Berbeda Waktu Pelaksanaan Idulfitri 1447 H, Ketua DPRD Sumenep Berharap Tetap Harmonis

Redaksi Nolesa

Jumat, 20 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Berbeda Pelaksanaan Idulfitri 1447 H, Ketua DPRD Sumenep Berharap Tetap Harmonis (Foto: Istimewa)

Berbeda Pelaksanaan Idulfitri 1447 H, Ketua DPRD Sumenep Berharap Tetap Harmonis (Foto: Istimewa)

SUMENEP, NOLESA.COM – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, H. Zainal Arifin, menanggapi perbedaan waktu pelaksanaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah yang terjadi di tengah masyarakat, khususnya di wilayah Kabupaten Sumenep.

Politikus PDI Perjuangan yang akrab disapa Ji Zinal itu mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan saling menghormati meskipun terdapat perbedaan dalam penentuan hari raya.

Diketahui, sebagian masyarakat di Sumenep merayakan Idulfitri pada Kamis, 19 Maret 2026. Sementara sebagian lainnya melaksanakan Sholat Ied pada Jumat, 20 Maret 2026, dan ada pula yang merayakannya pada Sabtu, 21 Maret 2026.

Menurut Ji Zinal, perbedaan tersebut merupakan hal yang lumrah terjadi, terutama karena adanya perbedaan metode penentuan awal bulan Hijriah, baik melalui rukyatul hilal maupun hisab.

“Perbedaan ini bukan hal baru. Yang terpenting adalah bagaimana kita tetap menjaga toleransi dan tidak menjadikan perbedaan sebagai sumber perpecahan,” ujarnya, Jumat malam, 20 Maret 2026.

Baca Juga :  Daftar Satu Data Kabupaten Sumenep 2026 Ditetapkan

Ia menegaskan, masyarakat Sumenep selama ini dikenal memiliki nilai-nilai kearifan lokal yang tinggi dalam menjaga kerukunan, termasuk dalam menyikapi perbedaan hari besar keagamaan.

Lebih lanjut, Ji Zinal juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan momentum Idulfitri sebagai sarana mempererat tali silaturahmi, tanpa mempersoalkan perbedaan waktu pelaksanaan.

“Idulfitri adalah momen untuk saling memaafkan dan memperkuat persaudaraan. Jangan sampai perbedaan hari justru merusak kebersamaan yang sudah terjalin dengan baik,” tegasnya.

Selain itu, ia juga meminta tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk turut memberikan pemahaman yang menyejukkan kepada masyarakat, agar situasi tetap kondusif.

Baca Juga :  Bupati Sumenep Beri Penghargaan Pegiat Medesos Edukatif

Menurutnya, peran para tokoh sangat penting dalam menjaga stabilitas sosial, terutama di tengah keberagaman pandangan yang ada di masyarakat.

Ji Zinal berharap seluruh masyarakat Kabupaten Sumenep dapat merayakan Idulfitri dengan penuh khidmat, aman, dan damai, meskipun dilaksanakan pada waktu yang berbeda-beda.

“Perbedaan adalah rahmat. Mari kita jaga kebersamaan dan saling menghormati, sehingga Sumenep tetap menjadi daerah yang harmonis,” pungkasnya. (*)

Penulis : Rusydiyono

Berita Terkait

Ulang Tahun Putri Owner PT Arinna Makmur Sentosa Dirayakan Bersama 1.000 Anak Yatim
Politikus PKB Minta Skema Rekrutmen Calon Manajer KDKMP Dievaluasi
BAZNAS Sumenep Gelar Khitanan Massal Gratis untuk 100 Anak
Novita Hardini Desak Pengawasan Industri AMDK Diperketat Demi Lindungi Konsumen
Nayla Fakhirah Najmy Dinobatkan sebagai Siswi Teladan MTs Al Hasan Giligenting
Tingkatkan Literasi Siswa, PBSI UNY Latih Guru SMP Kulon Progo Susun Perangkat Pembelajaran Berbasis Deep Learning
Gubernur Khofifah Apresiasi Peran JMSI Jatim dalam Penguatan Media
Ratna Juwita: Perdamaian AS-Iran Jadi Peluang Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 21:20 WIB

Ulang Tahun Putri Owner PT Arinna Makmur Sentosa Dirayakan Bersama 1.000 Anak Yatim

Kamis, 25 Juni 2026 - 23:18 WIB

Politikus PKB Minta Skema Rekrutmen Calon Manajer KDKMP Dievaluasi

Kamis, 25 Juni 2026 - 23:02 WIB

BAZNAS Sumenep Gelar Khitanan Massal Gratis untuk 100 Anak

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:45 WIB

Novita Hardini Desak Pengawasan Industri AMDK Diperketat Demi Lindungi Konsumen

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:32 WIB

Nayla Fakhirah Najmy Dinobatkan sebagai Siswi Teladan MTs Al Hasan Giligenting

Berita Terbaru

BAZNAS Sumenep Gelar Khitanan Massal Gratis untuk 100 Anak

Daerah

BAZNAS Sumenep Gelar Khitanan Massal Gratis untuk 100 Anak

Kamis, 25 Jun 2026 - 23:02 WIB