Perda Keris di Sumenep

Redaksi Nolesa

Jumat, 14 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, NOLESA.com — Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur dikenal sebagai Kota Keris. Dasar penamaan tersebut tidak lain karena kabupaten ujung timur Pulau Madura ini banyak empu keris.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Sumenep berencana membuat Peraturan Daerah (Perda) keris.

Dengan harapan, adanya Perda keris tersebut bisa mendorong pengembangan perkerisan di wilayah Sumenep.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keinginan tersebut disampaikan oleh Bupati Achmad Fauzi ketika sambutan pada pembukaan pameran keris, di Pendopo Keraton Sumenep, Jumat 14 Oktober 2022.

Dengan Perda keris tersebut, Ketua DPC PDIP itu ingin mengembangkan Kabupaten Sumenep yang telah mendeklarasikan diri sebagai Kota Keris pada 2014 lalu.

Baca Juga :  Selama Reses, Juhari Libatkan Semua Pihak untuk Menampung Beragam Keluhan Rakyat

“Pemerintah Kabupaten Sumenep telah melakukan banyak ikhtiar dalam melestarikan keris, sehingga perlu Perda keris dalam mengembangkannya agar terhindar dari kepunahan,” terang Bupati Fauzi.

Apalagi, lanjut Bupati Fauzi, UNESCO telah mengakui bahwa Kabupaten Sumenep merupakan daerah yang memiliki empu atau pengrajin keris terbanyak di dunia mencapai 650 orang, sehingga pemerintah daerah dengan pengakuan itu perlu payung hukum dalam upaya melestarikan sekaligus mengembangkan keris.

Baca Juga :  Objek Wisata Sumenep Bakal Ramai dengan Pertunjukan Seni Tradisional pada Hari Libur Nataru 2024/2025

“Kami mengharapkan Perda keris semakin membangun kesadaran kolektif masyarakat, bahwa benda-benda warisan masa lalu khususnya keris memiliki nilai sejarah luar biasa, yang harus dilestarikan sampai kapanpun,” kata suami Nia Kurnia.

Bupati Fauzi juga mengungkapkan, pemerintah daerah membuat Nota Kesepatakan Bersama (MoU) dengan organisasi perkerisan “Senapati Nusantara” dalam rangka mendukung kelancaran dalam menyusun Perda keris.

“Kami minta masukan dan dukungan supaya Perda keris maksimal, seperti pengembangan ekosistem perkerisan mulai pendidikan, seni, sains metalurgi, seni kriya, dan pelaku UMKM keris,” ungkap pencipta lagu Mencintai Tanpa Dicintai itu.

Baca Juga :  DPRD Sumenep Minta Event Jadi Magnet Wisatawan Luar Daerah

Sementara itu, penandatanganan MoU dilakukan oleh Bupati Achmad Fauzi dengan Sekretaris Jenderal Senapati Nusantara, Hasto Kristiyanto, di Pendopo Agung Keraton Sumenep.

Sekretaris Jenderal Senapati Nusantara, Hasto Kristiyanto menambahkan, pihaknya sangat mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam rangka menjaga dan merawat keris sebagai warisan leluhur.

“Keris menjadi salah satu identitas kultural bangsa Indonesia, budaya tosan aji diangkat dan dikembangkan menjadikan Sumenep sebagai kabupaten yang pantas menyandang gelar Kabupaten Keris Nusantara,” imbu Hasto yang juga Sekjen PDI Perjuangan itu.(*)


Penulis : Rusydiyono

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

Pemkab Bangkalan Matangkan Usulan Titik Listrik Desa
Pemkab Sumenep dan Blitar Jalin Kerja Sama Pembangunan
Festival Tani Ganding 2026 Didorong Jadi Percontohan di Sumenep
Said Abdullah: Evaluasi UU P2SK Perlu Didahulukan Sebelum Regulasi Baru
Hari Tani Nasional 2026: Menguatkan Pertanian, Meneguhkan Swasembada Pangan
Novita Hardini Minta Rencana Ekspor Satu Pintu Dikaji Agar Tak Ganggu Industri
Wabup Sumenep Dorong MEC Jadi Ruang Pelestarian Budaya
Gus Muhaimin Dorong Lulusan Universitas Ibrahimy Jadi Penggerak Kemajuan Daerah

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 13:23 WIB

Pemkab Bangkalan Matangkan Usulan Titik Listrik Desa

Jumat, 25 September 2026 - 07:05 WIB

Pemkab Sumenep dan Blitar Jalin Kerja Sama Pembangunan

Kamis, 24 September 2026 - 14:17 WIB

Festival Tani Ganding 2026 Didorong Jadi Percontohan di Sumenep

Kamis, 24 September 2026 - 13:37 WIB

Said Abdullah: Evaluasi UU P2SK Perlu Didahulukan Sebelum Regulasi Baru

Kamis, 24 September 2026 - 13:28 WIB

Hari Tani Nasional 2026: Menguatkan Pertanian, Meneguhkan Swasembada Pangan

Berita Terbaru

Wabup Bangkalan Moch. Fauzan Ja’far memimpin rakor pemenuhan titik usulan listrik desa (Foto: Istimewa)

Daerah

Pemkab Bangkalan Matangkan Usulan Titik Listrik Desa

Jumat, 25 Sep 2026 - 13:23 WIB

Pemkab Sumenep dan Blitar Jalin Kerja Sama Pembangunan (Foto: Istimewa)

Daerah

Pemkab Sumenep dan Blitar Jalin Kerja Sama Pembangunan

Jumat, 25 Sep 2026 - 07:05 WIB