Ketum Pinter Rizayati : Penting Kita Perkuat Nilai-nilai Multikultural

Redaksi Nolesa

Jumat, 21 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, NOLESA.COM – Negara Kesatuan Republik Indonesia merupakan sebuah kesatuan dari beragam suku bangsa yang memiliki banyak perbedaan, mulai bahasa, etnik, kepercayaan maupun idiologi yang dianut.

Atas dasar perbedaan itulah, perlu adanya kesadaran bersama elemen bangsa guna merawat keberagaman itu. Sebab, jikalau kemajemukan ini tidak terawat dengan baik akan menjadi memicu konflik.

Seperti yang diutarakan Ketua Umum Partai Indonesia Terang (Pinter) Hj. Rizayati bahwa perbedaan dapat mempererat persatuan, dengan catatan diimbangi dengan sikap saling tolerir antar warga bangsa Indonesia.

“Bangsa Indonesia merupakan bangsa yang majemuk dan plural yang terdiri dari berbagai macam perbedaan baik secara vertikal maupun horizontal. Secara perspektif horizontal, kemajemukan bangsa kita dapat dilihat dari perbedaan agama, etnis, bahasa daerah juga ada dan budayanya. Ini harus kita rawat, jangan sampai saling menciderai hanya karena perbedaan, seperti yang tengah viral di media sosial dalam beberapa hari terakhir ini,” ucap Ketum Pinter Rizayati, Jumat (21/1/2022).

Ketum Pinter itu juga mengingatkan, penting bagi masyarakat Indonesia untuk memiliki nilai-nilai yang mengikat agar kesatuan bangsa tetap terjaga.

Baca Juga :  Rocky Gerung: Sebaiknya Demokrat Fokus Ke Legislatif

Dan nilai-nilai yang mengikat tersebut, kata penggagas program Indonesia Terang ini, tercermin dalam empat pilar kebangsaan sebagai dasar bernegara. Empat pilar tersebut antara lain, Pancasila sebagai dasar dan Ideologi Negara, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia (UUD NRI) Tahun 1945 sebagai konstitusi Negara serta ketetapan MPR dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai bentuk Negara, dan pilar keempat yakni Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara.

Baca Juga :  Gerak Langkah Sahabat Ganjar Jember

Rizayati menegaskan, untuk meminimalisir terjadinya konflik antar masyarakat yang dilatar belakangi oleh perbedaan ini, perlunya menanamkan nilai-nilai kebersamaan, toleransi, serta mampu menyesuaikan diri dengan berbagai perbedaan.

“Mari kita merawat keberagaman, kita dapat memetik sebuah filosofi permainan musik orchestra, dimana banyak terdapat beragam jenis alat musik. Namun, apabila kita mampu memainkan dan memadu padankan alat-alat music tersebut dengan seirama dan harmonis, maka akan menghasilkan harmoni music yang begitu indah,” Rizayati memungkasi.

Penulis : Wail Arrifqi

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

Daftar Anggota DPRD Partai Hanura di Madura
Mengenang Kudatuli, PDI Perjuangan Sumenep Perkuat Barisan Perjuangan Rakyat
Muspimnas Perempuan Bangsa Teguhkan Peran Perempuan di Politik
PDI Perjuangan Sumenep Salurkan Bantuan untuk Pembangunan Madrasah Diniyah di Gapura
PDIP Surabaya Perkuat Regenerasi dari Akar Rumput, Kader Gen Z Didorong Masuk Kepengurusan Ranting
PKB Siapkan Harlah Ke-28 dengan Regenerasi Pengurus, Aksi Sosial, dan Bahas Arah Baru Ekonomi Konstitusi
Said Abdullah Tegaskan PDIP sebagai Partai Penyeimbang Pemerintah
Hasto Apresiasi Bulan Bung Karno di Blitar, Nilai Ajaran Soekarno Hidup di Tengah Masyarakat

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 20:18 WIB

Daftar Anggota DPRD Partai Hanura di Madura

Selasa, 28 Juli 2026 - 03:31 WIB

Mengenang Kudatuli, PDI Perjuangan Sumenep Perkuat Barisan Perjuangan Rakyat

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:40 WIB

Muspimnas Perempuan Bangsa Teguhkan Peran Perempuan di Politik

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:55 WIB

PDI Perjuangan Sumenep Salurkan Bantuan untuk Pembangunan Madrasah Diniyah di Gapura

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:43 WIB

PDIP Surabaya Perkuat Regenerasi dari Akar Rumput, Kader Gen Z Didorong Masuk Kepengurusan Ranting

Berita Terbaru

(for NOLESA.COM)

Opini

Psychological Safety

Rabu, 16 Sep 2026 - 15:52 WIB

Politik

Daftar Anggota DPRD Partai Hanura di Madura

Senin, 14 Sep 2026 - 20:18 WIB