Pasca Sosialisasi Pergub Nomor 10, Bagian Perekonomian dan SDA Segera Bertemu Petani

Redaksi Nolesa

Rabu, 15 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, NOLESA.com — Keberadaan Peraturan Gubernur (Pergub) Jawa Timur Nomor 10 Tahun 2022 tentang Arah Kebijakan Perlindungan dan Pengembangan Pertembakauan, tidak cukup sebatas disosialisasikan kepada petani.

Karenanya, Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Sekretariat Daerah Sumenep akan temui kelompok tani sebagai tindak lanjut pasca sosialisasi Pergub Nomor 10 Tahun 2022 tersebut.

Sebagaimana disampaikan Analisis Kebijakan Ahli Muda Pertanian, Kelautan, Perikanan, Kelautan Bagian Perekonomian dan SDA Sekretariat Daerah Sumenep, Andi Suprapto, Pergub tersebut merupakan dasar bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan untuk meningkatkan kesejahteraan petani tembakau, termasuk di Sumenep.

“Kita akan mengadakan koordinasi dengan gapoktan serta mensosialisasikan langsung secara tatap muka dengan para kelompok tani. Penyuluhan kita akan berkolaborasi dengan OPD teknis, yaitu DKPP,” tutur Andy, ketika ditemui di ruang kerjanya, Rabu, 15 Juni 2022.

Adapun tujuan dari penyuluhan, lanjut Andy, untuk memberikan pemahaman tentang lahirnya Pergub Jawa Timur Nomor 10 Tahun 2022.

Baca Juga :  Apresiatif, BPRS Bhakti Sumekar Beri Penghargaan Kepada Wisudawan Terbaik INKADHA

“Permasalahan petani di bawah baik masalah pasca panen, masalah harga dan juga kualitas tembakau menjadi prioritas dari kami. Insya Allah akan kami akomodir dan nanti kami sampaikan khususnya kepada pimpinan kami di daerah maupun provinsi,” terang dia.

Andy menyadari bahwasanya tata niaga komoditas tembakau masih berantakan dan belum berpihak pada petani kecil. Mata rantai tata niaga yang melibatkan banyak pedagang kecil dan besar itu melahirkan iklim pasar yang semrawut.

Baca Juga :  Komitmen Bantu Layanan Kesehatan, BPRS Bhakti Sumekar Serahkan Mobil Sehat ke RSUD Moh. Anwar

Atas dasar itulah, Pemerintah Kabupaten Sumenep berkomitmen untuk meningkatkan produktivitas tembakau, yaitu dengan melakukan penyuluhan dan pendampingan teknis kepada petani.

Tidak hanya itu, Pemkab Sumenep melalui dinas terkait akan mendorong adanya bantuan benih, dan pupuk.

“Pembangunan infrastruktur serta akses terhadap peralatan pertanian modern,” Andy memungkasi.(*)


Penulis: Rusydiyono

Editor   : Ahmad Farisi 

Berita Terkait

Inovasi Tiada Henti, BPRS Bhakti Sumekar Resmi Buka Layanan QRIS VA
Jemput Bola, BPRS Bhakti Sumekar Layani Pelajar Buka Tabungan
BPRS Bhakti Sumekar Apresiasi Peluncuran 334 Koperasi Desa Merah Putih di Sumenep
Optimis GOW Sumenep Mampu Dorong Peningkatan IPM, Dirut Fajar: Berdampak Terhadap Perekonomian
Kelebihan Menabung di BPRS Bhakti Sumekar, Simpanan Pelajar Aman dengan Rekening Pribadi Siswa
BBS Sekolah, Cara BPRS Bhakti Sumekar Permudah Siswa Menabung
BPRS Bhakti Sumekar Dukung UMKM Berkembang dengan Program Berani Mitra
Direksi Sambut Kedatangan Dirut BPRS Bhakti Sumekar dari Tanah Suci Makkah

Berita Terkait

Rabu, 22 Oktober 2025 - 13:51 WIB

Inovasi Tiada Henti, BPRS Bhakti Sumekar Resmi Buka Layanan QRIS VA

Sabtu, 13 September 2025 - 16:08 WIB

Jemput Bola, BPRS Bhakti Sumekar Layani Pelajar Buka Tabungan

Senin, 14 Juli 2025 - 12:41 WIB

BPRS Bhakti Sumekar Apresiasi Peluncuran 334 Koperasi Desa Merah Putih di Sumenep

Jumat, 4 Juli 2025 - 23:25 WIB

Optimis GOW Sumenep Mampu Dorong Peningkatan IPM, Dirut Fajar: Berdampak Terhadap Perekonomian

Senin, 23 Juni 2025 - 07:30 WIB

Kelebihan Menabung di BPRS Bhakti Sumekar, Simpanan Pelajar Aman dengan Rekening Pribadi Siswa

Berita Terbaru

JMSI Kabupaten Sumenep menggelar Diskusi Publik, Rabu, 21/1/2026 (Foto: Ist)

News

JMSI Sumenep Bahas Pro dan Kontra Pilkada Melalui DPRD

Rabu, 21 Jan 2026 - 16:01 WIB

(for NOLESA.COM)

Mimbar

Budaya Ngopi dalam Lanskap Kehidupan Modern

Selasa, 20 Jan 2026 - 00:45 WIB