SUMENEP, NOLESA.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep terus mematangkan kesiapan pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN) dengan memperkuat kualitas data pembangunan.
Melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dikonsolidasikan untuk memastikan data pendukung tersusun secara akurat, lengkap, dan terintegrasi.
Upaya tersebut diwujudkan melalui Rapat Desk Pemenuhan Data Dukung Proyek Strategis Nasional yang melibatkan berbagai OPD sesuai sektor masing-masing. Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah menyelaraskan perencanaan pembangunan daerah dengan kebijakan pemerintah pusat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam forum tersebut, setiap perangkat daerah melakukan sinkronisasi sekaligus verifikasi data sesuai bidang tugasnya. Pembahasan mencakup berbagai sektor strategis, mulai dari pengentasan kemiskinan, pertumbuhan ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga ketahanan pangan.
Kepala Bappeda Kabupaten Sumenep, Dr. Ir. Arif Firmanto, mengatakan kualitas data merupakan fondasi utama dalam menyusun kebijakan pembangunan yang tepat sasaran. Menurutnya, data yang valid dan mutakhir akan mendukung efektivitas pelaksanaan program, sekaligus menjadi dasar dalam proses monitoring dan evaluasi pembangunan.
“Pemenuhan data dukung PSN merupakan elemen penting agar perencanaan pembangunan daerah dapat terintegrasi secara optimal dengan kebijakan pemerintah pusat,” ujarnya.
Kaban Arif menegaskan, seluruh perangkat daerah harus memiliki komitmen yang sama dalam menyiapkan data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Ketepatan informasi, kata dia, tidak hanya memengaruhi kualitas perencanaan, tetapi juga menjadi dasar penyusunan laporan pembangunan yang kredibel.
Ia berharap koordinasi yang terbangun melalui rapat tersebut semakin memperkuat sinergi antarlembaga dalam memenuhi seluruh kebutuhan data pendukung Proyek Strategis Nasional. Dengan demikian, setiap program pembangunan di Kabupaten Sumenep dapat berjalan lebih efektif dan selaras dengan arah kebijakan pemerintah pusat.
“Integrasi data akan memperkuat kualitas perencanaan pembangunan. Dengan demikian, program daerah dapat berjalan selaras dengan prioritas pembangunan nasional,” pungkasnya.
Melalui penguatan sistem data yang terintegrasi, Pemkab Sumenep optimistis pelaksanaan berbagai program strategis dapat berlangsung lebih terarah, terukur, dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi percepatan pembangunan daerah. (*)
Penulis : Rusydiyono









