Ketua Fraksi PDI Perjuangan Jatim Soroti Berkurangnya Lahan Pertanian

Redaksi Nolesa

Senin, 14 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Wara Sundary Renny Pramana (foto: IST)

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Wara Sundary Renny Pramana (foto: IST)

SURABAYA, NOLESA.COM – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Wara Sundary Renny Pramana menyoroti berkurangnya lahan pertanian. Pasalnya dari tahun ke tahun lahan produktif kian menyempit.

Karena itu, politikus PDI Perjuangan yang akrab disapa Renny itu meminta pihak terkait lebih serius dalam menegakkan aturan tata ruang. Hal itu dianggap sebagai langkah antisipatif agar penyusutan lahan produktif bisa ditekan.

Kondisi tersebut merupakan semacam peringatan bagi pertanian di wilayah Jawa Timur.

“Langkah tegas pengurangan lahan pertanian harus dilakukan. Percuma program pertanian diintensifkan kalau lahan terus berkurang,” ujarnya, Minggu kemarin, 13 Juli 2025.

Bendahara DPD PDI Jatim itu juga mengungkapkan data yang didapat Fraksi PDI Perjuangan, bahwa ditemukan konversi lahan pertanian produktif di Jatim masih terjadi. Rata-rata 5.212 hektare per tahun, utamanya bergeser menjadi perumahan, industri, dan jalan tol.

Baca Juga :  Nia Kurnia Anggota Fraksi PDIP Banyak Menerima Aspirasi Pelatihan Ketika Reses di Karanganyar

“Konversi lahan pertanian produktif di Jatim mencapai 5.212 hektare per tahun. Tanpa penguatan kawasan pertanian pangan berkelanjutan (KP2B), lumbung pangan desa, dan hilirisasi hasil pertanian rakyat, ketahanan pangan kita akan rapuh,” ungkap dia.

Sementara, lanjut Renny, sekitar 35 persen penduduk Jawa Timur masih menggantungkan hidupnya di sektor pertanian. Akan tetapi realitas di lapangan, tata ruang wilayah di beberapa daerah seringkali tidak konsisten diterapkan.

Baca Juga :  KPU Sumenep Gelar Uji Publik Penambahan Dapil

“Tata ruang harus konsisten dalam menopang ketahanan pangan. Itu urusan tata ruang wilayah masing-masing. Harus dipertahankan untuk pertanian, peternakan, dan ketahanan pangan,” pintanya dengan nada tegas.

Selebihnya, Renny meminta supaya ada sanksi bagi pihak-pihak tertentu yang tidak mengindahkan penegakan aturan tata ruang.

“Harus tetap ada sanksi yang ditegakkan. Kalau tidak, lahan akan terus menyusut, masyarakat yang paling dirugikan,” tandasnya. (*)

Penulis : Arif

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

Mengenang Kudatuli, PDI Perjuangan Sumenep Perkuat Barisan Perjuangan Rakyat
Muspimnas Perempuan Bangsa Teguhkan Peran Perempuan di Politik
PDI Perjuangan Sumenep Salurkan Bantuan untuk Pembangunan Madrasah Diniyah di Gapura
PDIP Surabaya Perkuat Regenerasi dari Akar Rumput, Kader Gen Z Didorong Masuk Kepengurusan Ranting
PKB Siapkan Harlah Ke-28 dengan Regenerasi Pengurus, Aksi Sosial, dan Bahas Arah Baru Ekonomi Konstitusi
Said Abdullah Tegaskan PDIP sebagai Partai Penyeimbang Pemerintah
Hasto Apresiasi Bulan Bung Karno di Blitar, Nilai Ajaran Soekarno Hidup di Tengah Masyarakat
Istana Gebang Bakal Disulap Jadi Ruang Edukasi Kebangsaan Menyenangkan Bagi Gen Z

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 03:31 WIB

Mengenang Kudatuli, PDI Perjuangan Sumenep Perkuat Barisan Perjuangan Rakyat

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:40 WIB

Muspimnas Perempuan Bangsa Teguhkan Peran Perempuan di Politik

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:55 WIB

PDI Perjuangan Sumenep Salurkan Bantuan untuk Pembangunan Madrasah Diniyah di Gapura

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:43 WIB

PDIP Surabaya Perkuat Regenerasi dari Akar Rumput, Kader Gen Z Didorong Masuk Kepengurusan Ranting

Rabu, 8 Juli 2026 - 01:33 WIB

PKB Siapkan Harlah Ke-28 dengan Regenerasi Pengurus, Aksi Sosial, dan Bahas Arah Baru Ekonomi Konstitusi

Berita Terbaru

Sekretaris Jenderal Kementerian Agama, Kamaruddin Amin (Foto: Istimewa)

Nasional

HUT Ke-81 RI Diawali Doa dan Zikir Kebangsaan

Selasa, 28 Jul 2026 - 17:25 WIB

(Ilustrasi: Istimewa)

Puisi

Puisi-puisi Wail Arrifqi

Selasa, 28 Jul 2026 - 17:01 WIB