Memasuki Tahun Ketiga, Kepuasan Masyarakat atas Kinerja Bupati Achmad Fauzi Meningkat

Redaksi Nolesa

Rabu, 11 Januari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, NOLESA.com — Sejak dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Sumenep pada 2021 lalu, pasangan Achmad Fauzi dan Nyai Hj. Dewi Khalifah baru dua tahun menjalankan roda pemerintahan. Maka perlu ada survei kepuasan masyarakat sebagai landasan kerja di tahun ketiga.

Survei dimaksud untuk memperjelas arah program Bupati Achmad Fauzi dan Wakil Bupati Dewi Khalifah yang dibingkai dengan tagline ‘Bismillah Melayani’.

Untuk itu, Bada Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep menggandeng Universitas Brawijaya (Unibraw) Malang untuk melakukan survei kepuasan masyarakat atas kinerja kepemimpinan Bupati Achmad Fauzi dan Wabup Nyai Eva.

“Tentu, survei tersebut dilakukan secara objektif, bukan untuk pencitraan. Tetapi untuk mengukur kesuksesan dan evaluasi program yang belum maksimal,” kata Kepala Bappeda Sumenep, Yayak Nirwahyudi, Rabu 11 Januari 2023.

Mantan Kepala Diskominfo itu menyebutkan ada dua variabel yang dimunculkan dalam survei yang dilakukan pihak Unibraw itu. Pertama, meliputi kinerja pasangan kepala daerah itu di lingkungan pemerintah daerah selama tahun 2022. Kedua, kinerja selama tahun terakhir pembangunan Sumenep.

“Sedikit masyarakat yang menyatakan kurang puas, sementara mayoritas banyak yang menyukai,” ujarnya.

Yayak sapaan akrabnya, menjelaskan secara detail mengenai hasil survei yang dilakukan secara objektif pada tahun 2022 itu, dinyatakan masyarakat mayoritas puas.

Baca Juga :  Bupati Achmad Fauzi Perintahkan Kades Segera Cairkan BLT DD

Adapun perinciannya, 60 persen masyarakat menyatakan puas dan 16 persen merasa sangat puas dengan kinerja pasangan Bupati Achmad Fauzi dan Wabup Nyai Eva.

Sedangkan untuk kategori kurang puas, lanjut Yayak, angka kurang puas lebih sedikit yakni persentasenya 18,8 persen dan tidak puas hanya 5,2 persen. Sementara untuk pembangunan, 63,8 persen menyatakan baik. Sedangkan 17,2 persen semakin baik.

Untuk penilaian program yang dinilai berhasil, diantaranya ; biaya berobat di sektor kesehatan dan biaya pendidikan dasar, baik sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP), juga keberhasilan lain di bidang listrik yang sudah merata.

“Yang sudah dinyatakan berhasil itu di antaranya peningkatan kualitas standar pelayanan dan pembangunan kesehatan dasar,” ungkap Yayak.

Baca Juga :  Dinkes P2KB Sumenep Gelar Skrining Kesehatan Jiwa bagi Siswa MI

Secara terpisah, Peneliti Universitas Brawijaya (Unibraw) Tri Hendra Wahyudi menyampaikan, survei itu dengan pendekatan atau metode multi stage random untuk responden berusia 17 tahun ke atas. Responden tersebar di 27 kecamatan yang dilakukan pada Oktober 2022.

Peneliti Unibraw itu juga menyebutkan, penelitian itu dibidik pada kinerja di bidang kesehatan, yang sangat terlihat dengan komitmen dalam menerapkan program universal health coverage (UHC).

“Masyarakat sangat merasa terbantu dengan penerapan program yang diluncurkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep itu,” tutup Tri Hendra Wahyudi.


Penulis : Rusydiyono

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

Bupati Sumenep Wajibkan Tamu Luar Daerah Diberi Hadiah Keris
Bupati Sumenep Tetapkan Harga Impas Tembakau 2026, Lindungi Petani dari Harga Rendah
Pemkot Batam Perluas Akses Beasiswa, Anak Hinterland Kini Tembus Kampus-Kampus Terbaik Indonesia
Jangan Terkecoh Konten Viral! Pakar Siber Beberkan Alasan Konten Bisa Dihapus
SKK V Resmi Dibuka, Kopri PMII Sumenep Siapkan Kader Perempuan Pelopor Perubahan Sosial
IKA UNIJA Madura Kaji Wacana Kabupaten Kepulauan Sumenep Lewat Forum Akademik
Kapolresta Ariek Perkuat Sinergi dengan Insan Pers, Kunjungi Kantor PWRI Sumenep
Pemkab Bangkalan Percepat Sekolah Rakyat, Ditargetkan Siap Tahun Ajaran 2027

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 07:03 WIB

Bupati Sumenep Wajibkan Tamu Luar Daerah Diberi Hadiah Keris

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:29 WIB

Bupati Sumenep Tetapkan Harga Impas Tembakau 2026, Lindungi Petani dari Harga Rendah

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:55 WIB

Pemkot Batam Perluas Akses Beasiswa, Anak Hinterland Kini Tembus Kampus-Kampus Terbaik Indonesia

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:30 WIB

Jangan Terkecoh Konten Viral! Pakar Siber Beberkan Alasan Konten Bisa Dihapus

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:24 WIB

IKA UNIJA Madura Kaji Wacana Kabupaten Kepulauan Sumenep Lewat Forum Akademik

Berita Terbaru