SUMENEP, NOLESA.COM – Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo memastikan perbaikan jembatan ambruk di Desa Bringsang Kecamatan Giligenting akan mulai dikerjakan awal 2026.
Hal itu menjadi angin segar bagi masyarakat setempat setelah lebih dari sebulan mereka menunggu kepastian perbaikan dari pemerintah.
“Proses. Pakai dana BTT (Bantuan Tak Terduga),” ujar Bupati Fauzi saat dikonfirmasi media di Pendopo Keraton Sumenep, Kamis kemarin, 15 Januari 2026.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketika ditanya kapan jadwal pasti pelaksanaan pembangunan jembatan ambruk tersebut, Bupati Fauzi menegaskan bahwa pengerjaan akan dimulai pada bulan Januari.
“Bulan ini. Januari,” tegas bupati dua periode itu.
Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep itu juga menegaskan pembangunan jembatan tidak akan molor hingga bulan Ramadhan 2026.
“Bulan ini. Puasa kapan, masih bulan depan,” tambahnya.
Bupati Fauzi turut menjelaskan alasan pembangunan jembatan tidak bisa dilakukan lebih cepat.
Menurutnya, pada akhir tahun anggaran sebelumnya telah memasuki masa penutupan anggaran, sementara dana BTT sudah dialokasikan untuk kebutuhan mendesak lainnya.
“Jadi kemarin mau dibangun akhir tahun, tapi BTT-nya banyak digunakan untuk pembangunan yang lain. InsyaAllah awal tahun ini,” jelasnya.
Untuk diketahui, Jembatan Bringsang ambruk pada Jumat, (5/12/2025). Hingga kini, warga setempat terpaksa menggunakan jembatan darurat dari bahan kayu sebagai akses sementara untuk akses roda dua sedangkan kendaraan roda empat harus mencari alternatif lain. (*)
Penulis : Rusydiyono









