SUMENEP, NOLESA.COM – Delegasi Desa Totosan meraih juara 2 yel-yel dalam lomba gerak jalan umum tingkat Kecamatan Batang-Batang, Sumenep.
Lomba gerak jalan umum ini diselenggarakan oleh Pemerintah Kecamatan Batang-Batang dalam rangka memeriahkan peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia, pada Jumat malam, 22 Agustus 2025.
Sedangkan untuk pengumuman sekaligus penyerahan hadiah bagi para pemenang lomba, termasuk Desa Totosan dilaksanakan pada penutupan Bazar UMKM dan Pentas Seni, Sabtu malam, 23 Agustus 2025.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Bazar UMKM dan Pentas Seni ini merupakan rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-80 RI yang diadakan Pemerintah Kecamatan Batang-Batang selama tiga malam di Lapangan Sepak Bola setempat.
Kepala Desa Totosan, Moribut mengaku bersyukur atas prestasi yang diraih oleh tim delegasi Pemdes Totosan. Baginya, prestasi tersebut merupakan bukti perjuangan.
“Apapun hasilnya kami selalu mensyukuri, karena yang terpenting bagi kami adalah kekompakan dan semangat sebagaimana semboyan para pahlawan kemerdekaan,” ucapnya.
Kades Moribut tak lupa menyampaikan banyak terimakasih dan apresiasi kepada tim yang telah bersusah payah dan dengan percaya diri tampil memeriahkan lomba gerak jalan kemerdekaan ini.
“Prestasi ini tentu menjadi kebanggaan sekaligus motivasi agar kami terus berbenah untuk memberikan yang terbaik dalam event lainnya,” tegasnya.
Prestasi yang diraih ini, lanjut Kades Moribut, akan menjadi inspirasi baginya dalam menata pemerintahan di desanya. Kekompakan dan kerja tim menjadi faktor utama agar pelayanan kepada masyarakat bisa maksimal.

Menambahkan, Sekretaris Desa Totosan Mawardi mengungkapkan, selain berpartisipasi dalam lomba gerak jalan, Desa Totosan juga turut memeriahkan Bazar UMKM.
“Kami juga mendirikan stand UMKM dengan memasarkan produk-produk unggulan yang ada di Desa Totosan, baik itu kuliner ataupun produk kerajinan hasil binaan PKK,” ungkapnya.
Karena itu, Mawardi berkomitmen untuk terus mendorong PKK Desa Totosan supaya maksimal dalam menjalankan 10 program pokok PKK yang didalamnya ada pembinaan dan pemberdayaan ibu-ibu rumah tangga.
“Perempuan adalah lambang kesejahteraan, karena itu pemberdayaan bagi ibu-ibu rumah tangga ala PKK perlu ditingkatkan,” tandasnya. (*)
Penulis : Rusydiyono










