WISATA, NOLESA.COM – Bayangkan berdiri di atas hamparan perbukitan hijau, ditemani semilir angin yang menenangkan, sambil menyaksikan langit perlahan berubah warna.
Itulah pesona yang ditawarkan Teras Langit Sumenep, sebuah destinasi wisata alam yang kini mulai mencuri perhatian para wisatawan.
Wisata ini terletak di Dusun Guk Tabun Timur, Desa Gadu Timur, Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tempat ini menghadirkan panorama yang begitu memikat. Dari ketinggian, mata pengunjung akan dimanjakan oleh pemandangan perbukitan hijau yang membentang luas, berpadu dengan siluet pegunungan dari wilayah Pasongsongan hingga Ambunten.
Lanskapnya terasa begitu alami, seolah mengajak siapa saja untuk sejenak melupakan hiruk pikuk kehidupan sehari-hari.
Teras Langit Sumenep menjadi lokasi sempurna untuk menikmati momen-momen istimewa. Saat pagi tiba, semburat cahaya matahari terbit perlahan muncul dari balik perbukitan, menciptakan suasana magis yang sayang untuk dilewatkan.
Begitu pula saat senja, langit berubah menjadi lukisan berwarna jingga keemasan yang romantis. Tak heran jika tempat ini menjadi favorit bagi pemburu foto dan pencinta alam.
Menariknya, keindahan ini bisa dinikmati tanpa harus merogoh kocek dalam-dalam. Tidak ada tiket masuk yang dibebankan kepada pengunjung. Pengunjung hanya perlu membayar biaya parkir sepeda motor sebesar Rp3.000. Dengan biaya yang sangat terjangkau, pengalaman yang didapat terasa begitu berharga.
Meski mengusung konsep sederhana, daya tarik Teras Langit Sumenep justru terletak pada keaslian alamnya. Tidak ada hiruk pikuk berlebihan, hanya suasana tenang yang berpadu dengan keramahan warga sekitar yang siap menyambut dengan hangat. Akses menuju lokasi pun cukup mudah, sehingga cocok untuk dikunjungi bersama keluarga maupun sahabat.
Bagi pengunjung yang merindukan ketenangan, keindahan, dan pengalaman berbeda, Teras Langit Sumenep adalah destinasi yang wajib masuk dalam daftar liburan, khususnya pasca Idulfitri 1447 H, Datanglah, dan rasakan sendiri keajaiban Madura dari ketinggian yang memukau. (*)
Penulis : Rusydiyono










