Pasongsongan Melenggang dengan Gol Kontroversi, Begini Pernyataan Manajer Tim Masalembu

Redaksi Nolesa

Jumat, 29 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, NOLESA.com – Setelah mengalahkan tim sepak bola Kecamatan Masalembu, tim Pasongsongan malaju ke final Bupati Sumenep Cup 2023.

Tim Pasongsongan kalahkan tim Masalembu dengan dengan skor 2-0, Jumat 29 September 2023.

Kendati demikian, gol pertama tim Pasongsongan yang tercipta di babak pertama menjadi kontroversi. Momen gol kontroversi yang dihasilkan nomor punggung dua tim Pasongsongan terjadi pada menin ke 8:17.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gol tersebut mendapat protes dari pemain maupun pelatih Masalembu karena diduga ada gangguan dari pemain Pasongsongan kepada penjaga gawang Masalembu hingga terjatuh pada saat menangkap bola.

Baca Juga :  UKM PSHT Universitas Trunojoyo Madura Raih Juara Umum II Airlangga Cup VIII

Meski mendapat protes, wasit Kamaruddin tetap mengesahkan gol dari tim Pasongsongan. Keputusan ini langsung mendapat protes dari Multazam sebagai pelatih tim Masalembu. Ia protes ke wasit maupun panitia untuk menganulir gol pertama dari tim Pasongsongan. Namun upaya itu gagal hingga permainan tetap dilanjutkan.

Keputusan Kamaruddin sebagai wasit dalam laga turnamen Bupati Cup U-17 melahirkan kekecewaan. Salah satunya dari manajer tim Masalembu, Ainul Yakin yang sejak awal mengawal anak asuhnya.

Baca Juga :  Soal Pasar Mangkrak, GPDS Beri Kesempatan Diskoperindag Sumenep 'Istigfar'

“Kami menyayangkan kinerja wasit terutama ketika mengesahkan gol pertama Pasongsongan yang berbau pelanggaran. Kiper mendapat gangguan ketika menangkap bola dan ada kontak fisik sehingga terjatuh dan bola terlepas,” ujar pria yang juga menjabat Sekretaris Kecamatan Masalembu itu.

Pria yang karib disapa Yakin itu menilai, wasit seharusnya berkonsultasi dengan hakim garis sebelum memutuskan terjadinya gol. “Sangat disayangkan partai sekelas semifinal dipimpin wasit tak kompeten,” imbuhnya penuh kecewa.

Baca Juga :  Bupati Sumenep Ajak Tingkatkan Kesalehan Sosial pada Pengajian Ramadan

Sementara itu, pelatih tim Kecamatan Masalembu Multazam tengah menimbang untuk membuat surat protes resmi supaya panitia mengevaluasi kinerja wasit.

“Pada saat protes ke panitia, kami disuruh buat surat. Terkait hal itu kami masih diskusi dengan semua pihak. Ini sangat mengecewakan,” tandasnya.


Penulis : Rusydiyono

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

Pemkab Bangkalan Matangkan Usulan Titik Listrik Desa
Pemkab Sumenep dan Blitar Jalin Kerja Sama Pembangunan
Festival Tani Ganding 2026 Didorong Jadi Percontohan di Sumenep
Said Abdullah: Evaluasi UU P2SK Perlu Didahulukan Sebelum Regulasi Baru
Hari Tani Nasional 2026: Menguatkan Pertanian, Meneguhkan Swasembada Pangan
Novita Hardini Minta Rencana Ekspor Satu Pintu Dikaji Agar Tak Ganggu Industri
Wabup Sumenep Dorong MEC Jadi Ruang Pelestarian Budaya
Gus Muhaimin Dorong Lulusan Universitas Ibrahimy Jadi Penggerak Kemajuan Daerah

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 13:23 WIB

Pemkab Bangkalan Matangkan Usulan Titik Listrik Desa

Jumat, 25 September 2026 - 07:05 WIB

Pemkab Sumenep dan Blitar Jalin Kerja Sama Pembangunan

Kamis, 24 September 2026 - 14:17 WIB

Festival Tani Ganding 2026 Didorong Jadi Percontohan di Sumenep

Kamis, 24 September 2026 - 13:37 WIB

Said Abdullah: Evaluasi UU P2SK Perlu Didahulukan Sebelum Regulasi Baru

Kamis, 24 September 2026 - 13:28 WIB

Hari Tani Nasional 2026: Menguatkan Pertanian, Meneguhkan Swasembada Pangan

Berita Terbaru

Wabup Bangkalan Moch. Fauzan Ja’far memimpin rakor pemenuhan titik usulan listrik desa (Foto: Istimewa)

Daerah

Pemkab Bangkalan Matangkan Usulan Titik Listrik Desa

Jumat, 25 Sep 2026 - 13:23 WIB

Pemkab Sumenep dan Blitar Jalin Kerja Sama Pembangunan (Foto: Istimewa)

Daerah

Pemkab Sumenep dan Blitar Jalin Kerja Sama Pembangunan

Jumat, 25 Sep 2026 - 07:05 WIB