Gus Yahya: PKB Sekalipun, Tak Boleh Mengkooptasi NU sebagai Alat Politik

Redaksi Nolesa

Kamis, 30 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yahya Cholil Staquf via cnnindonesia.com

Yahya Cholil Staquf via cnnindonesia.com

Jakarta, nolesa.com – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf alias Gus Yahya tak ingin NU menjadi alat politik partai atau kelompok tertentu, sekalipun oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Gus Yahya menegaskan, meskipun dulunya PKB diinisiasi dan dideklarasikan pengurus-pengurus PBNU itu memang benar. Akan tetapi hal itu adalah satu hal, yang kemudian tidaklah bisa dijadikan dalil untuk mengkooptasi NU sebagai alat politik PKB.

Baca Juga :  DPC PKB Sumenep Beryukur dan Bangga Cak Imin Kembali Nahkodai PKB

“Relasi NU dengan PKB saya kira alami sekali, karena dulu PKB sendiri diinisiasi, dideklarasikan oleh pengurus-pengurus PBNU, itu hal. Tapi, sekali lagi tidak boleh lalu NU ini jadi alat dari PKB atau dikooptasi dengan PKB,” ujar Gus Yahya dalam program Newsromm CNN Indonesia TV, Rabu (29/12/2021).

Namun, meski demikian Gus Yahya tetap membuka peluang bagi pengurus PKB dan pengurus-pengurus partai politik lainnya jika ada yang hendak bergabung dengan PBNU. Sebab, menurut mantan Juru Bicara Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) itu, NU senantiasa akan menjadi pintu komunikasi bagi setiap partai. Sehingga NU bisa tampil dengan lebih berwarna.

Baca Juga :  Pengertian State Auxiliary Organ Perspektif Hukum Tata Negara

“Tidak boleh ada satu warna, semuanya harus bisa mendapatkan kesempatan yang sehingga NU sendiri bisa menjadi semacam warna clearning house untuk menyepakati kepentingan-kepentingan,” kata Gus Yahya

Penulis: Aris

Editor: Dimas

Berita Terkait

Daftar Anggota DPRD Partai Hanura di Madura
Mengenang Kudatuli, PDI Perjuangan Sumenep Perkuat Barisan Perjuangan Rakyat
Muspimnas Perempuan Bangsa Teguhkan Peran Perempuan di Politik
PDI Perjuangan Sumenep Salurkan Bantuan untuk Pembangunan Madrasah Diniyah di Gapura
PDIP Surabaya Perkuat Regenerasi dari Akar Rumput, Kader Gen Z Didorong Masuk Kepengurusan Ranting
PKB Siapkan Harlah Ke-28 dengan Regenerasi Pengurus, Aksi Sosial, dan Bahas Arah Baru Ekonomi Konstitusi
Said Abdullah Tegaskan PDIP sebagai Partai Penyeimbang Pemerintah
Hasto Apresiasi Bulan Bung Karno di Blitar, Nilai Ajaran Soekarno Hidup di Tengah Masyarakat

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 20:18 WIB

Daftar Anggota DPRD Partai Hanura di Madura

Selasa, 28 Juli 2026 - 03:31 WIB

Mengenang Kudatuli, PDI Perjuangan Sumenep Perkuat Barisan Perjuangan Rakyat

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:40 WIB

Muspimnas Perempuan Bangsa Teguhkan Peran Perempuan di Politik

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:55 WIB

PDI Perjuangan Sumenep Salurkan Bantuan untuk Pembangunan Madrasah Diniyah di Gapura

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:43 WIB

PDIP Surabaya Perkuat Regenerasi dari Akar Rumput, Kader Gen Z Didorong Masuk Kepengurusan Ranting

Berita Terbaru

Politik

Daftar Anggota DPRD Partai Hanura di Madura

Senin, 14 Sep 2026 - 20:18 WIB

Nasional

Mengapa Purbaya Dipecat? Ini Kata Ekonom

Senin, 14 Sep 2026 - 19:52 WIB