Berikut 5 Pondok Pesantren Salaf Transfomatif Penerima Penghargaan PKB

Redaksi Nolesa

Minggu, 27 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo didampingi Ketum PKB Abdul Muhaimin Iskandar menyerahkan penghargaan kepada lima pondok pesantren salaf transfomatif pada puncak Harlah ke-27 PKB di JJC Senayan, Jakarta, Rabu malam, 23/7/2025 (foto: PKB.ID)

Presiden Prabowo didampingi Ketum PKB Abdul Muhaimin Iskandar menyerahkan penghargaan kepada lima pondok pesantren salaf transfomatif pada puncak Harlah ke-27 PKB di JJC Senayan, Jakarta, Rabu malam, 23/7/2025 (foto: PKB.ID)

JAKARTA, NOLESA.COM – Sebagai partai politik yang lahir dari rahim pondok pesantren, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) selalu menunjukkan perhatiannya terhadap pesantren.

Terbukti, pada puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-27 PKB kemarin, partai yang saat ini dinahkodai oleh H. Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin) memberikan penghargaan kepada 5 pondok pesantren salafiyah transformatif yang dinilai berhasil menggabungkan tradisi, inovasi, dan kemandirian di era Revolusi Industri 4.0.

Berikut 5 pondok pesantren yang menerima penghargaan pada puncak peringatan Harlah ke-27 PKB;

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

1. Pondok Pesantren Raudlatul Ulum, Cidahu, Pandeglang, Banten Diasuh oleh Abuya Muhtadi Dimyathi. Pesantren ini tetap kokoh dalam mengajarkan kitab kuning sekaligus terbuka pada digitalisasi sumber-sumber keilmuan. Dikenal dengan program dakwah terintegratif dan semangat kemandirian sosial, pesantren ini menjadi simbol pengabdian yang adaptif dan membumi.

Baca Juga :  Gus Yahya: PKB Sekalipun, Tak Boleh Mengkooptasi NU sebagai Alat Politik

2. Pondok Pesantren Internasional Asy-Syifa Al Mahmudiyah, Sumedang, Jawa Barat
Dipimpin oleh Abuya Prof. Dr. KH. Muhyiddin Abdul Qodir Almanafi, pesantren ini menonjol dengan kurikulum karakter berbasis nilai Islam, integrasi ilmu pengetahuan, dan lingkungan belajar yang kondusif. Pesantren ini menjadi bukti bahwa nilai-nilai salafiyah mampu berdialog dengan semangat globalisasi pendidikan.

3. Pondok Pesantren Al Anwar, Sarang, Rembang, Jawa Tengah
Dirintis oleh almaghfurlah Syaikhina KH. Maimun Zubair, pesantren ini tetap istiqamah menjaga sistem pendidikan salafiyah yang kuat, namun terus mengikuti perkembangan zaman. Maqalah beliau yang terkenal, “Wajib bagi orang yang berakal mengetahui situasi zamannya,” menjadi dasar filosofi transformasi pesantren ini.

Baca Juga :  Aliansi Mahasiswa Jateng Dukung Dico M. Ganinduto sebagai Cagub Jawa Tengah

4. Pondok Pesantren Salafy Terpadu Ar-Risalah Lirboyo, Kediri, Jawa Timur
Pesantren ini memadukan kekuatan salafiyah dengan inovasi teknologi melalui sistem informasi akademik berbasis aplikasi. Bahasa asing seperti Arab, Inggris, Jepang, dan Mandarin diajarkan, serta keterampilan abad 21 yang relevan. Alumni pesantren ini tersebar di berbagai universitas dalam dan luar negeri.

5. Pondok Pesantren Nahdliyin Agrobisnis, Gunung Lerang, Bone, Sulawesi Selatan
Mengembangkan konsep kemandirian ekonomi, pesantren ini membina santri dalam agribisnis; dari bercocok tanam, beternak, hingga pengolahan produk pangan. Dengan demikian, para santri tak hanya alim secara keilmuan, tapi juga mandiri secara ekonomi.

Baca Juga :  Rekomendasi PDIP Beri Peluang Besar PKB Usung Kader Sendiri di Pilkada 2029

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk penghargaan dari PKB karena pesantren tetap berjuang menjadikan Indonesia berkarakter, mandiri, dan mencetak manusia-manusia yang siap mengahadapi perkembangan zaman.

Penghargaan untuk lima pondok pesantren tersebut diserahkan langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dengan didampingi Cak Imin selaku Ketum PKB.

Kita butuh pesantren yang tidak hanya menjaga nilai, tapi juga membentuk generasi tangguh untuk Indonesia yang mandiri dan maju,” kata Presiden Prabowo dalam sambutannya di puncak peringatan Harlah PKB, di JJC Senayan, Jakarta, Rabu malam, 23 Juli 2025.(*)

Penulis : Arif

Berita Terkait

Said Abdullah Tegaskan PDIP sebagai Partai Penyeimbang Pemerintah
Hasto Apresiasi Bulan Bung Karno di Blitar, Nilai Ajaran Soekarno Hidup di Tengah Masyarakat
Istana Gebang Bakal Disulap Jadi Ruang Edukasi Kebangsaan Menyenangkan Bagi Gen Z
Hadiri PKB Jabar Fest, Cak Imin Tegaskan Garis Pengabdian Partai
Di Lumajang, Ketua DPD PDIP Jatim Tegaskan Kekuatan Partai
Kang Cucun Ajak Santri Melek Teknologi dan AI Saat Hadir di Cipasung
Mesin Banteng Ponorogo Dipanaskan, Target Kursi DPRD Ditambah
Sekretaris PDIP Jatim: Gen Z Bisa Jadi Penentu Nasib Partai di Pemilu 2029

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 11:40 WIB

Said Abdullah Tegaskan PDIP sebagai Partai Penyeimbang Pemerintah

Selasa, 16 Juni 2026 - 15:26 WIB

Hasto Apresiasi Bulan Bung Karno di Blitar, Nilai Ajaran Soekarno Hidup di Tengah Masyarakat

Senin, 15 Juni 2026 - 13:38 WIB

Istana Gebang Bakal Disulap Jadi Ruang Edukasi Kebangsaan Menyenangkan Bagi Gen Z

Minggu, 14 Juni 2026 - 22:59 WIB

Hadiri PKB Jabar Fest, Cak Imin Tegaskan Garis Pengabdian Partai

Minggu, 14 Juni 2026 - 14:52 WIB

Di Lumajang, Ketua DPD PDIP Jatim Tegaskan Kekuatan Partai

Berita Terbaru

Suara Perempuan

Nyaman dalam Ketakutan

Minggu, 21 Jun 2026 - 11:17 WIB