KKN Annuqayah Bantu UMKM Panagan Kuasai Budgeting dan Marketing Siwalan

Redaksi Nolesa

Senin, 15 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Annuqayah Posko 23 Desa Panagan, Kecamatan Gapura, Sumenep, menggelar pelatihan “Packing dan Marketing Produk Siwalan”, Selasa, 9/9/2025 (for NOLESA.COM)

Peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Annuqayah Posko 23 Desa Panagan, Kecamatan Gapura, Sumenep, menggelar pelatihan “Packing dan Marketing Produk Siwalan”, Selasa, 9/9/2025 (for NOLESA.COM)

SUMENEP, NOLESA.COM – Peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Annuqayah Posko 23 Desa Panagan, Kecamatan Gapura, Sumenep, menggelar pelatihan “Packing dan Marketing Produk Siwalan” pada Selasa 09 September 2025.

Kegiatan ini berlangsung di Balai Desa Panagan dengan menghadirkan pemateri Miftahol Anwar, M.I.Kom, Dosen sekaligus ketua program studi bisnis digital di Universitas Annuqayah.

Pelatihan ini diikuti oleh beragam elemen masyarakat, mulai dari pemilik home industri berbasis siwalan, aparat desa, Badan Usaha Milik Desa (Bumdes), hingga Ibu-ibu kader PKK.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kehadiran peserta menunjukkan antusiasme masyarakat Desa Panagan dalam upaya meningkatkan kualitas produk lokal dan memperluas jangkauan pemasaran.

Tujuan utama kegiatan ini adalah memberikan pengetahuan sekaligus keterampilan praktis kepada masyarakat mengenai pentingnya pengemasan produk yang menarik serta strategi pemasaran yang tepat sasaran, baik secara konvensional maupun melalui platform digital.

Baca Juga :  Satpol PP Sumenep Wujudkan DBHCHT Jadi Penggerak Ekonomi Berkeadilan

Dalam pemaparannya, Miftahol Anwar menekankan bahwa produk yang berkualitas tidak akan maksimal nilainya tanpa kemasan yang baik. Ia menjelaskan, konsumen sering kali menilai suatu produk pertama kali dari tampilannya. Kemasan yang rapi, informatif, dan menarik akan meningkatkan rasa percaya konsumen terhadap kualitas isi produk.

“Pengemasan yang baik bukan hanya melindungi produk, tetapi juga menjadi daya tarik utama bagi konsumen. Kemasan yang menarik mampu meningkatkan nilai jual dan memperluas jangkauan pasar,” ungkap Miftahol Anwar di hadapan peserta.

Lebih lanjut, beliau juga menambahkan, bahwa di era digital saat ini, pemasaran tidak lagi terbatas pada lingkungan sekitar desa. Dengan dukungan teknologi informasi dan media sosial, masyarakat Desa Panagan memiliki peluang besar untuk memperkenalkan produk siwalan ke pasar regional, nasional, bahkan internasional.

Baca Juga :  Warga Sumenep Serbu Kantor DPC PDIP Sumenep untuk Mengambil Kupon Jalan Sehat Perjuangan

Strategi pemasaran digital melalui platform E-Commerce seperti menggunakan Instagram, Shopee, atau TikTok Shop, dapat membuka jalan baru dalam meningkatkan penjualan.

Ketua Posko 23 KKN Universitas Annuqayah menyampaikan bahwa kegiatan pelatihan ini merupakan bagian dari rangkaian program kerja KKN yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.

“Kami ingin masyarakat Panagan mampu melihat potensi lokal yang dimiliki dan mengembangkannya melalui inovasi. Dengan begitu, produk desa tidak hanya berhenti pada konsumsi lokal, tetapi bisa menjangkau pasar yang lebih luas,” katanya.

Baca Juga :  Tidak Semata-mata Liburan Akhir Pekan, Ini Tujuan Presiden Jokowi Bawa Cucu ke Candi Prambanan

Kegiatan ditutup dengan foto bersama antara pemateri, mahasiswa KKN, serta para peserta. Suasana kekeluargaan sangat terasa, dan masyarakat mengaku senang serta termotivasi untuk mulai menerapkan ilmu yang didapatkan.

Harapannya, pelatihan ini menjadi langkah awal bagi produk-produk berbahan dasar siwalan di Desa Panagan agar lebih dikenal luas.

Dengan adanya kegiatan ini, Desa Panagan diharapkan bisa menjadi contoh desa yang berhasil mengoptimalkan potensi lokal melalui kemasan dan pemasaran modern.

Produk siwalan yang semula hanya dikenal di tingkat lokal diharapkan ke depan bisa membawa nama Desa Panagan ke pasar yang lebih luas, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (*)

Penulis : Arif

Berita Terkait

Tekan Persoalan Sampah, KKN Posko 43 Bangun Rocket Stove di PP Mis Annibros I
BM PAN Periode 2026–2031 Gelar Meet and Greet, Teguhkan Soliditas dan Satu Komando
SSIC Resmi Berdiri di Kota Yogya, Disiapkan Jadi Pusat Dakwah dan Kegiatan Islam
Daftar Anggota DPRD Partai Hanura di Madura
Mengapa Purbaya Dipecat? Ini Kata Ekonom
Elektabilitas PAN Capai 5,6 Persen, BM PAN Dorong Kader Perkuat Kerja Nyata
Bupati Ipuk Perkuat Pendidikan Spiritual Lewat Insentif Guru Rohani
Novita Hardini Dorong Hilirisasi Komoditas Pertanian dan Penguatan UMKM di Tapanuli Utara

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 16:11 WIB

Tekan Persoalan Sampah, KKN Posko 43 Bangun Rocket Stove di PP Mis Annibros I

Rabu, 16 September 2026 - 11:02 WIB

BM PAN Periode 2026–2031 Gelar Meet and Greet, Teguhkan Soliditas dan Satu Komando

Selasa, 15 September 2026 - 11:34 WIB

SSIC Resmi Berdiri di Kota Yogya, Disiapkan Jadi Pusat Dakwah dan Kegiatan Islam

Senin, 14 September 2026 - 20:18 WIB

Daftar Anggota DPRD Partai Hanura di Madura

Senin, 14 September 2026 - 14:59 WIB

Elektabilitas PAN Capai 5,6 Persen, BM PAN Dorong Kader Perkuat Kerja Nyata

Berita Terbaru

(for NOLESA.COM)

Opini

Psychological Safety

Rabu, 16 Sep 2026 - 15:52 WIB

Politik

Daftar Anggota DPRD Partai Hanura di Madura

Senin, 14 Sep 2026 - 20:18 WIB