Ikhtiar DPRD Sumenep, 8 Raperda Harus Tuntas Dalam Setahun

Redaksi Nolesa

Kamis, 21 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, NOLESA.com — Ingin bekerja lebih serius, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, memiliki target 8 pembahasan rancangan peraturan daerah tuntas dalam setahun.

Seperti yang disampaikan Ketua Komisi I DPRD Sumenep Darul Hasyim Fath, bahwasannya target

pembahasan terhadap 8 rancangan peraturan daerah (raperda) harus tuntas dalam setahun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bukan sekedar wacana, target untuk merampungkan 8 raperda itu sudah dibahas pada saat rapat pembahasan dengan Sekretariat DPRD Sumenep pada Rabu 20 Juli 2022.

Baca Juga :  Apa yang Dimaksud Hak Uji Materiil (HUM) di Mahkamah Agung?

Dimana pada kesempatan tersebut dibahas tentang rencana kerja Sekretariat DPRD tahun 2023, khususnya pada bagian persidangan dan perundang-perundangan.

“Jadi sejak 2023, DPRD dapat menyelesaikan 8 raperda dalam setahun,” tegas Darul politisi asal Pulau Masalembu itu, Kamis, 21 Juli 2022.

Dari itu, politisi kawakan kelahiran 27 Desember 1981 ini berharap kinerja legislatif dalam menyelesaikan rancangan peraturan daerah (raperda) supaya lebih maksimal. Sebab sebagaimana yang telah ditargetkan politisi PDI Perjuangan itu bahwa pembahasan 8 raperda harus tuntas dalam setahun.

Baca Juga :  PKB Sumenep Koordinasi dengan Polisi Sebelum Berangkat ke Muktamar PKB di Bali

Selebihnya Darul menegaskan jika menyelesaikan perundang-undangan atau raperda itu bagian dari tugas legislatif. Dan produk hukum atau Perda yang dihasilkan menjadi tolak ukur kinerja para wakil rakyat di gedung parlemen.

Walaupun begitu, Darul berharap penyusunan raperda benar-benar sesuai dengan kebutuhan daerah. Sehingga produk hukum yang dihasilkan tidak hanya sekadar selesai, tetapi berdampak pada pembangunan daerah.

Baca Juga :  Setelah Dikawal DPRD Sumenep, Jembatan Ambruk di Kecamatan Lenteng Segera Diperbaiki

“Sebab percuma legislatif membuat regulasi jika pada akhirnya tidak bermanfaat,” ujarnya.

Tidak hanya itu, selain menargetkan penyelesaian 8 raperda dalam setahun, kader PDI Perjuangan itu juga meminta agar DPRD melakukan review atau kajian terhadap perda-perda Kabupaten Sumenep yang telah usang.

“Saya meminta dalam kajian ini agar melibatkan stakeholder, masyarakat, dan akademisi,” pungkasnya.(*)


Penulis : Rusydiyono

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

Said Abdullah Tegaskan PDIP sebagai Partai Penyeimbang Pemerintah
Hasto Apresiasi Bulan Bung Karno di Blitar, Nilai Ajaran Soekarno Hidup di Tengah Masyarakat
Istana Gebang Bakal Disulap Jadi Ruang Edukasi Kebangsaan Menyenangkan Bagi Gen Z
Hadiri PKB Jabar Fest, Cak Imin Tegaskan Garis Pengabdian Partai
Di Lumajang, Ketua DPD PDIP Jatim Tegaskan Kekuatan Partai
Kang Cucun Ajak Santri Melek Teknologi dan AI Saat Hadir di Cipasung
Mesin Banteng Ponorogo Dipanaskan, Target Kursi DPRD Ditambah
Sekretaris PDIP Jatim: Gen Z Bisa Jadi Penentu Nasib Partai di Pemilu 2029

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 11:40 WIB

Said Abdullah Tegaskan PDIP sebagai Partai Penyeimbang Pemerintah

Selasa, 16 Juni 2026 - 15:26 WIB

Hasto Apresiasi Bulan Bung Karno di Blitar, Nilai Ajaran Soekarno Hidup di Tengah Masyarakat

Senin, 15 Juni 2026 - 13:38 WIB

Istana Gebang Bakal Disulap Jadi Ruang Edukasi Kebangsaan Menyenangkan Bagi Gen Z

Minggu, 14 Juni 2026 - 22:59 WIB

Hadiri PKB Jabar Fest, Cak Imin Tegaskan Garis Pengabdian Partai

Minggu, 14 Juni 2026 - 14:52 WIB

Di Lumajang, Ketua DPD PDIP Jatim Tegaskan Kekuatan Partai

Berita Terbaru

Suara Perempuan

Nyaman dalam Ketakutan

Minggu, 21 Jun 2026 - 11:17 WIB