BEM Nusantara Desak Kasus Kematian Pemuda Aceh oleh Anggota Paspampres Diusut Tuntas

Redaksi Nolesa

Selasa, 29 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

News, NOLESA.com – Badan Eksekutif Mahasiswa Nusantara (BEM Nusantara) mendesak kasus kematian seorang warga Aceh yang diduga melibatkan dua anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan seorang anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) di usut tuntas.

Achmad Supardi Koordinator Pusat BEM Nusantara mengaku prihatin atas tragedi penghilangan nyawa tersebut. Terlebih, pelakunya adalah seorang TNI dan anggota Paspampres.

Karena itu, mereka mendesak agar investigasi dilakukan secara obyektif, transparan, dan menyeluruh, serta memastikan bahwa semua pihak yang terlibat dalam insiden tersebut diperlakukan sesuai dengan hukum yang berlaku.

“BEM Nusantara mendesak agar proses hukum dijalankan dengan adil, tanpa pandang bulu, dan tidak ada bentuk perlindungan terhadap pelaku jika terbukti bersalah,” kata Supardi dalam keterangan tertulisnya kepada NOLESA.com, Selasa (29/8/2023).

Menurut Supardi, peristiwa penganiayaan yang terjadi oleh oknum paspampres terhadap pemuda asal Aceh itu adalah perbuatan yang keji dan tidak manusiawi. Apalagi jika benar narasi yang beredar bahwa korban ini diculik terlebih dahulu, berarti perbuatan ini direncanakan.

Baca Juga :  RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Jaga Kebersihan Demi Maksimalkan Layanan

Karena itu, jika benar ini merupakan perbuatan yang direncanakan, pelaku harus dihukum seberat beratnya. Sebab, menurut Sapardi, hal itu akan menjadikan duka yang mendalam bagi kita seluruh pemuda indonesia.

“Kita meminta usut tuntas siapa saja yang terlibat dalam penganiayaan ini, dan kita minta transparansi dari kasus ini untuk sama sama kita kawal serta buka seterang terangnya motif penganiayaan yang dilakukan hingga tewas dalam kasus ini,”  ujar Supardi

Baca Juga :  Oknum Ketua PPK Diduga Terlibat Penganiyaan, Ini Kata Ketua KPU Sampang

“Tragedi kematian pemuda Aceh yang melibatkan anggota TNI dan Paspampres menyoroti perlunya pengawasan yang ketat terhadap tindakan aparat keamanan. BEM Nusantara berharap bahwa kasus ini akan memberikan pelajaran berharga bagi upaya peningkatan kualitas pelatihan dan pengawasan terhadap personel keamanan untuk mencegah terulangnya insiden serupa di masa depan,”
tegas Supardi.


Penulis: redaksi

Berita Terkait

Sekolah Rakyat Banyuwangi Capai 75 Persen, Bupati Ipuk Bawa Kabar Baik Saat Bertemu Mensos
Haru di KUA Kota Sumenep, Mualaf Prancis Menikahi Perempuan Pamolokan
Tigas Pesan Wabup Fauzan Saat Lepas Petugas Sensus Ekonomi Bangkalan
Percasi Sumenep Siapkan Kejutan untuk Pecinta Catur di Bulan Bung Karno
Novita Hardini Dorong UPRINTIS Futsal League 2026 Lahirkan Atlet Berbakat
Wakil Bupati Sumenep Salurkan Bantuan kepada Korban Kebakaran di Giligenting
Komdigi Libatkan Finalis Puteri Indonesia 2026 dalam Kampanye Perlindungan Anak di Ruang Digital
Wabup Bangkalan Sambut Baik Petugas Sensus Ekonomi 2026, Ajak Masyarakat Berpartisipasi

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:47 WIB

Sekolah Rakyat Banyuwangi Capai 75 Persen, Bupati Ipuk Bawa Kabar Baik Saat Bertemu Mensos

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:53 WIB

Haru di KUA Kota Sumenep, Mualaf Prancis Menikahi Perempuan Pamolokan

Kamis, 18 Juni 2026 - 09:06 WIB

Tigas Pesan Wabup Fauzan Saat Lepas Petugas Sensus Ekonomi Bangkalan

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:31 WIB

Percasi Sumenep Siapkan Kejutan untuk Pecinta Catur di Bulan Bung Karno

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:02 WIB

Wakil Bupati Sumenep Salurkan Bantuan kepada Korban Kebakaran di Giligenting

Berita Terbaru