS) merupakan kegiatan pendataan ekonomi yang dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali. Kegiatan ini bertujuan memperoleh gambaran menyeluruh mengenai struktur dan karakteristik usaha yang ada di Indonesia.

Baca Juga :  Pemkab Sumenep Sambut Kedatangan Jemaah Haji Kloter 36

Data yang dihasilkan nantinya akan menjadi fondasi penting dalam penyusunan perencanaan pembangunan, baik di tingkat nasional maupun daerah. Karena itu, akurasi dan kelengkapan data menjadi aspek yang sangat menentukan kualitas hasil sensus.

Arif pun mengajak seluruh pelaku usaha, mulai dari skala mikro, kecil, menengah hingga besar, untuk mendukung pelaksanaan sensus dengan memberikan informasi yang benar dan terbuka kepada petugas pendata.

“Partisipasi aktif dunia usaha akan menentukan kualitas data yang dihasilkan. Semakin akurat data yang tersedia, semakin tepat pula kebijakan yang dapat dirumuskan pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (*)

Penulis : Rusydiyono

Berita Terkait

Yogyakarta Jadi Tuan Rumah PIT IAGI ke-55 dan GEOSEA XIX 2026, Hadirkan Forum Geologi Asia Tenggara
Pemkab Sumenep Lestarikan Budaya Lewat Baju Adat Keraton
Hari Sumpah Pemuda, Bupati Sumenep Ajak Generasi Muda Perkuat Persatuan
Refleksi Hari Listrik Nasional, Bupati Sumenep Tekankan Pemerataan Akses Energi
BLK dan GP Ansor Sumenep Jalin Kerjasama Perkuat Keterampilan Kader Muda NU
Hadapi POPDA Jatim 2026, Atlet Sumenep Diminta Junjung Sportivitas
Bupati Sumenep Dorong Pelestarian Ayam Bekisar Lewat Lomba Nasional
Kopi Surga PC ISNU Sumenep, Sajikan Kopi Gratis di Malam Puncak HSN 2026

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 18:16 WIB

Yogyakarta Jadi Tuan Rumah PIT IAGI ke-55 dan GEOSEA XIX 2026, Hadirkan Forum Geologi Asia Tenggara

Kamis, 29 Oktober 2026 - 07:07 WIB

Pemkab Sumenep Lestarikan Budaya Lewat Baju Adat Keraton

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:32 WIB

Hari Sumpah Pemuda, Bupati Sumenep Ajak Generasi Muda Perkuat Persatuan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:38 WIB

Refleksi Hari Listrik Nasional, Bupati Sumenep Tekankan Pemerataan Akses Energi

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:55 WIB

Hadapi POPDA Jatim 2026, Atlet Sumenep Diminta Junjung Sportivitas

Berita Terbaru

Bupati Fauzi mengenakan baju adat keraton dalam sebuah acara (Foto: Istimewa)

Daerah

Pemkab Sumenep Lestarikan Budaya Lewat Baju Adat Keraton

Kamis, 29 Okt 2026 - 07:07 WIB