SUMENEP, NOLESA.COM – Di tengah beredarnya isu perubahan status terhadap PPPK paruh waktu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur berkomitmen memperjuangkan nasibnya.
Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan pemerintah daerah akan mengambil langkah strategis demi menjaga keberlanjutan kontrak PPPK paruh waktu.
Salah satu upaya yang tengah dilakukan Pemkab Sumenep, kata Bupati Fauzi, saat ini pihaknya terus melakukan koordinasi intensif dengan pemerintah pusat sambil menyiapkan berbagai opsi kebijakan agar PPPK paruh waktu mendapatkan kepastian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pemerintah daerah tentu akan mengawal keberlanjutan PPPK paruh waktu ini. Kami ingin memastikan hak-hak mereka tetap diperhatikan dan tidak ada keputusan yang merugikan para pegawai,” kata Bupati Fauzi, Minggu, 3 Mei 2026.
Selain langkah tersebut, Bupati Fauzi menegaskan saat ini Pemkab Sumenep juga berupaya memperkuat kemampuan fiskal daerah melalui peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) serta penyesuaian kebijakan anggaran agar keberlanjutan PPPK paruh waktu.
“Intinya, pemerintah daerah ingin memastikan pelayanan publik tetap berjalan baik dan kesejahteraan tenaga PPPK tetap diperhatikan,” tandasnya. (*)
Penulis : Rusydiyono









