SUMENEP, NOLESA.COM – Anggota DPRD Sumenep, Madura, Jawa Timur, H. Hosnan Abrory, terus mendorong pemerintah daerah agar pembangunan jalan di Pulau Sapudi dan Pulau Raas dapat terus ditingkatkan sehingga tidak tertinggal dari daerah lain.
Hal itu ia lakukan sebagai upayanya untuk mewujudkan visi besarnya untuk membangun dua pulau tersebut. Sebagai legislator yang lahir di pulau, Hosnan yang merupakan Ketua Fraksi PDIP Sumenep itu mengupayakan ada peningkatan.
Politikus asal Daerah Pemilihan (Dapil) VII itu, peningkatan jalan di wilayah kepulauan perlu dimaksimalkan agar kebutuhan masyarakat terhadap akses jalan yang layak dapat terpenuhi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Karena itu, sambung Hosnan, pemerintah daerah perlu menyiapkan sarana pendukung untuk memperlancar pembangunan di wilayah kepulauan.
“Kami akan terus berusaha agar mulai 2027 AMP bisa berdiri di Pulau Sapudi. Dengan begitu, pembangunan jalan di Sapudi bisa menggunakan hotmix dan kualitas jalannya nantinya bisa sama seperti jalan di daratan,” ucap Hosnan, Rabu, 30 September 2026.
Ia menegaskan, keberadaan Asphalt Mixing Plant (AMP) di Pulau Sapudi dapat menjadi salah satu solusi untuk mengatasi kendala distribusi material aspal dari daratan ke wilayah kepulauan.
Dengan adanya fasilitas tersebut, proses pembangunan maupun pemeliharaan jalan di Sapudi diharapkan dapat dilakukan lebih efektif dan tidak terlalu bergantung pada pengiriman material dari daratan.
Jalan Raas Diusulkan Menggunakan Beton
Sementara untuk Pulau Raas, Ketua Fraksi PDI Perjuangan itu mengusulkan agar pembangunan jalannya menggunakan konstruksi beton atau cor, disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan infrastruktur di wilayah tersebut.
“Untuk di Raas, kami dorong agar pakai jalan cor. Untuk itu, Dinas Pekerjaan Umum (PU) perlu memiliki truk mixer beton sendiri,” paparnya.
Dengan ketersediaan peralatan milik pemerintah daerah sendiri di kepulauan, menurut Hosnan hal tersebut akan membantu memperlancar pelaksanaan pekerjaan infrastruktur.
Selain itu, pemerintah tidak harus selalu bergantung pada ketersediaan peralatan dari pihak lain ketika pembangunan jalan hendak dilaksanakan.
Dorong Percepatan Mulai 2027
Hosnan berharap 2027 dapat menjadi momentum untuk meningkatkan pembangunan infrastruktur jalan di Pulau Sapudi dan Raas.
“Saya berharap mulai tahun 2027, Raas dan Pulau Sapudi sudah mulai dibangun,” harapnya.
Dia juga berharap pembangunan dilakukan secara bertahap dan tidak berhenti pada satu atau dua ruas jalan saja. Sehingga kebutuhan infrastruktur dasar masyarakat di kedua wilayah kepulauan tersebut dapat dipenuhi secara lebih menyeluruh.
Menurut Hosnan, pembangunan infrastruktur jalan memiliki kaitan erat dengan berbagai aktivitas masyarakat. Selain mendukung mobilitas, jalan yang memadai juga dibutuhkan untuk menunjang kegiatan ekonomi, pendidikan, kesehatan, serta aktivitas sosial masyarakat.
Lebih jauh, Hosnan meminta pemerintah daerah juga mulai menyiapkan perencanaan anggaran untuk 2028 agar pembangunan jalan di Sapudi dan Raas dapat dilanjutkan dengan cakupan yang lebih luas.
“Untuk 2028, saya berharap pekerjaan infrastruktur jalan di Pulau Raas dan Pulau Sapudi sudah tuntas,” tandasnya.






