Target PCNU Sumenep Menyongsong Abad ke-2 NU

Redaksi Nolesa

Kamis, 9 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, NOLESA.com — Suasana peringatan 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) masih terasa hangat dan sakral hingga hari ini. Terbukti dengan banyaknya acara yang bertemakan 1 Abad NU.

Salah satunya acara yang digelar oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep, Madura, Jawa Timur yang ditempatkan di Graha NUansa, Gapura, Kamis 9 Maret 2023 d

Acara tersebut diselenggarakan PCNU Sumenep dalam rangka memperingarri Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW dan Tasyakuran 1 Abad NU sekaligus Peresmian 100 Cabang BMT NU Jawa Timur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW dan Tasyakuran 1 Abad NU itu menghadirkan Wakil Ketua Umum PBNU, KH Zulfa Mustofa sebagai penceramah. Acara tersebut juga dihadiri pengasuh pondok pesantren se Sumenep, Ketua PCNU se Madura Raya, dan Forkopimda Sumenep.

Baca Juga :  Pergub Jatim Nomor 10 Tahun 2022 akan Melindungi Petani Tembakau, Seperti ini Penjelasannya 

Sedikitnya ada 4000 lebih warga nahdliyin memadati area Graha NUansa, baik di dalam ruangan maupun di halaman luar. Mereka terdiri dari struktur PCNU Sumenep, MWCNU se-Sumenep, PRNU dan PAR NU se-Sumenep. Turut hadir pula seluruh badan otonom di masing-masing elemen NU.

Ketua PCNU Sumenep, KH A Pandji Taufiq mengatakan, agenda ini sengaja mengundang Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama se Kabupeten Sumenep. Hal demikian dilakukan karena PCNU Sumenep menginginkan kegiatan yang bersifat seremonial masif dilakukan Nahdliyin di akar rumput.

“Kegiatan yang bersifat seremonial sebenarnya kami dorong untuk hadir di lingkungan ranting, bukan di kabupaten bahkan bukan di kecamatan,” ucap Kiai Pandji.

Untuk itu, dirinya mengajak memasuki abad kedua Nahdlatul Ulama agar kegiatan ke-NU-an dapat lebih masif terlaksana di struktur kepengurusan tingkat ranting, baik itu di mushala dan masjid.

Baca Juga :  Bupati Bangkalan Mutasi Sejumlah Pejabat, Pesannya Utamakan Profesionalitas

“Marilah bersama hidupkan kegiatan mushala, hidupkan kegiatan masjid, insyaallah kita akan tambah barokah,” ucapnya.

Dirinya pun merasa sangat bangga dan bergembira seraya bersyukur melihat ghiroh dan antusiasme masyarakat untuk berbondong-bondong dalam menapaki abad kedua NU. Hal itu tidak lain sebagai ikhtiar untuk selalu bersama-sama para ulama di barisan Nahdlatul Ulama.

“Tentunya tidak ada lain dalam rangka untuk terus bagaimana agar kehidupan kita bersama semakin dekat dan mengikuti ajaran Nahdlatul ulama, ajaran para ulama, ajaran para kiai-kiai kampung dan langgar, yang akan menjadi suluh bagi kita bersama, pembimbing bagi kita bersama,” katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia 1 Abad NU Sumenep, Mohammad Halili menegaskan bahwa sejak awal upaya konsolidasi yang dilakukan panitia menurutnya sedikit banyak membuahkan hasil.

Baca Juga :  Tidak Ada Penyelewengan Bantuan Pangan, Berikut Penjelasan Pj Kades Masakambing

Bukan hanya soal tingginya animo warga yang hadir, melainkan juga kegotong-royongan mereka menyukseskan kegiatan tersebut dengan memberikan ragam sumbangan berupa materi, barang maupun jasa.

“Tentu ini menjadi satu indikator keberhasilan kita dalam membangun konsolidasi antara struktur dan kultur. Betapa besarnya kontribusi warga dalam menyukseskan kegiatan ini dengan memberikan sumbangan yang beragam,” terangnya.

Diketahui, Tasyakuran 1 Abad NU Sumenep itu juga diisi dengan penandatangan prasasti peresmian 100 Cabang BMT NU Jawa Timur dan peresmian swalayan NU oleh KH Zulfa Mustofa.

Selain itu juga ada Anugerah 1 Abad NU yang diberikan kepada dua Muassis NU Sumenep, yakni KH Moh Ilyas Syarqawi dan KH Abi Sudjak. Dua ulama ini menjadi cikal-bakal berkembangnya NU di Kabupaten Sumenep.


Penulis : Rus/Waris

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

Yogyakarta Jadi Tuan Rumah PIT IAGI ke-55 dan GEOSEA XIX 2026, Hadirkan Forum Geologi Asia Tenggara
Pemkab Sumenep Lestarikan Budaya Lewat Baju Adat Keraton
Hari Sumpah Pemuda, Bupati Sumenep Ajak Generasi Muda Perkuat Persatuan
Refleksi Hari Listrik Nasional, Bupati Sumenep Tekankan Pemerataan Akses Energi
BLK dan GP Ansor Sumenep Jalin Kerjasama Perkuat Keterampilan Kader Muda NU
Hadapi POPDA Jatim 2026, Atlet Sumenep Diminta Junjung Sportivitas
Bupati Sumenep Dorong Pelestarian Ayam Bekisar Lewat Lomba Nasional
Kopi Surga PC ISNU Sumenep, Sajikan Kopi Gratis di Malam Puncak HSN 2026

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 18:16 WIB

Yogyakarta Jadi Tuan Rumah PIT IAGI ke-55 dan GEOSEA XIX 2026, Hadirkan Forum Geologi Asia Tenggara

Kamis, 29 Oktober 2026 - 07:07 WIB

Pemkab Sumenep Lestarikan Budaya Lewat Baju Adat Keraton

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:32 WIB

Hari Sumpah Pemuda, Bupati Sumenep Ajak Generasi Muda Perkuat Persatuan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:38 WIB

Refleksi Hari Listrik Nasional, Bupati Sumenep Tekankan Pemerataan Akses Energi

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:55 WIB

Hadapi POPDA Jatim 2026, Atlet Sumenep Diminta Junjung Sportivitas

Berita Terbaru

Bupati Fauzi mengenakan baju adat keraton dalam sebuah acara (Foto: Istimewa)

Daerah

Pemkab Sumenep Lestarikan Budaya Lewat Baju Adat Keraton

Kamis, 29 Okt 2026 - 07:07 WIB