Ketua DPRD Sumenep Sorot Program MBG

Redaksi Nolesa

Rabu, 11 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Sumenep Sorot Program MBG (Foto: Humas DPRD)

Ketua DPRD Sumenep Sorot Program MBG (Foto: Humas DPRD)

SUMENEP, NOLESA.COM – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep H. Zainal Arifin menyoroti pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, implementasi program tersebut di lapangan perlu mendapatkan pengawasan serius.

Politikus PDI Perjuangan ini mengaku prihatin dengan berbagai informasi yang beredar terkait penyajian menu MBG di sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dinilai belum layak.

“Saat ini kami masih reses. Setelah reses dan Ramadan selesai, kami akan menggandeng pimpinan dan anggota komisi terkait untuk melakukan sidak ke semua MBG di Sumenep. Saya sudah mengantongi beberapa data MBG yang nakal,” katanya, Rabu, 11 Maret 2026.

Politikus yang akrab disapa Ji Zinal itu menjelaskan, inspeksi mendadak tersebut akan melibatkan sejumlah komisi di DPRD sesuai dengan bidang tugas masing-masing. Komisi IV akan menyoroti aspek gizi dan kualitas makanan yang disajikan kepada penerima manfaat.

Sementara itu, Komisi III akan fokus pada persoalan infrastruktur pendukung, khususnya terkait keberadaan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) di dapur-dapur penyedia makanan.

Baca Juga :  Gubernur Khofifah Apresiasi Peran JMSI Jatim dalam Penguatan Media

Menurutnya, berdasarkan laporan masyarakat, sebagian besar titik MBG di Kabupaten Sumenep masih belum memiliki fasilitas IPAL yang memadai.

“Karena itu kami perlu melakukan sidak ke dapur-dapur MBG yang ada di Sumenep,” tegasnya.

Ia menambahkan, apabila dalam sidak tersebut ditemukan adanya pelanggaran administratif, terutama terkait perizinan maupun fasilitas IPAL, DPRD akan memberikan rekomendasi kepada Bupati Sumenep untuk kemudian diteruskan kepada Badan Gizi Nasional (BGN).

Selain melakukan pengawasan langsung, DPRD juga membuka ruang bagi masyarakat untuk melaporkan apabila menemukan permasalahan dalam pelaksanaan program MBG di lapangan.

Baca Juga :  Jarak Sumenep-Banyuwangi Cukup 45 Menit, Ketahui Jadwal Penerbangannya

Meski demikian, Zainal menegaskan bahwa program MBG tetap perlu dilanjutkan selama benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya para penerima manfaat.

“Selama manfaatnya jelas, ya tetap dilanjutkan. Tapi kalau hanya untuk mencari kesempatan memperkaya oknum-oknum yang ada di MBG, saya rasa program ini akan menjadi program gagal,” tegasnya.

“Semoga pelaksanaan program MBG di Kabupaten Sumenep dapat dikelola secara transparan, tepat sasaran, serta benar-benar mengutamakan kepentingan masyarakat dan peningkatan kualitas sumber daya manusia,” imbuhnya. (*)

Penulis : Wail Arrifki

Berita Terkait

Pemkab Bangkalan Percepat Sekolah Rakyat, Ditargetkan Siap Tahun Ajaran 2027
JMSI Sumenep Dorong Kemitraan dengan Polresta Lebih Terbuka dan Profesional
UKM PSHT UTM Raih Piala Rektor dan Juara Umum 3 di Ajang Trunojoyo Cup IV
Pemkab Bangkalan Genjot Imunisasi dan Tekan Stunting Lewat Lomba Video Inovasi
Tak Perlu ke Luar Kota, Arinna Hidayah Salon & SPA Resmi Hadir di Sumenep
KKN Kolaborasi UIN Saizu Gandeng Karang Taruna Siapkan Lomba Agustusan di Desa Bejiruyung
HUT Ke-81 RI Diawali Doa dan Zikir Kebangsaan
Pemkab Sumenep Perluas Program RTLH, Warga Diminta Jaga dan Manfaatkan Bantuan

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:46 WIB

Pemkab Bangkalan Percepat Sekolah Rakyat, Ditargetkan Siap Tahun Ajaran 2027

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:37 WIB

JMSI Sumenep Dorong Kemitraan dengan Polresta Lebih Terbuka dan Profesional

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:27 WIB

UKM PSHT UTM Raih Piala Rektor dan Juara Umum 3 di Ajang Trunojoyo Cup IV

Selasa, 28 Juli 2026 - 22:54 WIB

Pemkab Bangkalan Genjot Imunisasi dan Tekan Stunting Lewat Lomba Video Inovasi

Selasa, 28 Juli 2026 - 22:41 WIB

Tak Perlu ke Luar Kota, Arinna Hidayah Salon & SPA Resmi Hadir di Sumenep

Berita Terbaru