Pojok SPP, Inovasi Puskesmas Ganding Turunkan Angka PTM

Redaksi Nolesa

Jumat, 21 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pojok SPP Puskesmas Ganding (Foto: ist/nolesa.com)

Pojok SPP Puskesmas Ganding (Foto: ist/nolesa.com)

Sumenep, NOLESA.com – Dalam upaya menurunkan angka penyakit tidak menular (PTM) khususnya di wilayah Kecamatan Ganding, Sumenep, Puskesmas Ganding meluncurkan inovasi terbaru berupa pojok SPP (Skrining Pasien dan Pengantar).

Inovasi ini merupakan respons konkret terhadap meningkatnya prevalensi penyakit tidak menular, seperti hipertensi dan diabetes mellitus, yang sering dianggap sepele oleh masyarakat karena tidak menimbulkan gejala yang jelas.

Puskesmas Ganding telah menjalankan program ini sejak September 2024 dan langsung dirasakan manfaatnya oleh pasien dan pendamping yang berkunjung. Program skrining ini mencakup pengukuran tekanan darah, berat badan, suhu tubuh, pengisian kuesioner riwayat kesehatan, serta penilaian risiko penyakit. Petugas skrining ditempatkan di pintu masuk utama dan area pendaftaran untuk memastikan seluruh pengunjung menjalani proses ini.

Kepala Puskesmas Ganding, dr. Ahmad Jauhari, M.Si, menjelaskan bahwa tujuan utama dari inovasi SPP ini adalah untuk mendeteksi secara dini gejala penyakit tidak menular, seperti hipertensi dan diabetes mellitus, yang sering kali tidak menunjukkan gejala.

Baca Juga :  Demi Pemerataan Pendidikan, Kemenag Sumenep Gelar AKGTK Periode 2 di Daratan dan Kepulauan

“Dengan deteksi dini, kami bisa segera mengambil langkah-langkah pencegahan yang tepat dan memberikan perawatan yang sesuai bagi pasien,” ungkap dr. Ahmad, Jumat 21 Maret 2025.

Melalui penerapan Inovasi Pojok Skrining “SPP”, diharapkan Puskesmas Ganding dapat lebih efektif dalam mendeteksi faktor risiko penyakit sejak dini. Dengan demikian, langkah pencegahan dapat dilakukan lebih cepat, sehingga mencegah terjadinya penyakit yang lebih serius di kemudian hari.

Baca Juga :  Sah! Mbak Nia Pimpin GOW Sumenep Masa Bakti 2025–2030

Inovasi ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin, baik untuk diri sendiri maupun bagi pendamping pasien.

“Dengan langkah pencegahan yang tepat, masyarakat di Kecamatan Ganding dapat terhindar dari penyakit tidak menular yang semakin hari semakin meningkat,” tegas dia.

“Inovasi ini merupakan cara kami memaksimalkan semangat Bismillah Melayani,” imbuhnya.

Penulis : Rusydiyono

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

Hari Kebebasan Pers Sedunia, Ketua Dewan Pers Ajak Utamakan Berita Berkualitas
Pemilu Mendatang, PDIP Sumenep Target 15 Kursi di DPRD
Arinna Premium Hijab Buktikan Kualitas Brand Lokal di Ajang Sedasa Summit
May Day 2026, Presiden Prabowo Tegaskan Komitmennya untuk Buruh
HAKIN 2026, KI Sumenep Dorong Akses Informasi Publik yang Transparan
Kemenpora Buka Program TPON, Berikut Syaratnya
Putri Ramadani Terpilih sebagai Ketua IPPNU Sumenep, Berikut Targetnya
Legislator PKB Soroti Kasus TBC di Banyuwangi, Inilah 4 Catatannya

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 19:53 WIB

Hari Kebebasan Pers Sedunia, Ketua Dewan Pers Ajak Utamakan Berita Berkualitas

Minggu, 3 Mei 2026 - 10:29 WIB

Pemilu Mendatang, PDIP Sumenep Target 15 Kursi di DPRD

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:12 WIB

Arinna Premium Hijab Buktikan Kualitas Brand Lokal di Ajang Sedasa Summit

Jumat, 1 Mei 2026 - 16:39 WIB

May Day 2026, Presiden Prabowo Tegaskan Komitmennya untuk Buruh

Kamis, 30 April 2026 - 14:47 WIB

HAKIN 2026, KI Sumenep Dorong Akses Informasi Publik yang Transparan

Berita Terbaru

Pemilu Mendatang, PDIP Sumenep Target 15 Kursi di DPRD (Foto: Istimewa)

Politik

Pemilu Mendatang, PDIP Sumenep Target 15 Kursi di DPRD

Minggu, 3 Mei 2026 - 10:29 WIB