Sering Dianggap sebagai Partai Warisan Bung Karno, Ini Sejarah Singkat Berdirinya PDIP

Diyo Alvarez

Rabu, 16 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Politik, NOLESA.com – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) merupakan salah satu partai politik yang memiliki sejarah panjang dan peran penting dalam politik Indonesia. Berdiri pada tanggal 10 Januari 1973, PDIP lahir sebagai salah satu respons terhadap rezim Orde Baru yang saat itu dipimpin oleh Presiden Soeharto.

Dengan dasar-dasar demokrasi dan semangat perjuangan, PDIP tumbuh menjadi salah satu kekuatan politik yang memainkan peran sentral dalam pembentukan dan perkembangan demokrasi di Indonesia.

Melansir situs resmi PDIP, sejarah PDIP dapat dirunut mulai dari Partai Nasional Indonesia (PNI) yang didirikan oleh Ir Soekarno pada 4 Juli 1927. PNI bergabung dengan Partai Musyawarah Rakyat Banyak (Partai Murba), Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia (IPKI), Partai Kristen Indonesia (Parkindo) dan Partai Katolik. Partai gabungan tersebut kemudian dinamakan Partai Demokrasi Indonesia (PDI) pada 10 Januari 1973.

Sejak 10 Januari 1973 itu, PDIP resmi didirikan di Semarang oleh sejumlah tokoh yang memiliki visi untuk membangun partai yang memperjuangkan demokrasi, hak asasi manusia, dan kesejahteraan sosial. Partai ini mengadopsi semboyan “Kebenaran, Keadilan, dan Kemakmuran” sebagai landasan perjuangan.

PDIP mengalami perjalanan yang tidak mudah dalam menghadapi rezim Orde Baru yang otoriter. Partai ini sering mengalami tekanan dan intimidasi dari pemerintah, namun tetap teguh dalam pendiriannya untuk memperjuangkan demokrasi dan reformasi politik. Meskipun begitu, PDIP juga mengalami perpecahan internal yang mengakibatkan munculnya faksi-faksi yang berbeda.

Baca Juga :  Pilkada Jatim, PDI Perjuangan Masih Perkasa

Peran penting PDIP terlihat dalam perjuangan politik dan demokrasi Indonesia. Setelah jatuhnya rezim Orde Baru pada tahun 1998, PDIP menjadi salah satu kekuatan politik yang berkontribusi dalam proses reformasi. Megawati Soekarnoputri, putri dari mantan Presiden Soekarno, menjadi sosok sentral dalam perubahan politik tersebut. Ia terpilih sebagai Presiden Republik Indonesia kelima dan pertama bagi Indonesia dalam era reformasi.

Selain itu, PDIP juga turut berperan dalam penyusunan dan pengesahan UUD 1945 hasil amendemen, yang memberikan landasan hukum bagi demokrasi di Indonesia. Partai ini juga mengusung isu-isu penting seperti hak asasi manusia, perlindungan lingkungan, dan kesejahteraan rakyat.

Baca Juga :  Setelah PAN, H Achmad Fauzi Wongsojudo Dapat Dukungan dari PBB untuk Maju di Pilkada Sumenep

Hingga kini, PDIP tetap memiliki peran yang signifikan dalam politik Indonesia. Partai ini berhasil meraih dukungan luas dan memiliki basis massa yang kuat di berbagai wilayah. Dalam pemilihan umum, PDIP kerap menjadi salah satu partai terbesar dengan jumlah kursi yang signifikan di parlemen.

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) merupakan cerminan dari semangat perjuangan untuk demokrasi, keadilan, dan kesejahteraan sosial. Berdiri di tengah-tengah tantangan dan perubahan dalam dinamika politik Indonesia, PDIP telah mengukir jejak sejarah yang tak terhapuskan dalam pembangunan demokrasi dan perkembangan negara.

Berita Terkait

Said Abdullah Tegaskan PDIP sebagai Partai Penyeimbang Pemerintah
Hasto Apresiasi Bulan Bung Karno di Blitar, Nilai Ajaran Soekarno Hidup di Tengah Masyarakat
Istana Gebang Bakal Disulap Jadi Ruang Edukasi Kebangsaan Menyenangkan Bagi Gen Z
Hadiri PKB Jabar Fest, Cak Imin Tegaskan Garis Pengabdian Partai
Di Lumajang, Ketua DPD PDIP Jatim Tegaskan Kekuatan Partai
Kang Cucun Ajak Santri Melek Teknologi dan AI Saat Hadir di Cipasung
Mesin Banteng Ponorogo Dipanaskan, Target Kursi DPRD Ditambah
Sekretaris PDIP Jatim: Gen Z Bisa Jadi Penentu Nasib Partai di Pemilu 2029

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 11:40 WIB

Said Abdullah Tegaskan PDIP sebagai Partai Penyeimbang Pemerintah

Selasa, 16 Juni 2026 - 15:26 WIB

Hasto Apresiasi Bulan Bung Karno di Blitar, Nilai Ajaran Soekarno Hidup di Tengah Masyarakat

Senin, 15 Juni 2026 - 13:38 WIB

Istana Gebang Bakal Disulap Jadi Ruang Edukasi Kebangsaan Menyenangkan Bagi Gen Z

Minggu, 14 Juni 2026 - 22:59 WIB

Hadiri PKB Jabar Fest, Cak Imin Tegaskan Garis Pengabdian Partai

Minggu, 14 Juni 2026 - 14:52 WIB

Di Lumajang, Ketua DPD PDIP Jatim Tegaskan Kekuatan Partai

Berita Terbaru

Suara Perempuan

Nyaman dalam Ketakutan

Minggu, 21 Jun 2026 - 11:17 WIB