Fraksi Demokrat DPRD Sumenep Sentil Layanan Kesehatan

Redaksi Nolesa

Rabu, 1 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fraksi Demokrat DPRD Sumenep Sentil Layanan Kesehatan (Foto: Istimewa)

Fraksi Demokrat DPRD Sumenep Sentil Layanan Kesehatan (Foto: Istimewa)

SUMENEP, NOLESA.COM – Dalam Reses II tahun sidang 2026 sejumlah persoalan mendasar di Kabupaten Sumenep kembali mengemuka.

Berdasarkan penyampaian Fraksi Partai Demokrat DPRD Kabupaten Sumenep menegaskan bahwa berbagai persoalan mendasar kembali mengemuka, mulai dari infrastruktur rusak hingga layanan kesehatan yang dinilai belum merata.

Juru Bicara Fraksi Demokrat, Akhmad Jasuli, mengatakan reses merupakan wujud nyata fungsi representasi anggota dewan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini bukan hanya kewajiban konstitusional, tetapi tanggung jawab moral untuk hadir di tengah masyarakat, mendengar, dan memperjuangkan aspirasi mereka,” ujar Jasuli.

Baca Juga :  Pemerintah Desa Nyabakan Timur Salurkan BLT-DD Tahun Anggaran 2025

Reses yang berlangsung pada 9–16 Maret 2026 itu diisi dengan pertemuan langsung di berbagai daerah pemilihan. Hasilnya, infrastruktur masih menjadi keluhan paling dominan. Warga menyoroti kerusakan jalan penghubung antar-desa, seperti ruas menuju Batuputih yang dinilai menghambat mobilitas ekonomi. Selain itu, kebutuhan drainase di kawasan padat serta minimnya penerangan jalan umum (PJU) juga menjadi sorotan.

Persoalan dasar lain muncul di wilayah kepulauan, terutama terkait akses air bersih dan pengelolaan sampah. Masyarakat mengusulkan pembangunan sumur bor komunal serta penyediaan fasilitas tempat pembuangan sampah terpadu. Di sektor pertanian, petani meminta normalisasi irigasi dan pembangunan jalan usaha tani guna memperlancar distribusi hasil panen.

Baca Juga :  Bupati Sumenep Komitmen Wujudkan Pemerintahan Bersih

Di bidang kesehatan, warga menuntut peningkatan fasilitas puskesmas dan ketersediaan tenaga medis, terutama di wilayah terpencil. Program penanganan stunting juga diminta diperkuat melalui dukungan gizi bagi ibu dan anak serta insentif bagi kader posyandu.

Sementara di sektor pendidikan, aspirasi berfokus pada perbaikan ruang kelas rusak, penyediaan fasilitas digital, hingga peningkatan kesejahteraan guru honorer. Permintaan perluasan program beasiswa bagi siswa kurang mampu juga mengemuka.

Baca Juga :  Presiden Jokowi : Kita Siap Menerima Tamu-tamu G20

Adapun di bidang ekonomi, masyarakat mendorong penguatan UMKM melalui akses permodalan, pelatihan digital, serta bantuan alat produksi. Stabilitas harga hasil pertanian dan ketersediaan pupuk bersubsidi juga menjadi perhatian.

“Seluruh aspirasi ini adalah mandat rakyat yang akan kami kawal dalam kebijakan anggaran dan regulasi,” tandas politikus senior partai besutan SBY itu. (*)

Penulis : Rusydiyono

Berita Terkait

Elektabilitas PAN Capai 5,6 Persen, BM PAN Dorong Kader Perkuat Kerja Nyata
Bupati Ipuk Perkuat Pendidikan Spiritual Lewat Insentif Guru Rohani
Novita Hardini Dorong Hilirisasi Komoditas Pertanian dan Penguatan UMKM di Tapanuli Utara
Dandim Sumenep Pastikan Pembangunan Jembatan Belimbing Lanjuk Berjalan Sesuai Tahapan
Kemenag Sumenep Perkuat Peran Pengawas PAI untuk Tingkatkan Mutu Pembelajaran dan Karakter Siswa
Pemkab Bangkalan Perkuat Pendapatan Daerah dan Validasi DTSEN
PDIP Jatim Dorong Tambahan Modal Jamkrida untuk UMKM
Presiden Prabowo Minta Anggaran Mitigasi Bencana Ditambah

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 14:59 WIB

Elektabilitas PAN Capai 5,6 Persen, BM PAN Dorong Kader Perkuat Kerja Nyata

Rabu, 9 September 2026 - 00:38 WIB

Bupati Ipuk Perkuat Pendidikan Spiritual Lewat Insentif Guru Rohani

Rabu, 9 September 2026 - 00:22 WIB

Novita Hardini Dorong Hilirisasi Komoditas Pertanian dan Penguatan UMKM di Tapanuli Utara

Rabu, 9 September 2026 - 00:01 WIB

Dandim Sumenep Pastikan Pembangunan Jembatan Belimbing Lanjuk Berjalan Sesuai Tahapan

Senin, 7 September 2026 - 23:41 WIB

Pemkab Bangkalan Perkuat Pendapatan Daerah dan Validasi DTSEN

Berita Terbaru