MADURA, NOLESA.COM — Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) memang bukan partai dengan perolehan kursi terbesar di parlemen daerah Madura. Namun, partai yang mengusung semangat politik berbasis hati nurani tersebut tetap berhasil menempatkan sejumlah kadernya di kursi DPRD kabupaten hasil Pemilu 2024.
Dari empat kabupaten di Pulau Madura—Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Sumenep—Hanura memperoleh total empat kursi DPRD untuk periode 2024–2029. Perolehan tersebut tersebar di tiga kabupaten, sementara satu kabupaten lainnya tidak memberikan kursi bagi Hanura.
Berikut daftar anggota DPRD dari Partai Hanura di empat kabupaten di Madura.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
1. DPRD Kabupaten Bangkalan
Bangkalan menjadi daerah dengan perolehan kursi Hanura terbanyak di Madura. Partai tersebut berhasil mengamankan dua kursi DPRD Kabupaten Bangkalan periode 2024–2029.
Dua kader Hanura yang berhasil melenggang ke parlemen daerah adalah Mahmudi dan Mustakim Fatah.
Mahmudi terpilih dari Dapil Bangkalan 1 dengan perolehan 7.025 suara. Sementara Mustakim Fatah berhasil mendapatkan kursi dari Dapil Bangkalan 3 setelah memperoleh 11.373 suara.
Keduanya kemudian menjadi bagian dari Fraksi Demokrat dan Hanura di DPRD Kabupaten Bangkalan. Mahmudi dipercaya menduduki posisi sekretaris fraksi, sedangkan Mustakim Fatah menjadi anggota fraksi.
2. DPRD Kabupaten Sampang
Di Kabupaten Sampang, Hanura mendapatkan satu kursi dari 45 kursi DPRD yang tersedia.
Kursi tersebut ditempati Mohammad Far Far, yang terpilih dari Dapil Sampang 3, meliputi Kecamatan Banyuates dan Ketapang.
Mohammad Far Far menjadi satu-satunya wakil Hanura di DPRD Kabupaten Sampang periode 2024–2029. Perolehan tersebut membuat Hanura tetap memiliki suara di tengah persaingan ketat antarpartai politik di parlemen Sampang.
3. DPRD Kabupaten Pamekasan
Sementara itu, Hanura belum berhasil mengamankan kursi di DPRD Kabupaten Pamekasan pada Pemilu 2024.
Dengan demikian, tidak terdapat kader Hanura dalam jajaran 45 anggota DPRD Kabupaten Pamekasan periode 2024–2029.
Meski demikian, ketiadaan kursi di DPRD tidak serta-merta menghilangkan aktivitas politik Hanura di Pamekasan. Struktur partai tetap menjalankan aktivitas organisasi dan konsolidasi politik di tingkat daerah.
4. DPRD Kabupaten Sumenep
Di ujung timur Pulau Madura, Hanura kembali memiliki keterwakilan di DPRD Kabupaten Sumenep.
M. Ramzi menjadi satu-satunya kader Hanura yang berhasil memperoleh kursi DPRD Sumenep periode 2024–2029. Ia terpilih dari Dapil Sumenep 3.
Di DPRD Sumenep, Hanura bergabung dalam fraksi gabungan bersama Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Kehadiran satu anggota Hanura membuat partai tersebut tetap memiliki keterwakilan dalam proses legislasi, penganggaran dan pengawasan pemerintahan daerah di Sumenep.









