Momentum HMPI, Bupati Sumenep Ajak Warga Gemar Menanam Pohon

Redaksi Nolesa

Jumat, 28 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo dalam sebuah acara penanaman pohon di Taman Bunga (Foto: Ist)

Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo dalam sebuah acara penanaman pohon di Taman Bunga (Foto: Ist)

SUMENEP, NOLESA.COM – Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) yang diperingati setiap 28 November menjadi momentum penting untuk mengingatkan kembali masyarakat tentang urgensi menjaga lingkungan.

Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan bahwa peringatan ini bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi panggilan konkret untuk memperbanyak penanaman pohon di seluruh wilayah Kabupaten Sumenep.

HMPI pertama kali dicanangkan melalui Keputusan Presiden Nomor 24 Tahun 2008 sebagai bentuk respons atas meningkatnya kerusakan lingkungan dan menurunnya tutupan hutan di Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejak itu, kata Bupati Fauzi, tanggal 28 November menjadi simbol komitmen nasional dalam menggerakkan masyarakat untuk menanam dan merawat pohon, sebagai langkah nyata mempertahankan keseimbangan alam dan sumber daya air.

Baca Juga :  Wabup Sumenep Apresisasi Kinerja Baznas

Bupati Fauzi menilai bahwa makna HMPI harus terus dijaga dan ditanamkan di tengah masyarakat, terutama generasi muda yang akan mewarisi kondisi lingkungan di masa mendatang.

Menurut politikus PDI Perjungan ini menanam satu pohon hari ini berarti menanam harapan bagi tahun-tahun ke depan.

“Hari Menanam Pohon Indonesia mengingatkan kita bahwa lingkungan tidak bisa menunggu. Menanam pohon adalah tindakan sederhana, tetapi dampaknya luar biasa bagi kehidupan. Saya mengajak seluruh masyarakat Sumenep memperbanyak penanaman pohon di rumah, sekolah, lahan kosong, maupun fasilitas umum,” ujarnya, Jumat, 28 November 2025.

Baca Juga :  Peringatan Maulid Nabi PT Arinna Makmur Sentosa Dihadiri Ketua Dekranasda Jatim

Ia menegaskan bahwa pohon adalah investasi jangka panjang yang memberikan manfaat ekonomi, ekologis, dan sosial. Pohon mampu menyimpan air, menjaga kesuburan tanah, mereduksi polusi udara, hingga memberikan nilai ekonomi melalui hasil buah, kayu, atau ekowisata.

Karena itu, lanjut Bupati Fauzi penananman pohon bukan sekadar aktivitas penghijauan, melainkan strategi pembangunan berkelanjutan.

“Pohon itu investasi masa depan. Ketika kita menanam hari ini, anak cucu kita yang akan merasakan hasilnya. Mari menjadikan gerakan menanam sebagai budaya, bukan kegiatan musiman,” tambah Bupati Fauzi.

Pemerintah Kabupaten Sumenep sendiri terus memperkuat program lingkungan, mulai dari perluasan ruang terbuka hijau, distribusi bibit gratis kepada masyarakat, hingga kegiatan gotong royong penghijauan di desa-desa.

Baca Juga :  Laksamana TNI Yudo Margono Terima Gelar Djojo Noto Negoro dari Kesultanan Keraton Sumenep

Bupati Fauzi berharap kolaborasi pemerintah, sekolah, organisasi pemuda, tokoh masyarakat, dan dunia usaha dapat mempercepat peningkatan kualitas lingkungan hidup di wilayah Sumenep.

Pada momentum HMPI ini, Bupati Fauzi kembali mengajak masyarakat untuk tidak hanya menanam, tetapi juga merawat pohon agar tetap tumbuh optimal dan memberikan manfaat maksimal.

“Menanam itu penting, merawat lebih penting lagi. Mari kita rawat pohon-pohon yang sudah ada dan terus menambah jumlahnya demi Sumenep yang lebih hijau, sehat, dan berkelanjutan,” pungkasnya. (*)

Penulis : Rusydiyono

Berita Terkait

Ketum Perempuan Bangsa Minta Pelaku Kekerasan Seksual di Pati Tak Diberi Ampun
Novita Hardini Konsisten Hadirkan Layanan Kesehatan Mata Gratis
KOPRI Sumenep Kampanyekan Perlindungan Perempuan dan Anak
KNPI Sumenep Dilantik, Komitmen Jadikan Rumah Perjuangan Pemuda
KPK Rilis LHKPN Terbaru Presiden Prabowo, Total Kekayaan Capai Rp 2,06 Triliun
Digugat ke PN Jakpus, Juri dan MC LCC Empat Pilar MPR RI Diminta Minta Maaf
Universitas Annuqayah Teken Kerja Sama Perlindungan Kekayaan Intelektual dengan Kemenkum Jatim
Bupati Bangkalan Maksimalkan PAD Melalui PBB

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 02:48 WIB

Ketum Perempuan Bangsa Minta Pelaku Kekerasan Seksual di Pati Tak Diberi Ampun

Kamis, 14 Mei 2026 - 02:28 WIB

Novita Hardini Konsisten Hadirkan Layanan Kesehatan Mata Gratis

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:59 WIB

KOPRI Sumenep Kampanyekan Perlindungan Perempuan dan Anak

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:22 WIB

KNPI Sumenep Dilantik, Komitmen Jadikan Rumah Perjuangan Pemuda

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:31 WIB

KPK Rilis LHKPN Terbaru Presiden Prabowo, Total Kekayaan Capai Rp 2,06 Triliun

Berita Terbaru

KOPRI PC PMII Sumenep menggelar Sosialisasi Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak di MA Raudlah Najiyah, Lengkong (Foto: Istimewa)

Daerah

KOPRI Sumenep Kampanyekan Perlindungan Perempuan dan Anak

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:59 WIB