Presidensial Threshold Kembali di Gugat ke MK, Ini Kata Direktur Pusako

Redaksi Nolesa

Rabu, 15 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Feri Amsari via kompas.com

Feri Amsari via kompas.com

Jakarta, nolesa.com – Presidensial Threshold atau ambang batas pencalonan presiden kembali menuai resistensi publik. Bahkan, dalam sepekan terakhir, diketahui telah ada tiga gugatan yang diajukan ke Mahkamah Konstitusi (MK) yang memohon agar presidensil threshold dibatalkan.

Para pemohon itu antara lain adalah Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Ferry Juliantono, dan Anggota DPD Bustami Zainudin.

Baca Juga :  Membawa Semangat Perubahan, Kiai Unis Daftar Bacabup Sumenep Melalui PPP

Menyikapi hal itu, Direktur Pusat Studi Konstitusi (Pusako) Universitas Andalas Padang, Feri Amsari juga ikut berkomentar terkait presidensial threshold yang sebelumnya telah berkali-kali di gugat ke MK itu. Menurut Feri, ambang batas pencalonan presiden yang terdapat dalam Pasal 222 UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu itu bertentangan dengan konstitusi.

Sebab menurut Feri,  Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 sendiri menurutnya
tidak pernah mengatur ambang batas pencalonan presiden. Dia menyebut konstitusi secara tegas meniadakan ambang batas pencalonan presiden.

“Pasal 6 ayat 2 UUD 1945, konstitusi sudah memerintahkan, mengatur, secara tegas bahwa untuk aturan main pencalonan mereka sudah atur secara jelas. Tidak ada ambang batas pencalonan. Jadi, tidak ada presidential candidacy threshold di konstitusi kita, nol,” kata Feri dalam diskusi yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagaimana dikutip CNN Indonesia pada Selasa (14/12).

Berita Terkait

PDIP Tulungagung Buka Pintu Lebar bagi Gen Z
Gus Muhaimin Dorong Pembaruan Arah Gerak PKB saat Hadiri Akpolbang
Ketua DPD PDIP Jatim Usulkan Skema Baru Ambang Batas Parlemen
Sigap, Baguna PDIP Sumenep Bantu Warga Kepulauan Berobat ke Rumah Sakit Pemekasan
JMSI Sumenep Bahas Pro dan Kontra Pilkada Melalui DPRD
Tanam Ribuan Mangrove di Surabaya, Sekjen PDIP Serukan Politik Ekologi Berkelanjutan
Siapkan Pemimpin Masa Depan, PKB Dalami Kapasitas Calon Ketua DPW se-Indonesia
Said Abdullah Kembali Pimpin PDIP Jawa Timur

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 20:14 WIB

Gus Muhaimin Dorong Pembaruan Arah Gerak PKB saat Hadiri Akpolbang

Jumat, 30 Januari 2026 - 13:27 WIB

Ketua DPD PDIP Jatim Usulkan Skema Baru Ambang Batas Parlemen

Selasa, 27 Januari 2026 - 23:34 WIB

Sigap, Baguna PDIP Sumenep Bantu Warga Kepulauan Berobat ke Rumah Sakit Pemekasan

Rabu, 21 Januari 2026 - 16:01 WIB

JMSI Sumenep Bahas Pro dan Kontra Pilkada Melalui DPRD

Sabtu, 17 Januari 2026 - 23:45 WIB

Tanam Ribuan Mangrove di Surabaya, Sekjen PDIP Serukan Politik Ekologi Berkelanjutan

Berita Terbaru

(for NOLESA.COM)

Mimbar

Gema Ramadan, Turunnya Sebuah Peradaban Suci

Selasa, 17 Feb 2026 - 15:21 WIB