SUMENEP, NOLESA.COM – Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-40 PSNU Pagar Nusa Kabupaten Sumenep dimaknai tidak sekadar sebagai agenda seremonial, melainkan diwujudkan melalui aksi nyata kepedulian sosial.
Aksi sosial dalam rangka Harlah ke-40 Pagar Nusa Sumenep ini digelar di Taman Adipura Sumenep, Ahad 4 Januari 2026.
Dalam acara ini, PSNU Pagar Nusa bersama NU Care–LAZISNU menggelar doa bersama sekaligus meluncurkan gerakan “NU Peduli Aceh dan Sumatera” sebagai respons atas bencana alam yang melanda kedua wilayah tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sejak pagi hari, kegiatan ini dihadiri berbagai unsur Nahdlatul Ulama, mulai dari jajaran pengurus PCNU Sumenep, badan otonom NU, hingga masyarakat umum.
Suasana khidmat menyelimuti acara saat doa bersama dipanjatkan, menjadi refleksi bahwa peringatan harlah bukan hanya tentang perayaan usia organisasi, tetapi juga momentum memperkuat empati dan kepedulian terhadap sesama.
Semangat kepedulian tersebut dipertegas dengan penyerahan hasil penggalangan dana kemanusiaan yang dilakukan oleh PSNU Pagar Nusa Kabupaten Sumenep.
Donasi diserahkan secara simbolis kepada NU Care–LAZISNU PCNU Sumenep oleh Wakil Ketua Bidang Pembinaan dan Atlet PSNU Pagar Nusa Kabupaten Sumenep, Sahabat Pendekar Ali Arif.
Penyerahan ini menjadi wujud komitmen Pagar Nusa dalam mendukung gerakan kemanusiaan yang diinisiasi NU.
Ketua PCNU Sumenep, KH MD Widadi Rahim, menyampaikan apresiasi atas peran aktif Pagar Nusa bersama seluruh badan otonom NU dalam aksi sosial tersebut.
Menurutnya, peringatan harlah seharusnya menjadi ruang refleksi sekaligus sarana menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat luas.
“Kegiatan ini sangat baik dan patut dihormati. Ini adalah bentuk kepedulian nyata kita terhadap saudara-saudara di Aceh dan Sumatera. NU harus hadir dengan kerja nyata, bukan sekadar wacana,” tegas Kiai Widadi.
Ia juga menekankan pentingnya kekompakan lembaga dan badan otonom NU di bawah naungan PCNU Sumenep. Menurutnya, sinergi yang terbangun menjadi kekuatan besar dalam menggerakkan aksi sosial yang berkelanjutan.
“Alhamdulillah, seluruh Banom NU di PCNU Sumenep sangat kompak. Ini menunjukkan semangat gotong royong dan kepedulian NU benar-benar hidup di tengah masyarakat,” imbuhnya.
Kegiatan tersebut melibatkan berbagai Banom dan lembaga NU, di antaranya PSNU Pagar Nusa, Muslimat NU, Fatayat NU, GP Ansor, IPNU, IPPNU, Pergunu, serta unsur NU lainnya. Melalui peringatan Harlah ke-40 ini, Pagar Nusa bersama NU Care–LAZISNU berharap semangat kepedulian sosial tidak berhenti pada momentum peringatan semata, melainkan terus tumbuh menjadi gerakan kemanusiaan yang berkesinambungan hingga ke tingkat MWC NU dan semakin mengakar di Kabupaten Sumenep. (*)
Penulis : Rusydiyono









