Ketua Fraksi PAN Minta Pemkab Sumenep Serius Pikirkan Nasib PKL Pasca Ditertibkan

Redaksi Nolesa

Kamis, 8 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Fraksi PAN DPRD Sumenep, Gunaifi Syarif Arrodhy (Foto: Humas DPRD Sumenep/nolesa.com)

Ketua Fraksi PAN DPRD Sumenep, Gunaifi Syarif Arrodhy (Foto: Humas DPRD Sumenep/nolesa.com)

SUMENEP, NOLESA.COM – Anggota Komisi II DPRD Sumenep, Gunaifi Syarif Arrodhy meminta Pemkab Sumenep serius memikirkan nasib pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Pabean, Kecamatan Kota, setelah ditertibkan beberapa waktu lalu.

Gunaifi Syarif Arrodhy yang juga Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) itu mendorong dinas terkait bergerak cepat dalam memulihkan situasi dan kondisi PKL setelah dipindah.

Legislator asal Dapil Sumenep 6 yang meliputi Kecamat Gapura, Batang-Batang, dan Dungkek ini mengaku prihatin dengan keluhan PKL terkait lokasi baru, Pasar Kayu Desa Pabian, yang dianggap kurang representatif untuk berjualan.

“Seharusnya tidak hanya berani menertibkan. Tapi, juga ikut membenahi, membersihkan, dan melayakkan lokasinya. Sebab, kalau PKL dibiarkan sendirian babat alas di sana, kesanya kan pemerintah acuh,” saran Rodi, Rabu kemarin, 7 Mei 2025.

Politikus partai mata hari putih itu mendorong Pemkab Sumenep mulai merevitalisasi potensi pusat-pusat keramaian baru, agar perekonomian bergerak merata.

“Saya sepakat tawaran dinas terkait soal tawaran pemindahan PKL ke Pasar Bangkal, Tajamara dan lainnya. Namun, saya pikir, menciptakan zona-zona baru itu sangat penting untuk pengembangan wilayah,” lanjutnya.

Baca Juga :  Lantik Hendrar Prihadi Nahkoda Baru LKPP Telah Dilantik

Sementara itu, Kepala DKUPP Kabupaten Sumenep, Moh. Ramli, mengerti perasaan para PKL. Namun, ia hanya menjalankan regulasi yang ada.

Ia mendorong PKL mulai menempati lapak yang sudah disediakan, atau tempat lain yang tidak melanggar aturan.

“Seperti Pasar Anom, Bangkal, Tajamara, dan lainnya yang diperbolehkan,” kata Ramli saat dihubungi.

Menurut Kadis Ramli, para PKL mesti bangkit dari keterpurukan, agar kembali normal seperti semula.

Baca Juga :  Kasatpol PP Sumenep Ungkap Kendala Selama Melakukan Operasi Rokok Ilegal

“Sementara itulah adanya. Layak tidaknya itu bersifat subjektif. Toh, buktinya di sana sudah ada sebagian yang menempati,” katanya

Mantan Kadia PMD ini berharap aktivitas perekonomian berjalan atas dasar saling mematuhi aturan yang berlaku, agar tertib dan aman.

“Kami mendorong PKL melakukan kegiatan usahanya. Sebab, itu mata pencaharian. Ayo, PKL tetap semangat dan patuhi aturan,” pungkas pria yang pernah menahkodai Dinas Sosial tersebut.

Penulis : Rusydiyono

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

Arinna Premium Hijab Buktikan Kualitas Brand Lokal di Ajang Sedasa Summit
May Day 2026, Presiden Prabowo Tegaskan Komitmennya untuk Buruh
HAKIN 2026, KI Sumenep Dorong Akses Informasi Publik yang Transparan
Kemenpora Buka Program TPON, Berikut Syaratnya
Putri Ramadani Terpilih sebagai Ketua IPPNU Sumenep, Berikut Targetnya
Legislator PKB Soroti Kasus TBC di Banyuwangi, Inilah 4 Catatannya
Hadiri Musancab PDIP Sumenep, Said Tekankan Peran Partai Hidupkan Pesantren dan NU
Komitmen Jaga Kebudayaan, Musancab PDIP Sumenep Hadirkan Tari Kembang Paseser

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:12 WIB

Arinna Premium Hijab Buktikan Kualitas Brand Lokal di Ajang Sedasa Summit

Jumat, 1 Mei 2026 - 16:39 WIB

May Day 2026, Presiden Prabowo Tegaskan Komitmennya untuk Buruh

Selasa, 28 April 2026 - 21:26 WIB

Kemenpora Buka Program TPON, Berikut Syaratnya

Senin, 27 April 2026 - 17:59 WIB

Putri Ramadani Terpilih sebagai Ketua IPPNU Sumenep, Berikut Targetnya

Minggu, 26 April 2026 - 20:30 WIB

Legislator PKB Soroti Kasus TBC di Banyuwangi, Inilah 4 Catatannya

Berita Terbaru