Pariwisata Sumenep Dorong Transformasi Berkelanjutan

Redaksi Nolesa

Sabtu, 27 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo duduk santai di Wisata Kesehatan Gili Iyang, Dungkek (foto: ist)

Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo duduk santai di Wisata Kesehatan Gili Iyang, Dungkek (foto: ist)

SUMENEP, NOLESA.COM – Tanggal 27 September 2025 menjadi momentum penting dalam dunia pariwisata global, termasuk di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Peringatan Hari Pariwisata Dunia tahun ini yang mengusung tema “Tourism and Sustainable Transformation”.

Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan bahwa pariwisata harus dipandang sebagai kekuatan pembangunan, bukan semata aktivitas liburan.

“Pariwisata hari ini sudah berkembang jauh. Ia bukan hanya soal jalan-jalan, foto-foto, atau kuliner. Tapi juga soal bagaimana kita membangun daerah secara inklusif dan berkelanjutan,” ujar Bupati Fauzi, Sabtu, 27 September 2025.

Menurut politikus PDI Perjuangan itu, Kabupaten Sumenep memiliki potensi besar, terutama dari sektor wisata bahari, budaya, dan desa wisata.

“Kita punya puluhan pulau, kekayaan sejarah, hingga tradisi yang hidup. Kalau ini kita kelola secara berkelanjutan, akan menjadi kekuatan ekonomi baru,” katanya.

Baca Juga :  Sederet Prestasi Diraih DKPP Sumenep, Kali ini Capaian Vaksinasi PMK

Bupati Fauzi juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat lokal. “Transformasi ini tidak bisa satu arah. Harus ada partisipasi warga. Ketika masyarakat dilibatkan, maka mereka ikut menjaga dan merasa memiliki,” tambahnya.

Bupati Fauzi mengajak generasi muda untuk aktif dalam pembangunan pariwisata yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Mengemuka di Periode Kedua: M. Muhri, Legislator PKB Penjaga Aspirasi Rakyat

“Anak muda hari ini punya kreativitas luar biasa. Kita harus dorong mereka untuk terlibat. Entah lewat digitalisasi, UMKM pariwisata, atau promosi budaya lokal,” katanya.

Sumenep, lanjutnya, tak ingin hanya jadi tujuan wisata sementara. “Kita ingin jadi contoh bagaimana pariwisata bisa membawa perubahan nyata. Ekonomi tumbuh, budaya terjaga, dan alam tetap lestari,” tutup Bupati Fauzi. (*)

Penulis : Yon

Berita Terkait

Arinna Premium Hijab Buktikan Kualitas Brand Lokal di Ajang Sedasa Summit
May Day 2026, Presiden Prabowo Tegaskan Komitmennya untuk Buruh
HAKIN 2026, KI Sumenep Dorong Akses Informasi Publik yang Transparan
Kemenpora Buka Program TPON, Berikut Syaratnya
Putri Ramadani Terpilih sebagai Ketua IPPNU Sumenep, Berikut Targetnya
Legislator PKB Soroti Kasus TBC di Banyuwangi, Inilah 4 Catatannya
Hadiri Musancab PDIP Sumenep, Said Tekankan Peran Partai Hidupkan Pesantren dan NU
Komitmen Jaga Kebudayaan, Musancab PDIP Sumenep Hadirkan Tari Kembang Paseser

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:12 WIB

Arinna Premium Hijab Buktikan Kualitas Brand Lokal di Ajang Sedasa Summit

Jumat, 1 Mei 2026 - 16:39 WIB

May Day 2026, Presiden Prabowo Tegaskan Komitmennya untuk Buruh

Selasa, 28 April 2026 - 21:26 WIB

Kemenpora Buka Program TPON, Berikut Syaratnya

Senin, 27 April 2026 - 17:59 WIB

Putri Ramadani Terpilih sebagai Ketua IPPNU Sumenep, Berikut Targetnya

Minggu, 26 April 2026 - 20:30 WIB

Legislator PKB Soroti Kasus TBC di Banyuwangi, Inilah 4 Catatannya

Berita Terbaru