Memastikan BBM Bersubsidi Aman Jelang Nataru 2023, Bagian Perekonomian Setdakab Sumenep Pantau Sejumlah SPBU

Redaksi Nolesa

Senin, 19 Desember 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, NOLESA.com — Jelang Natal dan Tahun Baru 2023, Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Sekretariat Daerah melakukan pemantauan distribusi BBM bersubsidi ke sejumlah SPBU.

Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setdakab Sumenep, Ernawan Utomo melalui Analis Kebijakan Ahli Muda, Erwien Hendra menjelaskan tujuan dari pemantauan tersebut guna memastikan distribusi bahan bakar minyak (BBM) dan LPG 3 kilogram tersalurkan dengan benar.

Baca Juga :  Berpacu Melayani Masyarakat

“Berdasarkan hasil pantauan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dinyatakan aman hingga akhir tahun 2022,” jelas pria yang akrab disapa Hendra di sela-sela melakukan pemantauan, Senin 19 Desember 2022.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bagian perekonomian Setdakab Sumenep ditemui salah seorang petugas SPBU ketika melakukan pemantauan BBM bersubsidi jelang Nataru 2023

Hendra juga mengungkapkan jika pemantauan distribusi BBM bersubsidi terhadap SPBU dilakukan secara acak.

“Sekali ini dilakukan untuk meminimalisir terjadinya penyimpangan distribusi BBM maupun LPG bersubsidi,” tambahnya menegaskan.

Baca Juga :  Khotmil Quran dan Doa Bersama Cara Pemkab Sumenep Sambut Tahun Baru Islam

Tidak banya itu, disamping untuk memastikan pendistribusiannya, Bagian Perekonomian keliling melakukan pemantauan juga dalam rangka memastikan ketersediaan BBM dan LPG jelang Nataru 2022. Karena biasanya aktivitas masyarakat meningkat pada dua momen ini.

“Alhamdulillah setelah melakukan pemantauan di lapangan secara acak potensi penyimpangan dapat diminimalisir. Mungkin karena sekarang jenis BBM umum sehingga masyarakat memperoleh dengan sebebas mungkin. Hanya kita memastikan BBM jenis Solar dan Pertalite yang masih ada subsidi dari negara,” katanya.

Baca Juga :  Semalam di Malioboro

Untuk diketahui, kuota BBM jenis Solar selama 2022 sebanyak 34.073 KL. Realisasinya sampai dengan September 25.698 KL atau 75,4 persen. Sedangkan kuota Pertalite di Kabupaten Sumenep pada tahun 2022 sebanyak 52.368 KL. Realisasi sampai September 2022 sebanyak 44.402 KL atau 84,7 persen.


Penulis : Rusydiyono

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

Novita Hardni Nyalakan Api Perjungan Kartini Masa Kini
Ketua DPRD Sumenep Dorong Sinergi Kampus dan Alumni untuk Pembangunan Daerah
Wakil Ketua DPRD Sumenep Dorong Pemerataan Listrik di Kepulauan Sapeken
Cerita Ketua Dewan Sumenep Ikut Retret Kepemimpinan
Aksi Nyata Fraksi PDIP DPRD Sumenep Dorong Penghematan BBM
DPRD Sumenep Kawal Program Sarpras Budidaya Ikan Rp1,6 M
Bersama Universitas Annuqayah KI Sumenep Komitmen Perkuat Kemitraan Keterbukaan Informasi Publik
DPRD Sumenep Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Nota Penjelasan 3 Raperda

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 22:11 WIB

Novita Hardni Nyalakan Api Perjungan Kartini Masa Kini

Senin, 20 April 2026 - 19:30 WIB

Ketua DPRD Sumenep Dorong Sinergi Kampus dan Alumni untuk Pembangunan Daerah

Senin, 20 April 2026 - 17:45 WIB

Wakil Ketua DPRD Sumenep Dorong Pemerataan Listrik di Kepulauan Sapeken

Jumat, 17 April 2026 - 16:25 WIB

Aksi Nyata Fraksi PDIP DPRD Sumenep Dorong Penghematan BBM

Rabu, 15 April 2026 - 18:35 WIB

DPRD Sumenep Kawal Program Sarpras Budidaya Ikan Rp1,6 M

Berita Terbaru

Novita Hardni Nyalakan Api Perjungan Kartini Masa Kini (Foto: Istimewa)

Nasional

Novita Hardni Nyalakan Api Perjungan Kartini Masa Kini

Senin, 20 Apr 2026 - 22:11 WIB