SUMENEP, NOLESA.COM – Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) RSUD dr. H. Moh. Anwar Kabupaten Sumenep menorehkan prestasi dengan meraih penghargaan sebagai Koperasi Sehat Terbaik II tingkat Kabupaten Sumenep pada Syukuran Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79, Kamis, 16 Juli 2026.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan KPRI dalam membangun tata kelola kelembagaan yang baik, menjaga kesehatan keuangan, serta menjalankan organisasi koperasi sesuai standar yang ditetapkan pemerintah daerah.
Ketua KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Dhody Rofsanjani, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, penghargaan itu menjadi penyemangat bagi seluruh pengurus untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan tata kelola koperasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berbenah sehingga koperasi dapat berkembang lebih profesional dan memberikan manfaat yang semakin besar bagi seluruh anggota,” ujarnya.
Dhody menuturkan, usai meraih predikat Koperasi Sehat, pihaknya akan mengusung visi “Dari Koperasi Sehat Menjadi Koperasi Hebat, Kuat, dan Berdampak” melalui sejumlah program penguatan kelembagaan.
Program tersebut meliputi digitalisasi administrasi, penyusunan standar operasional prosedur (SOP), pelaksanaan audit secara berkala, peningkatan kompetensi pengurus dan pengelola melalui sertifikasi, pengembangan unit usaha baru, hingga memperluas jumlah anggota aktif.
“Target kami bukan hanya mempertahankan predikat koperasi sehat, tetapi menjadikan koperasi ini semakin hebat, kuat, dan benar-benar berdampak bagi seluruh anggota,” katanya.
Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dokter Erliyati, turut mengapresiasi penghargaan yang diraih KPRI. Menurutnya, capaian tersebut merupakan bukti bahwa tata kelola koperasi telah berjalan dengan baik dan mendapat kepercayaan dari berbagai pihak.
Ia berharap penghargaan itu menjadi titik awal untuk terus melahirkan inovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada seluruh anggota.
“Penghargaan Koperasi Sehat bukan finish, tapi start,” ujar dokter Erli.
Ia menegaskan bahwa kepercayaan yang telah diraih harus dijaga melalui peningkatan pelayanan, pengembangan usaha yang berkelanjutan, serta kontribusi nyata bagi anggota maupun masyarakat.
“Ini bukti kita dipercaya. Sekarang saatnya kita buktikan bahwa kepercayaan itu bisa jadi manfaat nyata untuk anggota dan masyarakat. Sehat itu wajib. Hebat itu pilihan. Berdampak itu kewajiban,” pungkasnya.
Penulis : Rusydiyono









