Ketua Komisi IV DPRD Sumenep Komitmen Perjuangkan Kesejahteraan Guru PAUD dan TK

Redaksi Nolesa

Rabu, 26 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi IV DPRD Sumenep, Mulyadi, SH.,MH.

Ketua Komisi IV DPRD Sumenep, Mulyadi, SH.,MH.

Sumenep, NOLESA.com – Komisi IV Dewa Perwakilan Rakayat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, komitmem akan memperjuangkan kesejahteraan guru Taman Kanak-kanak (TK) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Komitmen Ketua Komisi IV DPRD Sumenep tersebut diungkapkan usai menerima audiensi Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTK) PGRI dan Himpunan Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Usia Dini (Himpaudi) di Graha Paripurna DPRD Sumenep, Selasa 25 Maret 2025, kemarin.

Saat audiensi, kedua organisasi guru TK dan PAUD itu meminta legislatif membantu memperjuangkan nasibnya yang kurang layak sebagai tenaga pendidik. Mereka berharap bisa setara dengan guru SD hingga SMA yang bisa mengajukan sertifikasi guru.

Ketua Komisi IV DPRD Sumenep, Mulyadi, mengaku menyadari bahwa kesejahteraan guru TK dan PAUD merupakan masalah krusial di dunia pendidikan, termasuk di ujung timur Pulau Madura.

Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTK) PGRI dan Himpunan Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Usia Dini (Himpaudi) foto bersama Komisi IV DPRD Sumenep usai melakukan audiensi, Selasa 25/3/2025 (Foto: humas DPRD Sumenep)

Yang sangat miris, kata Mulyadi yang juga Ketua Fraksi Demokrat itu, sebagian dari mereka mengaku hanya digaji Rp100 hingga 200 ribu dalam tempo sebulan.

“Pada dasarnya, teman-teman Himpaudi itu butuh payung hukum terkait keberadaannya. Karena selama ini undang-undang itu tidak mengatur tentang teman-teman pengajar yang ada di PAUD. Beda dengan TK, kalau di TK mereka bisa sertifikasi. Tapi kalau di PAUD, karena dianggapnya non-formal, maka PAUD itu tak punya legitimasi untuk mengajukan sertifikasi guru dan lain-lain. Paling bisanya cuma insentif,” politisi kelahiran Jenangger Batang-Batang itu, Rabu 26 Maret 2025.

Baca Juga :  Dinas Pendidikan Sumenep Siap Melayani Siswa Berkebutuhan Khusus

Komisi IV, lanjut Mulyadi, berjanji akan memerhatikan betul nasip mereka, agar semangatnya dalam mendidik anak bangsa terus terjaga. Karena jika tidak, khawatir mereka alih profesi, dengan alasan pekerjaan guru tidak memberikan kehidupan.

Baca Juga :  Akhirnya 5.224 Tenaga Honorer di Sumenep Terima SK PPPK Paruh Waktu

“Kami masih mencari format untuk persoalan itu. Mungkin nanti akan follow-up. Kami juga akan panggil Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep, mungkin juga akan kunjungan kerja ke Kementerian Pendidikan dan Komisi 10 DPR RI,” sambung Mulyadi.

Bagaimana pun, kata Mulyadi, peran guru TK dan PAUD sangat besar di dunia pendidikan. Sehingga tidak ada alasan legislatif untuk tidak memperjuangkan nasibnya.

“Karena kalau mendengar curhatan mereka tuh sangat miris,” tandas politisi peraih suara tertinggi pada Pileg 2024, kemarin.

Penulis : Wail Arrifqi

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

Pemkab Sumenep Lestarikan Budaya Lewat Baju Adat Keraton
Hari Sumpah Pemuda, Bupati Sumenep Ajak Generasi Muda Perkuat Persatuan
Refleksi Hari Listrik Nasional, Bupati Sumenep Tekankan Pemerataan Akses Energi
BLK dan GP Ansor Sumenep Jalin Kerjasama Perkuat Keterampilan Kader Muda NU
Hadapi POPDA Jatim 2026, Atlet Sumenep Diminta Junjung Sportivitas
Bupati Sumenep Dorong Pelestarian Ayam Bekisar Lewat Lomba Nasional
Kopi Surga PC ISNU Sumenep, Sajikan Kopi Gratis di Malam Puncak HSN 2026
Cegah Kebakaran, Warga Sumenep Diminta Hindari Pembakaran Terbuka

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 07:07 WIB

Pemkab Sumenep Lestarikan Budaya Lewat Baju Adat Keraton

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:32 WIB

Hari Sumpah Pemuda, Bupati Sumenep Ajak Generasi Muda Perkuat Persatuan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:38 WIB

Refleksi Hari Listrik Nasional, Bupati Sumenep Tekankan Pemerataan Akses Energi

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:11 WIB

BLK dan GP Ansor Sumenep Jalin Kerjasama Perkuat Keterampilan Kader Muda NU

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:55 WIB

Hadapi POPDA Jatim 2026, Atlet Sumenep Diminta Junjung Sportivitas

Berita Terbaru

Bupati Fauzi mengenakan baju adat keraton dalam sebuah acara (Foto: Istimewa)

Daerah

Pemkab Sumenep Lestarikan Budaya Lewat Baju Adat Keraton

Kamis, 29 Okt 2026 - 07:07 WIB