SUMENEP, NOLESA.COM – Polemik ekspansi eksplorasi PT Kangean Energy Indonesia Ltd (KEI) terus memicu reaksi. Kali ini Anggota DPRD Sumenep, Moh. Hanafi, yang merupakan putra daerah setempat juga angkat bicara terkait persoalan tersebut.
Mas Han, sapaan akrab anggota dewan 4 periode itu mendorong SKK Migas lebih terbuka mendengar aspirasi masyarakat setempat yang merasa keberatan terkait ekspansi eksplorasi KEI itu.
“Sebab bagaimanapun aspirasi mereka tidak berangkat dari ruang hampa. Kekhawatiran tentang kerusakan lingkungan akibat eksplorasi sesuatu yang wajar sehingga perlu penjelasan yang utuh,” kata Mas Han kepada media, Kamis, 3 Juli 2025.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Politikus Partai Demokrat ini menilai pola komunikasi dan kehumasan SKK Migas perlu dievaluasi, agar terjalin kesepahaman antara perusahaan dengan warga setempat.
“Saya melihat komunikasi yang dibangun oleh SKK Migas ini kaku, dan cenderung formalistik. Masyarakat itu butuh pendekatan yang utuh, tidak cukup hanya dengan penjelasan yang formal. Yang paling penting harus paham kearifan lokal masyakat Sumenep, terutama Pulau Kangean sebagi daerah terdampak,” katanya.
Lebih lanjut, Mas Han menekankan agar SKK Migas lebih akomodatif dalam menyikapi polemik KEI dengan warga Kangean.
“SKK Migas harus mencari format terbaik agar polemik KEI ini segera berakhir,” pesannya.
Pemkab Sumenep, lanjut Hanafi, mesti berjibaku dalam proses penyelesaian tersebut.
“Kami mendesak agar pemerintah daerah segera menyelesaikan polemik atau sengketa uji seismik KEI. Pemerintah harus hadir menjadi fasilitator menyelesaikkan polemik ini,” tandas Mas Han.(*)
Penulis : Arif
Editor : Ahmad Farisi










