Inspektorat Sumenep Siapkan Dua Strategi Cegah Korupsi di Bumi Sumekar

Redaksi Nolesa

Sabtu, 15 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, NOLESA.com – Salah satu ikhtiar pencegahan korupsi, Inspektorat Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, membentuk unit desa anti korupsi.

Unit desa anti korupsi yang inisiatif Inspektorat ini nantinya akan dibentuk di semua desa se- Kabupaten Sumenep.

Inspektur Kabupaten Sumenep R. Titik Suryati menerangkan, bahwa pembentukan desa anti korupsi itu sebagai ikhtiar Pemkab Sumenep dalam mencegah korupsi dari akar rumput.

“Saat ini masih baru satu desa yang dibentuk, yang Desa Lobuk Kecamatan Bluto,” sebut Inspektur Yatik, Jumat 14 Juli 2023.

Mantan Kepala BKPSDM ini menegaskan untuk menuntaskan ikhtiarnya dalam mencegah dan memberantas korupsi di bumi Sumekar nantinya seluruh desa di wilayah Sumenep akan dibentuk desa anti korupsi.

“Insyaallah kami akan bentuk juga di desa yang lain di Sumenep. Ini komitmen kita sebagai abdi negara guna menghindari tindakan yang dilarang itu,” tegas srikandi Pemkab Sumenep ini.

Baca Juga :  RKPD 2027 Bangkalan Difokuskan pada Penguatan Infrastruktur dan Ekonomi Inklusif

Tidak hanya itu, Inspektorat Sumenep sudah membentuk formasi berlapis dalam memerangi korupsi. Selain membentuk desa anti korupsi, Inspektorat Sumenep sudah menyiapkan lima penyuluh anti korupsi.

Adapun tugas dari penyuluh tersebut, tegas Inspektur Yatik, yakni untuk mendampingi berbagai kegiatan yang ada kaitannya dengan pengelolaan keuangan.

Pendampingan yang menjadi tugas penyuluh anti korupsi itu meliputi sosialisasi, perencanaan sampai dengan pertanggungjawabannya. Dengan begitu hilirisasi pencegahan korupsi bisa masif.

Baca Juga :  Novita Hardini Bumikan Ajaran Megawati dalam Merawat Pratiwi

“Lima penyuluh kami sudah memiliki sertifikasi dari KPK RI. Mereka sudah betul-betul membidangi dalam pemberantasan korupsi,” ungkap Inspektur Yatik menegaskan.

“Tentu semua itu atas arahan dan komitmen Bupati H. Achmad Fauzi dalam mencegah korupsi di bumi Sumekar ini,” imbuhnya diakhir penjelasannya.


Penulis : Rusydiyono

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

IKA UNIJA Madura Kaji Wacana Kabupaten Kepulauan Sumenep Lewat Forum Akademik
Kapolresta Ariek Perkuat Sinergi dengan Insan Pers, Kunjungi Kantor PWRI Sumenep
Pemkab Bangkalan Percepat Sekolah Rakyat, Ditargetkan Siap Tahun Ajaran 2027
JMSI Sumenep Dorong Kemitraan dengan Polresta Lebih Terbuka dan Profesional
UKM PSHT UTM Raih Piala Rektor dan Juara Umum 3 di Ajang Trunojoyo Cup IV
Pemkab Bangkalan Genjot Imunisasi dan Tekan Stunting Lewat Lomba Video Inovasi
Tak Perlu ke Luar Kota, Arinna Hidayah Salon & SPA Resmi Hadir di Sumenep
KKN Kolaborasi UIN Saizu Gandeng Karang Taruna Siapkan Lomba Agustusan di Desa Bejiruyung

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:24 WIB

IKA UNIJA Madura Kaji Wacana Kabupaten Kepulauan Sumenep Lewat Forum Akademik

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:13 WIB

Kapolresta Ariek Perkuat Sinergi dengan Insan Pers, Kunjungi Kantor PWRI Sumenep

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:46 WIB

Pemkab Bangkalan Percepat Sekolah Rakyat, Ditargetkan Siap Tahun Ajaran 2027

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:37 WIB

JMSI Sumenep Dorong Kemitraan dengan Polresta Lebih Terbuka dan Profesional

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:27 WIB

UKM PSHT UTM Raih Piala Rektor dan Juara Umum 3 di Ajang Trunojoyo Cup IV

Berita Terbaru