Mas Menteri Nadiem Beri Kejutan Kepada Penulis Cerita Anak

Redaksi Nolesa

Minggu, 17 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sri Handayaningsih pengarang buku Petualangan Banyu di Negeri Jauh

Sri Handayaningsih pengarang buku Petualangan Banyu di Negeri Jauh

Bandung, nolesa.com – Sri Handayaningsih, guru SMPN 1 Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, terkejut mendapati karya bukunya dibaca oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim di hadapan 350-an anak Indonesia dari dalam dan luar negeri.

Guru Bahasa Indonesia tersebut awalnya menemani anak laki-lakinya mengikuti perayaan Bulan Bahasa dan Sastra bersama Mendikbudristek pada Kamis (14/10) kemarin.

“Saya duduk ndlosor (duduk bersimpuh—red) di samping kaki kursi nemeni anak lanang zoom,” kata Sri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Waktu itu anak laki-lakinya yang terpilih menjadi peserta acara Bulan Bahasa dan Sastra bersama Mendikbudristek berniat ingin urun bertanya. Tetapi, karena waktunya terbatas tidak jadi bertanya.

Baca Juga :  Apresiasi Bupati Ji Fauzi Bagi Penyelenggara Pameran Pendidikan di Sumenep

“Nah, yang bikin dia sumringah, ternyata Mas Menteri tampil membacakan buku untuk peserta. Emak (Sri—Red) yang dasarnya kagetan dan gumunan langsung njenggirat pas tahu sampul buku yang dibaca Mas Menteri. Ternyata yang dibaca sama Mas Menteri adalah bukunya emak,” ungkap alumnus Universitas Negeri Yogyakarta tersebut melalui unggahannya di Facebook.

Bukunya yang dibaca oleh Menteri Nadiem Makarim tersebut berjudul Petualangan Banyu di Negeri Jauh. Buku cerita anak tersebut diterbitkan oleh Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan yang terbit 2019.

Baca Juga :  INKADHA Sumenep Mewisuda 127 Mahasiswa, ini Pesan Rektor

Sri Handayaningsih membagikan buku tersebut lewat online, bukunya sudah bisa diakses di sini.

Banyak orang yang terpukau sekaligus mengucapkan selamat untuk Sri Handayaningsih. Bagi kebanyakan orang pengalaman tersebut merupakan momen langka apalagi untuk seorang guru.

“Guru tidak boleh berhenti belajar. Harus terus belajar karena dunia pendidikan terus berkembang. Salah satu cara belajar adalah dengan membaca,” jawab perempuan kelahiran Kebumen tersebut ketika diminta masukannya untuk menyemangati para guru di seluruh Indonesia.

“Demikian juga agar bisa menulis, guru harus membaca. Guru nggak akan bisa menulis kalau nggak mau membaca,” lanjutnya saat dikonfirmasi oleh nolesa.com.

Baca Juga :  BAZNAS Sumenep Berikan Beasantri kepada Anak Yatim di 5 Kecamatan

Sri Handayaningsih banyak menulis cerita anak dan buku ajar. Beberapa judul bukunya telah diterbitkan oleh pemerintah melaui Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan.

Jauh sebelum menulis cerita, Sri Handayaningsih sewaktu mahasiswa suka menulis puisi dan sudah diterbitkan menjadi buku antologi bersama seperti Ibumi: Kisah-kisah dari Tanah di Bawah Pelangi – Puisi Kisah Nusantara (2008).

Buku bacaannya yaitu Pintar Bahasa Indonesia Superlengkap (2014), Bersahabat dengan Bencana Alam (2017), Menelusuri Jejak Si Anak Candi (2018), dan Berkunjung ke Rumah Bibi Rumi (2019) (red/vid).

Berita Terkait

Ilmu Negara dan Pengertiannya
Pondok Pesantren Annuqayah Lubangsa Memprakarsai Pengelolaan Sampah Secara Tepat
4 Catatan Khusus dari Pernyataan Sikap BEM Universitas Trunojoyo Madura Menyikapi Situasi Politik Hari ini
Sambut Pemilu 2024, DEMA UIN Raden Mas Said Surakarta Lakukan Penguatan Literasi Politik Mahasiswa
Cara ini Dilakukan Dinas Pendidikan Sumenep untuk Mengimbangi Aktivitas Anak di Tengah Gempuran Gadget
Tahun ini Fakultas Kedokteran Unisma Baiat Dokter Muslim Angkatan XXXVI, Berikut Pesan Sang Dekan
Apresiasi Bupati Ji Fauzi Bagi Penyelenggara Pameran Pendidikan di Sumenep
LAZISNU Sumenep Terus Bergerak Salurkan Biaya Pendidikan kepada Anak Yatim

Berita Terkait

Jumat, 8 Maret 2024 - 00:14 WIB

Ilmu Negara dan Pengertiannya

Sabtu, 2 Maret 2024 - 18:00 WIB

Pondok Pesantren Annuqayah Lubangsa Memprakarsai Pengelolaan Sampah Secara Tepat

Sabtu, 10 Februari 2024 - 07:30 WIB

4 Catatan Khusus dari Pernyataan Sikap BEM Universitas Trunojoyo Madura Menyikapi Situasi Politik Hari ini

Jumat, 9 Februari 2024 - 19:00 WIB

Sambut Pemilu 2024, DEMA UIN Raden Mas Said Surakarta Lakukan Penguatan Literasi Politik Mahasiswa

Minggu, 28 Januari 2024 - 07:30 WIB

Cara ini Dilakukan Dinas Pendidikan Sumenep untuk Mengimbangi Aktivitas Anak di Tengah Gempuran Gadget

Sabtu, 20 Januari 2024 - 21:30 WIB

Tahun ini Fakultas Kedokteran Unisma Baiat Dokter Muslim Angkatan XXXVI, Berikut Pesan Sang Dekan

Senin, 15 Januari 2024 - 15:55 WIB

Apresiasi Bupati Ji Fauzi Bagi Penyelenggara Pameran Pendidikan di Sumenep

Sabtu, 13 Januari 2024 - 08:12 WIB

LAZISNU Sumenep Terus Bergerak Salurkan Biaya Pendidikan kepada Anak Yatim

Berita Terbaru

Suara Perempuan

Menjadi Mahasiswa Cerdas dan Tangguh

Sabtu, 20 Apr 2024 - 15:09 WIB