Soal Ekspansi Eksplorasi KEI, Dewan Putra Kangean Minta SKK Migas Tidak Kaku

Redaksi Nolesa

Jumat, 4 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Sumenep, Moh. Hanafi (foto: ist)

Anggota DPRD Sumenep, Moh. Hanafi (foto: ist)

SUMENEP, NOLESA.COM – Polemik ekspansi eksplorasi PT Kangean Energy Indonesia Ltd (KEI) terus memicu reaksi. Kali ini Anggota DPRD Sumenep, Moh. Hanafi, yang merupakan putra daerah setempat juga angkat bicara terkait persoalan tersebut.

Mas Han, sapaan akrab anggota dewan 4 periode itu mendorong SKK Migas lebih terbuka mendengar aspirasi masyarakat setempat yang merasa keberatan terkait ekspansi eksplorasi KEI itu.

Baca Juga :  Rapat Paripurna Pembentukan Fraksi-fraksi DPRD Sumenep Tuntas

“Sebab bagaimanapun aspirasi mereka tidak berangkat dari ruang hampa. Kekhawatiran tentang kerusakan lingkungan akibat eksplorasi sesuatu yang wajar sehingga perlu penjelasan yang utuh,” kata Mas Han kepada media, Kamis, 3 Juli 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Politikus Partai Demokrat ini menilai pola komunikasi dan kehumasan SKK Migas perlu dievaluasi, agar terjalin kesepahaman antara perusahaan dengan warga setempat.

Baca Juga :  Empat Prioritas Tahun 2023

“Saya melihat komunikasi yang dibangun oleh SKK Migas ini kaku, dan cenderung formalistik. Masyarakat itu butuh pendekatan yang utuh, tidak cukup hanya dengan penjelasan yang formal. Yang paling penting harus paham kearifan lokal masyakat Sumenep, terutama Pulau Kangean sebagi daerah terdampak,” katanya.

Lebih lanjut, Mas Han menekankan agar SKK Migas lebih akomodatif dalam menyikapi polemik KEI dengan warga Kangean.

Baca Juga :  Momentum Hardiknas, Ketua Dewan Sumenep Kiai Hamid Ajak Teladani Jejak Ki Hajar Dewantara menuju Indonesia Emas 2045

“SKK Migas harus mencari format terbaik agar polemik KEI ini segera berakhir,” pesannya.

Pemkab Sumenep, lanjut Hanafi, mesti berjibaku dalam proses penyelesaian tersebut.

“Kami mendesak agar pemerintah daerah segera menyelesaikan polemik atau sengketa uji seismik KEI. Pemerintah harus hadir menjadi fasilitator menyelesaikkan polemik ini,” tandas Mas Han.(*)

Penulis : Arif

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

Tingkatkan Literasi Siswa, PBSI UNY Latih Guru SMP Kulon Progo Susun Perangkat Pembelajaran Berbasis Deep Learning
Gubernur Khofifah Apresiasi Peran JMSI Jatim dalam Penguatan Media
Ratna Juwita: Perdamaian AS-Iran Jadi Peluang Perkuat Ketahanan Energi Nasional
Said Abdullah Tegaskan PDIP sebagai Partai Penyeimbang Pemerintah
Pemkab Sumenep Launching Logo Hari Jadi ke-758
Polres Sumenep Rayakan Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dengan Berbagi kepada Pemulung
Wakil Bupati Sumenep Salurkan Bantuan kepada Korban Kebakaran di Giligenting
DPRD Trenggalek Perjuangkan PPPK Tak Terdampak Pembatasan Belanja Pegawai

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:48 WIB

Tingkatkan Literasi Siswa, PBSI UNY Latih Guru SMP Kulon Progo Susun Perangkat Pembelajaran Berbasis Deep Learning

Senin, 22 Juni 2026 - 21:59 WIB

Gubernur Khofifah Apresiasi Peran JMSI Jatim dalam Penguatan Media

Minggu, 21 Juni 2026 - 20:02 WIB

Ratna Juwita: Perdamaian AS-Iran Jadi Peluang Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Minggu, 21 Juni 2026 - 11:40 WIB

Said Abdullah Tegaskan PDIP sebagai Partai Penyeimbang Pemerintah

Jumat, 19 Juni 2026 - 23:02 WIB

Polres Sumenep Rayakan Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dengan Berbagi kepada Pemulung

Berita Terbaru

Suara Perempuan

Nyaman dalam Ketakutan

Minggu, 21 Jun 2026 - 11:17 WIB