BPRS Bhakti Sumekar Hadirkan Pembiayaan Mitra untuk Mewujudkan Cita-cita Bupati Fauzi Pulihkan Perekonomian

Redaksi Nolesa

Rabu, 23 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, NOLESA.com — Bupati Sumenep, Madura, Jawa Timur Achmad Fauzi menyiapkan berbagai strategi untuk membangkitkan perekonomian masyarakat. Terlebih pasca Covid-19 melanda yang berdampak pada roda perekonomian.

Salah satu strategi Bupati Achmad Fauzi itu dengan mendorong lembaga keuangan badan usaha milik daerah (BUMD) agar mempermudah masyarakat yang butuh pinjaman modal usaha.

Selain prosesnya yang mudah dan cepat, Ketua DPC PDIP Sumenep itu juga menekan agar bunga dari pinjaman modal usaha tersebut tidak terlalu membebani masyarakat.

Cita-cita luhur Bupati Fauzi tersebut diterjemahkan oleh Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPSR) Bhakti Sumekar dalam bentuk program Pembiayaan Mitra (UMKM Makin Sejahtera).

Dimana dengan Pembiayaan Mitra tersebut dikhususkan untuk pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Sumenep.

Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar menuturkan program Pembiayaan Mitra itu hadir untuk membantu pelaku UMKM agar cepat pulih setelah pandemi Covid-19.

Pembiayaan Mitra memiliki banyak kelebihan jika dibandingkan pembiayaan di bank lainnya. Dengan begitu pelaku UMKM akan lebih mudah dalam menjalankan bisnisnya yang selama sulit berkembang atau bahkan hampir gulung tikar.

Baca Juga :  SiKapal Inovasi Bupati Haji Achmad Fauzi Wongsojudo Diganjar Penghargaan dari Menpan RB

Diantara keistimewaannya, pelaku UMKM yang menggunakan pinjaman dari program Mitra maksimal Rp5 juta dibebaskan dari bunga atau 0 persen, dengan jangka waktu 12 bulan.

Selebihnya, jika pelaku usaha membutuhkan pinjaman modal di atas Rp 5 juta, maksimal hingga Rp 25 juta, juga tersedia dengan bunga yang sangat kecil, yakni 3 persen dalam jangka waktu 24 bulan.

“Berikutnya, program Pembiayaan Mitra juga menyediakan pinjaman modal yang lebih tinggi hingga maksimal Rp 50 juta. Pembiayaan dengan jangka waktu sampai 24 bulan, pelaku usaha hanya dikenakan bunga 6 persen,” tutur Dirut Hairil Fajar.

Baca Juga :  Polres Sumenep Galakkan Gerakan Makan Sehat dan Bergizi bagi Anak

Dirut Fajar melanjutkan, Program Pembiayaan Mitra wujud dari komitmen BPRS Bhakti Sumekar untuk menguatkan perekonomian masyarakat Sumenep khususnya dalam pengembangan UMKM sebagai tulang punggung dari sistem ekonomi kerakyatan.

“Pembiayaan Mitra itu juga untuk membantu program Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam mengembangkan UMKM,” tutup Hairil Fajar ketika ditemui beberapa awak media.(*)


Penulis : Rusydiyono

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

Kader Jumantik Perkuat Gerakan Cegah DBD, Ajak Warga Aktif Jaga Kebersihan Lingkungan
Sidang Kabinet Paripurna, Prabowo Tekankan Ketahanan Pangan hingga Jaminan Sosial Sesuai UUD 1945
Buntut Tambang Ilegal, GMPP Madura Desak Kapolres Bangkalan Dicopot
PDI Perjuangan Sumenep Salurkan Bantuan untuk Pembangunan Madrasah Diniyah di Gapura
PKB Minta Pemerintah Ubah Paradigma Pembangunan Wilayah Kepulauan
Presiden Prabowo Targetkan Indonesia Swasembada Gula dalam Dua Tahun
Respons Laporan Call Center 112, Baznas Sumenep Segera Perbaiki Rumah Lansia di Longos
Bupati Fauzi Minta Koperasi Tinggalkan Pola Lama demi Hadapi Perubahan Ekonomi

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 02:16 WIB

Kader Jumantik Perkuat Gerakan Cegah DBD, Ajak Warga Aktif Jaga Kebersihan Lingkungan

Selasa, 21 Juli 2026 - 02:07 WIB

Sidang Kabinet Paripurna, Prabowo Tekankan Ketahanan Pangan hingga Jaminan Sosial Sesuai UUD 1945

Senin, 20 Juli 2026 - 20:35 WIB

Buntut Tambang Ilegal, GMPP Madura Desak Kapolres Bangkalan Dicopot

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:55 WIB

PDI Perjuangan Sumenep Salurkan Bantuan untuk Pembangunan Madrasah Diniyah di Gapura

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:33 WIB

PKB Minta Pemerintah Ubah Paradigma Pembangunan Wilayah Kepulauan

Berita Terbaru