Cara Baru Polres Sumenep dalam Membina Tahanan

Redaksi Nolesa

Senin, 28 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, NOLESA.com — Sejatinya hukuman bagi warga yang tersandung kasus untuk memberikan efek jera. Setelah semua proses hukum itu dilalui mereka menjadi insan yang lebih baik.

Karena itu, Polres Sumenep Madura Jawa Timur memberikan pembinaan Rohani dan Mental kepada para tahanan yang berada di Rumah Tahanan Polres Sumenep Jl Urip Sumoharjo No 35 Desa Pabian Kecamatan Kota Sumenep.

Kapolres Sumenep AKBP Edo Satya Kentriko menjelaskan pembinaan mental dan rohani kepada para tahanan dilaksanakan dua kali setiap bulan.

“Acara kali ini mengangkat tema ‘Takdir Seorang Manusia’ dengan mendatangkan Ustadz Ahmad Khudaifa,” jelas Kapolres Edo, Senin 28 November 2022.

Kapolres Edo menyerukan sebagai manusia harus banyak berdo’a dan jangan putus asa dalam menjalani kehidupan.

“Dunia hanya sandiwara dan sementara sedangkan kehidupan yang hakiki adalah kehidupan di akherat kelak. Semoga setelah menjalani ujian ini kita dapat bangkit dan berubah menjadi manusia yang lebih baik dan taubatan nasuha,” kata Kapolres Edo.

Baca Juga :  Gegara Telat Bayar UKT, Ratusan Mahasiswa UIN KHAS Jember Dicutikan

Sementara Ustadz Ahmad Khudaifa dalam ceramahnya menyampaikan jika takdir manusia itu bisa berubah.

Sebab itu manusia perlu melakukan tiga hal dalam menjalani kehidupan di dunia.

Pertama, Usaha, jangan kamu hancurkan dirimu dengan keputus asaan, beriktiar/niat serius untuk berubah karena Allah SWT.

Baca Juga :  Camat Ganding Apresiasi Aliya Zahra Runner Up 1 Duta Wicara Jatim 2025

Kedua berprasangka baik kepada Allah SWT. Karena ada dua orang yang bisa masuk surga diantaranya kelompok orang yang takut kepada Allah dan selalu berdo’a dan orang yang berprasangka baik kepada Allah SWT.

“Ketiga Selalu Berdo’a, tidak boleh bosan dan putus asa untuk selalu berdo’a,” seru Ustadz Khudaifa di depan para tahanan.


Penulis : Rusydiyono

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

Bupati Fauzi Upayakan Perbaikan Jembatan Ambruk Giligenting Selesai Sebelum Ramadan 2026
Marlaf Sucipto: Bebaskan Korban Yang Jadi Terdakwa Kasus ODGJ Sapudi
Kini RS Baghraf Health Care Sumenep Sudah Layani Pasien BPJS Kesehatan
Inovasi Layanan Pendidikan, Bupati Bangkalan Luncurkan Bus Sekolah Gratis
UMKM Perempuan Kian Berkembang di Era Digital
Pledoi Kasus ODGJ Sapudi: Terdakwa Menangis di Sidang, Korban Cekikan Justru Dipenjara
Ironi Sidang Kasus ODGJ Sapudi, JPU Masih Pakai KUHP Lama
Babinsa Batang-Batang Tegaskan Pentingnya Sinergi untuk Bangun Desa Saat Monitoring

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 11:13 WIB

Bupati Fauzi Upayakan Perbaikan Jembatan Ambruk Giligenting Selesai Sebelum Ramadan 2026

Jumat, 16 Januari 2026 - 06:43 WIB

Marlaf Sucipto: Bebaskan Korban Yang Jadi Terdakwa Kasus ODGJ Sapudi

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:16 WIB

Kini RS Baghraf Health Care Sumenep Sudah Layani Pasien BPJS Kesehatan

Kamis, 15 Januari 2026 - 15:55 WIB

Inovasi Layanan Pendidikan, Bupati Bangkalan Luncurkan Bus Sekolah Gratis

Kamis, 15 Januari 2026 - 15:26 WIB

UMKM Perempuan Kian Berkembang di Era Digital

Berita Terbaru

Mimbar

Uji Nyali Hakim Kasus ODGJ Sapudi: Catatan Jurnalis

Jumat, 16 Jan 2026 - 09:29 WIB