Sidak Bersama Mahasiswa, DPRD Sumenep Memastikan Dampak Negatif Galian C di Desa Kasengan

Redaksi Nolesa

Senin, 17 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, NOLESA.com – Merespon aksi mahasiswa soal galian C di Desa Kasengan, Kecamatan Manding, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur langsung sidak ke lokasi penambangan.

Aksi tersebut dilakukan oleh Front Mahasiswa Peduli Lingkungan, Senin 17 Juli 2023 di kantor DPRD Sumenep.

Massa aksi menuntut agar DPRD Sumenep segera turun tangan selesaikan masalah galian C tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Memenuhi tuntutan mahasiswa tersebut, akhirnya para wakil rakyat turun ke lokasi untuk memastikan dampak galian C ilegal yang diduga berdampak pada kerusakan rumah warga.

Baca Juga :  Bappeda Sumenep Verifikasi 208 Pokir DPRD untuk Pembangunan 2027

Sidak tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Sumenep, Abdul Hamid Ali Munir, Wakil Ketua DPRD Sumenep, Faisal Muhlis dan M Syukri, serta anggota Komisi III, M Muhri, serta diikuti oleh sejumlah mahasiswa yang menggelar aksi.

“Kami datang ke lokasi galian C setelah mahasiswa yang melakukan aksi menyampaikan kepada kami, bahwa galian C dampaknya banyak rumah warga di sekitar lokasi tambang yang retak,” kata M Muhri.

“Para mahasiswa meminta kepada kami agar turun langsung ke lokasi, dan kami langsung sidak bersama peserta aksi,” imbuh Ketua Fraksi PKB ini.

Baca Juga :  RSUD dr. H. Moh. Anwar Gandeng Kodim Sumenep Sukseskan Kawasan Tanpa Rokok

Setibanya di lokasi, para wakil rakyat tidak hanya mendapati rumah warga yang retak. Tapi ada salah satu rumah warga yang sudah roboh, tidak jauh dari bekas lokasi galian C.

“Setelah kami datang ke lokasi, ternyata benar. Sebagian rumah warga mengalami retak, bahkan ada satu rumah yang roboh,” tutur politisi yang juga aktif di GP. Ansor itu.

Alumni Pondok Pesantren Annuqayah Guluk-Guluk itu mengungkapkan bahwa rumah warga yang roboh itu berada di selatan jalan. Sekitar 10 meter dari bekas lokasi galian C. Sedangkan sebagian rumah warga yang temboknya mengalami retak, posisinya di utara jalan Desa Kasengan.

Baca Juga :  Jumlah Santunan Anak Yatim sesuai usia Sumenep

“Rumah yang roboh itu sangat dekat dengan bekas galian C. Lokasi galian C itu memang sudah tidak beroperasi lagi. Penambangan dilakukan dulu, tapi dampaknya sekarang,” ujarnya.

Menyikapi masalah tersebut, pihaknya akan memanggi dinas terkait dalam waktu dekat. Menurutnya, masalah galian C ilegal harus segera disikapi serius.

“Kami akan panggil dinas teknis untuk membicarakan dan mencari solusi atas masalah galian C ini,” tandas mantan aktivis PMII itu menegaskan.


Penulis : Rusydiyono

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

Yogyakarta Jadi Tuan Rumah PIT IAGI ke-55 dan GEOSEA XIX 2026, Hadirkan Forum Geologi Asia Tenggara
Pemkab Sumenep Lestarikan Budaya Lewat Baju Adat Keraton
Hari Sumpah Pemuda, Bupati Sumenep Ajak Generasi Muda Perkuat Persatuan
Refleksi Hari Listrik Nasional, Bupati Sumenep Tekankan Pemerataan Akses Energi
BLK dan GP Ansor Sumenep Jalin Kerjasama Perkuat Keterampilan Kader Muda NU
Hadapi POPDA Jatim 2026, Atlet Sumenep Diminta Junjung Sportivitas
Bupati Sumenep Dorong Pelestarian Ayam Bekisar Lewat Lomba Nasional
Kopi Surga PC ISNU Sumenep, Sajikan Kopi Gratis di Malam Puncak HSN 2026

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 18:16 WIB

Yogyakarta Jadi Tuan Rumah PIT IAGI ke-55 dan GEOSEA XIX 2026, Hadirkan Forum Geologi Asia Tenggara

Kamis, 29 Oktober 2026 - 07:07 WIB

Pemkab Sumenep Lestarikan Budaya Lewat Baju Adat Keraton

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:32 WIB

Hari Sumpah Pemuda, Bupati Sumenep Ajak Generasi Muda Perkuat Persatuan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:38 WIB

Refleksi Hari Listrik Nasional, Bupati Sumenep Tekankan Pemerataan Akses Energi

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:55 WIB

Hadapi POPDA Jatim 2026, Atlet Sumenep Diminta Junjung Sportivitas

Berita Terbaru

Bupati Fauzi mengenakan baju adat keraton dalam sebuah acara (Foto: Istimewa)

Daerah

Pemkab Sumenep Lestarikan Budaya Lewat Baju Adat Keraton

Kamis, 29 Okt 2026 - 07:07 WIB