TPID Sumenep Turlap ke Pasar Tradisional Guna Memastikan Ketersediaan Bahan Pokok

Redaksi Nolesa

Kamis, 26 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TPID Sumenep Turlap ke Pasar Tradisional Guna Memastikan Ketersediaan Bahan Pokok. Kamis 26/9/2024 (foto: ist)

TPID Sumenep Turlap ke Pasar Tradisional Guna Memastikan Ketersediaan Bahan Pokok. Kamis 26/9/2024 (foto: ist)

Sumenep, NOLESA.com – Guna memastikan ketersediaan bahan pokok, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) melakukan pemantauan dan pengawasan ke sejumlah pasar tradisional.

Monitoring itu dilakukan di dua pasar tradisional yakni Pasar Anom dan Pasar Bangkal. Diketahui monitoring ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan bahan pokok masyarakat aman dan tidak terjadi kelangkaan.

Baca Juga :  Keamanan dan Kenyamanan Wisatawan Jadi Prioritas, Satpol PP Sumenep Pantau Sejumlah Objek Wisata

Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian Setdakab Sumenep Dadang Dedy Iskandar, SE menuturkan pemantauan dan pengawasan ini untuk memitigasi resiko jangka pendek serta mengantisipasi pergeseran musim panen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Selain itu, giat ini juga meninjau peningkatan permintaan bahan pokok di momen peringatan Maulid Nabi,” kata Dadang Dedy Iskandar dikonfirmasi awak media, Kamis 26 September 2024.

Baca Juga :  Pemkab Sumenep Terjunkan Tim untuk Memberantas Rokok Ilegal

Di sisi lain pria murah senyum ini juga memantau ketersediaan pasokan dan kelancaran pangan sehingga TPID Sumenep turun lapangan (Turlap) untuk memantau dan mengecek secara langsung ke lapangan.

“Alhamdulillah untuk sementara dari hasil turun lapangan (Turlap) TPID Sumenep ketersediaan stok bahan pangan relatif stabil termasuk harga. Kita akan pantau terus pergerakannya,” ungkapnya.

Baca Juga :  RPD Sebut Seleksi PPS Kabupaten Sampang Tidak Transparan

TPID Sumenep mengimbau kepada semua pedagang untuk tidak menaikkan harga kebutuhan atau barang secara signifikan agar dapat dijangkau oleh masyarakat luas.

“Saya imbau kepada pedagang jangan sampai menaikkan barang atau kebutuhan terlalu tinggi. Dan terpenting pula jangan sampai ada penimbunan ketersediaan stok bahan pokok,” tandasnya.

Penulis : Rusydiyono

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

IKA UNIJA Madura Kaji Wacana Kabupaten Kepulauan Sumenep Lewat Forum Akademik
Kapolresta Ariek Perkuat Sinergi dengan Insan Pers, Kunjungi Kantor PWRI Sumenep
Pemkab Bangkalan Percepat Sekolah Rakyat, Ditargetkan Siap Tahun Ajaran 2027
JMSI Sumenep Dorong Kemitraan dengan Polresta Lebih Terbuka dan Profesional
UKM PSHT UTM Raih Piala Rektor dan Juara Umum 3 di Ajang Trunojoyo Cup IV
Pemkab Bangkalan Genjot Imunisasi dan Tekan Stunting Lewat Lomba Video Inovasi
Tak Perlu ke Luar Kota, Arinna Hidayah Salon & SPA Resmi Hadir di Sumenep
KKN Kolaborasi UIN Saizu Gandeng Karang Taruna Siapkan Lomba Agustusan di Desa Bejiruyung

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:24 WIB

IKA UNIJA Madura Kaji Wacana Kabupaten Kepulauan Sumenep Lewat Forum Akademik

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:13 WIB

Kapolresta Ariek Perkuat Sinergi dengan Insan Pers, Kunjungi Kantor PWRI Sumenep

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:46 WIB

Pemkab Bangkalan Percepat Sekolah Rakyat, Ditargetkan Siap Tahun Ajaran 2027

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:37 WIB

JMSI Sumenep Dorong Kemitraan dengan Polresta Lebih Terbuka dan Profesional

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:27 WIB

UKM PSHT UTM Raih Piala Rektor dan Juara Umum 3 di Ajang Trunojoyo Cup IV

Berita Terbaru