Ringankan Beban Petani Tembakau, Pemkab Sumenep Salurkan Bantuan Pupuk

Redaksi Nolesa

Sabtu, 6 Agustus 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, NOLESA.com — Memasuki musim tanam tembakau tahun ini petani di Sumenep, Madura, Jawa Timur mulai melakukan penanam.

Karenanya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, mulai menyalurkan bantuan pupuk NPK gratis kepada petani tembakau.

Saat ini, Pemkab Sumenep telah menyalurkan bantuan pupuk NPK gratis kepada 69 kelompok tani (poktan).

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sumenep Arif Firmanto menyampaikan, penyaluran bantuan dilakukan sebagai salah satu upaya Pemerintah mendorong produktivitas petani di ujung timur pulau garam.

“Kami ingin mengurangi beban biaya produksi para petani. Intinya, kami berharap kualitas produksi pertanian, terutama tembakau bisa lebih baik,” kata Arif Firmanto, saat penyerahan bantuan di Balai Penyuluhan Pertanian Kostratani, Kecamatan Manding. Rabu, 3 Agustus 2022 kemarin.

Baca Juga :  Datang ke Sumenep Maunya Transaksi, Pria ini Malah Apes Ketangkap Polisi

Kadis Arif menambahkan, pupuk NPK yang diberikan pemerintah kepada 69 kelompok tani (poktan) di Sumenep lebih kurang 163.600 kilogram.

“Anggaran pengadaan pupuk bersumber dari APBD I,” ujarnya.

Ditemui di lokasi, Ketua Poktan Addarojah, Desa Gading, Kecamatan Manding, Dawi menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan pemerintah kepada para petani.

Baca Juga :  Pemkab Sumenep Sukses Gelar Lomba Nadhom Imriti

“Alhamdulillah, kami bersyukur, bantuan pupuk dari pemerintah sangat besar manfaatnya. Apalagi, saat ini kami sudah mulai menggarap lahan,” kata Dawi dengan penuh syukur.(*)


Penulis : Rusydiyono

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

Pemkab Bangkalan Matangkan Usulan Titik Listrik Desa
Pemkab Sumenep dan Blitar Jalin Kerja Sama Pembangunan
Festival Tani Ganding 2026 Didorong Jadi Percontohan di Sumenep
Said Abdullah: Evaluasi UU P2SK Perlu Didahulukan Sebelum Regulasi Baru
Hari Tani Nasional 2026: Menguatkan Pertanian, Meneguhkan Swasembada Pangan
Novita Hardini Minta Rencana Ekspor Satu Pintu Dikaji Agar Tak Ganggu Industri
Wabup Sumenep Dorong MEC Jadi Ruang Pelestarian Budaya
Gus Muhaimin Dorong Lulusan Universitas Ibrahimy Jadi Penggerak Kemajuan Daerah

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 13:23 WIB

Pemkab Bangkalan Matangkan Usulan Titik Listrik Desa

Jumat, 25 September 2026 - 07:05 WIB

Pemkab Sumenep dan Blitar Jalin Kerja Sama Pembangunan

Kamis, 24 September 2026 - 14:17 WIB

Festival Tani Ganding 2026 Didorong Jadi Percontohan di Sumenep

Kamis, 24 September 2026 - 13:37 WIB

Said Abdullah: Evaluasi UU P2SK Perlu Didahulukan Sebelum Regulasi Baru

Kamis, 24 September 2026 - 13:28 WIB

Hari Tani Nasional 2026: Menguatkan Pertanian, Meneguhkan Swasembada Pangan

Berita Terbaru

Wabup Bangkalan Moch. Fauzan Ja’far memimpin rakor pemenuhan titik usulan listrik desa (Foto: Istimewa)

Daerah

Pemkab Bangkalan Matangkan Usulan Titik Listrik Desa

Jumat, 25 Sep 2026 - 13:23 WIB

Pemkab Sumenep dan Blitar Jalin Kerja Sama Pembangunan (Foto: Istimewa)

Daerah

Pemkab Sumenep dan Blitar Jalin Kerja Sama Pembangunan

Jumat, 25 Sep 2026 - 07:05 WIB