Langkah Strategis Pemkab Sumenep dalam Menurunkan Stunting

Redaksi Nolesa

Kamis, 12 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TPPS Kecamatan Ganding mengadakan Rakor untuk memaksimalkan peran dan fungsi TPPS dalam menurunkan angka stunting di wilayah Kabupaten Sumenep (foto: ist/nolesa.com)

TPPS Kecamatan Ganding mengadakan Rakor untuk memaksimalkan peran dan fungsi TPPS dalam menurunkan angka stunting di wilayah Kabupaten Sumenep (foto: ist/nolesa.com)

Sumenep, NOLESA.com – Penurunan angka stunting di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menjadi pembahasan penting.

Bahkan, Pemerintah Kabupaten Sumenep telah menyiapkan langkah strategis agar angka stunting terus berkurang.

Salah satunya, pemerintah setempat telah membentuk tim khusus. Tim tersebut dinamakan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS).

Secara struktur, TPPS ini sudah dibentuk hingga desa-desa di seluruh wilayah Kabupaten Sumenep.

Sejak dibentuk, tim itu terus menjalankan tugas dan fungsinya dalam menekan kasus stunting. Salah satunya di Kecamatan Ganding.

Baca Juga :  Di Penghujung 2023, Pemprov Jatim Ganjar DKPP Sumenep dengan Tiga Penghargaan Karena Sukses Kendalikan PMK

Berdasarkan keterangan Camat Ganding, Abd. Khalid dalam Rapat Koordinasi TPPS selama ini pihaknya terus melakukan penyegaran dan evaluasi berkenan dengan tupoksi TPPS dan Tim Pendamping Keluarga (TPK).

“Tugas awal tim tersebut adalah mengidentifikasi dan menginvestigasi wilayah yang membutuhkan perhatian khusus,” kata Camat Khalid, Kamis 5 Desember 2024, lalu.

Baca Juga :  BAZNAS Sumenep Gelar Khitanan Massal Gratis untuk 100 Anak

Selanjutnya, dari Rakor tersebut, Camat Khalid mengajak seluruh pihak terkait, seperti Kelompok Wanita Tani (KWT) dan Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) agar bahu membahu mencegah stunting.

Penulis : Rusydiyono

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

Pemkab Bangkalan Matangkan Usulan Titik Listrik Desa
Pemkab Sumenep dan Blitar Jalin Kerja Sama Pembangunan
Festival Tani Ganding 2026 Didorong Jadi Percontohan di Sumenep
Said Abdullah: Evaluasi UU P2SK Perlu Didahulukan Sebelum Regulasi Baru
Hari Tani Nasional 2026: Menguatkan Pertanian, Meneguhkan Swasembada Pangan
Novita Hardini Minta Rencana Ekspor Satu Pintu Dikaji Agar Tak Ganggu Industri
Wabup Sumenep Dorong MEC Jadi Ruang Pelestarian Budaya
Gus Muhaimin Dorong Lulusan Universitas Ibrahimy Jadi Penggerak Kemajuan Daerah

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 13:23 WIB

Pemkab Bangkalan Matangkan Usulan Titik Listrik Desa

Jumat, 25 September 2026 - 07:05 WIB

Pemkab Sumenep dan Blitar Jalin Kerja Sama Pembangunan

Kamis, 24 September 2026 - 14:17 WIB

Festival Tani Ganding 2026 Didorong Jadi Percontohan di Sumenep

Kamis, 24 September 2026 - 13:37 WIB

Said Abdullah: Evaluasi UU P2SK Perlu Didahulukan Sebelum Regulasi Baru

Kamis, 24 September 2026 - 13:28 WIB

Hari Tani Nasional 2026: Menguatkan Pertanian, Meneguhkan Swasembada Pangan

Berita Terbaru

Wabup Bangkalan Moch. Fauzan Ja’far memimpin rakor pemenuhan titik usulan listrik desa (Foto: Istimewa)

Daerah

Pemkab Bangkalan Matangkan Usulan Titik Listrik Desa

Jumat, 25 Sep 2026 - 13:23 WIB

Pemkab Sumenep dan Blitar Jalin Kerja Sama Pembangunan (Foto: Istimewa)

Daerah

Pemkab Sumenep dan Blitar Jalin Kerja Sama Pembangunan

Jumat, 25 Sep 2026 - 07:05 WIB