Bappeda Sumenep Jadikan Data Statistik sebagai Kunci Pengendalian Inflasi dan Pembangunan Daerah

Redaksi Nolesa

Selasa, 2 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bappeda Sumenep,Dr. Ir. Arif Firmanto, S.TP., M. Si., IPU., ASEAN. Eng (Foto: Ist)

Kepala Bappeda Sumenep,Dr. Ir. Arif Firmanto, S.TP., M. Si., IPU., ASEAN. Eng (Foto: Ist)

SUMENEP, NOLESA.COM –Pemerintah Kabupaten Sumenep menempatkan data statistik sebagai elemen penting dalam menentukan arah pembangunan daerah. Berbagai indikator yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) akan dimanfaatkan sebagai dasar pengambilan keputusan, termasuk dalam upaya menjaga stabilitas harga dan mengendalikan tekanan inflasi di tengah masyarakat.

Kepala Bappeda Kabupaten Sumenep, Dr. Ir. Arif Firmanto, S.TP., M.Si., IPU, ASEAN Eng., menegaskan bahwa ketersediaan data yang akurat menjadi kunci dalam menyusun program dan kebijakan yang sesuai dengan kebutuhan daerah. Menurutnya, informasi statistik memberikan gambaran nyata mengenai kondisi ekonomi sehingga pemerintah dapat menentukan langkah yang lebih efektif dan terukur.

Ia menjelaskan, pengendalian inflasi tidak dapat dilakukan secara parsial. Karena itu, pemerintah daerah terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak untuk mengantisipasi kenaikan harga, khususnya pada komoditas yang memiliki pengaruh besar terhadap inflasi.

“Data inflasi ini menjadi bahan evaluasi dan dasar penyusunan kebijakan yang lebih tepat sasaran. Pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan akan terus melakukan langkah-langkah pengendalian agar stabilitas harga tetap terjaga dan daya beli masyarakat tidak terganggu,” ujar Arif.

Lebih lanjut, Arif menilai bahwa perencanaan pembangunan harus mampu merespons dinamika ekonomi yang berkembang di masyarakat. Selain menjawab kebutuhan saat ini, kebijakan pembangunan juga harus disiapkan untuk menghadapi berbagai potensi tantangan yang dapat memengaruhi kesejahteraan warga di masa mendatang.

Baca Juga :  Kepala Bappeda Sumenep Dorong Generasi Muda Optimis Hadapi Tantangan Ekonomi Global

Pada kesempatan yang sama, BPS Kabupaten Sumenep memaparkan tahapan persiapan pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026. Kegiatan tersebut dinilai strategis karena akan menghasilkan pembaruan data ekonomi yang komprehensif sebagai bahan penyusunan kebijakan pembangunan daerah pada periode berikutnya.

Sensus Ekonomi 2026 akan mencakup pendataan berbagai kegiatan usaha di luar sektor pemerintahan dan rumah tangga. Ruang lingkupnya meliputi sektor pertanian, perikanan, industri pengolahan, perdagangan, transportasi, penyediaan akomodasi dan makan minum, hingga beragam sektor jasa lainnya.

Objek pendataan mencakup seluruh unit usaha atau establishment, mulai dari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) hingga Usaha Besar (UB). Secara nasional, pelaksanaan sensus akan menjangkau 38 provinsi serta 514 kabupaten dan kota di Indonesia.

Baca Juga :  RSUD Sumenep Tambah Alat Kesehatan, Terbaru Ada Mammogram untuk Deteksi Kanker Payudara

Di Kabupaten Sumenep sendiri, proses pendataan akan dilaksanakan di seluruh wilayah yang meliputi 27 kecamatan dengan cakupan 334 desa dan kelurahan.

Arif menyambut positif pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Ia menekankan bahwa data yang valid dan mutakhir merupakan modal utama untuk menghasilkan perencanaan pembangunan yang efektif, terukur, serta berkelanjutan.

“Kami berharap seluruh pelaku usaha dapat berpartisipasi aktif dalam Sensus Ekonomi 2026. Data yang akurat akan membantu pemerintah dalam merumuskan program pembangunan yang lebih tepat sasaran, termasuk dalam penguatan sektor UMKM dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” katanya. (*)

Penulis : Rusydiyono

Berita Terkait

KUA Batang-Batang Gelar Doa Akhir Tahun, ASN Diajak Perkuat Ibadah dan Pelayanan
Festival Kuliner KI Komunal, Cara Pemkab Sampang Jaga Warisan Budaya
Istana Gebang Bakal Disulap Jadi Ruang Edukasi Kebangsaan Menyenangkan Bagi Gen Z
Hadiri PKB Jabar Fest, Cak Imin Tegaskan Garis Pengabdian Partai
Cara Bupati Fauzi Membumikan Semangat Perjuangan Bung Karno
Kabupaten Batang Kejar Lompatan Besar di Porprov 2026, Butuh Sekitar 25 Medali Emas
Di Lumajang, Ketua DPD PDIP Jatim Tegaskan Kekuatan Partai
Mahasiswa Universitas Annuqayah Borong Juara I dan II Lomba Video Konten Literasi

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 17:11 WIB

KUA Batang-Batang Gelar Doa Akhir Tahun, ASN Diajak Perkuat Ibadah dan Pelayanan

Senin, 15 Juni 2026 - 15:50 WIB

Festival Kuliner KI Komunal, Cara Pemkab Sampang Jaga Warisan Budaya

Senin, 15 Juni 2026 - 13:38 WIB

Istana Gebang Bakal Disulap Jadi Ruang Edukasi Kebangsaan Menyenangkan Bagi Gen Z

Minggu, 14 Juni 2026 - 22:59 WIB

Hadiri PKB Jabar Fest, Cak Imin Tegaskan Garis Pengabdian Partai

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:08 WIB

Kabupaten Batang Kejar Lompatan Besar di Porprov 2026, Butuh Sekitar 25 Medali Emas

Berita Terbaru

(for NOLESA.COM)

Esai

Empat Hari di Mulyodadi

Senin, 15 Jun 2026 - 15:15 WIB