Kepala Pendidikan Sumenep Jamin Tidak Ada Perpeloncoan dalam Pelaksanaan MPLS

Redaksi Nolesa

Kamis, 21 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, NOLESA.com — Salah satu program sekolah menyambut siswa baru adalah memberikan pengenalan. Dulu program semacam ini diistilahkan dengan masa orientasi siswa (MOS).

Akan tetapi baru-baru ini istilah MOS diganti menjadi MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah).

Tidak sekedar perubahan istilah, Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) lebih kepada edukasi tanpa perpeloncoan kepada setiap siswa baru.

Kepala Dinas Pendidikan Sumenep, Madura Jawa Timur Agus Swi Saputra memastikan pelaksanaan MPLS tidak ada perpeloncoan. Khususnya di satu lembaga pendidikan di bawah naungan Dinas Pendidikan.

“Di Sumenep sudah tidak ada perpeloncoan seperti itu. MPLS kan hanya untuk mengenalkan lingkungan sekolah untuk siswa/siswi baru,” terang Kadis Pendidikan Agus Dwi Saputra kepada awak media, Jumat, 21 Juli 2022.

Baca Juga :  Dewan Pendidikan Kabupaten Sumenep Prakarsai Pelaksanaan Rakor DP se-Indonesia

Pria yang pernah menjabat Camat Lenteng ini mengungkapkan walaupun dari laporan dan pemantauan pelaksanaan MPLS tahun lalu Dinas Pendidikan Sumenep tidak menemukan adanya perpeloncoan, sebagai langkah antisipasi jauh sebelum pelaksanaan MPLS tahun ini pihaknya tetap melakukan imbauan agar tidak ada kegiatan yang mengarah kepada tindakan perpeloncoan.

“Iya, kita juga sudah sosialisasi untuk mengantisipasi dan menghindari terjadinya hal-hal tidak diinginkan. Apalagi kita juga sudah ada pengawas sekolah,” ujar mantan Kabag Pembangunan Setdakab Sumenep ini.

Baca Juga :  Guru dan Murid Yayasan Alhasan Giligenting Kompak Ikut Upacara Pramuka

Kadis Agus menegaskan saat ini tidak layak menggunakan cara-cara lama dalam memberikan program pengenalan kepada siswa baru.

“Fokusnya saat ini ke anak didik, sehingga proses belajar mengajar berjalan dengan baik,” pungkas mantan Kepala Disperindag Sumenep itu dengan nada serius.(*)


Penulis : Rusydiyono

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

Tingkatkan Literasi Siswa, PBSI UNY Latih Guru SMP Kulon Progo Susun Perangkat Pembelajaran Berbasis Deep Learning
Sekolah Rakyat Banyuwangi Capai 75 Persen, Bupati Ipuk Bawa Kabar Baik Saat Bertemu Mensos
Mahasiswa Universitas Annuqayah Borong Juara I dan II Lomba Video Konten Literasi
Pertama di Madura, UTM Resmi Buka Fakultas Kedokteran
Tim PkM FBSB UNY Perkuat Pengetahuan Ekologi Tradisional di Kalangan Pelajar
Mahasiswa Universitas Annuqayah Madura Raih Prestasi Nasional di Ajang Business Plan
SPMB Tahun ini, Sekdaprov Riau Tegaskan Tak Ada Intervensi
UNY Latih Anak-anak Gedongkiwo Ubah Sampah Plastik Menjadi Wayang Edukatif

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:48 WIB

Tingkatkan Literasi Siswa, PBSI UNY Latih Guru SMP Kulon Progo Susun Perangkat Pembelajaran Berbasis Deep Learning

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:47 WIB

Sekolah Rakyat Banyuwangi Capai 75 Persen, Bupati Ipuk Bawa Kabar Baik Saat Bertemu Mensos

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:54 WIB

Mahasiswa Universitas Annuqayah Borong Juara I dan II Lomba Video Konten Literasi

Minggu, 7 Juni 2026 - 21:51 WIB

Pertama di Madura, UTM Resmi Buka Fakultas Kedokteran

Minggu, 7 Juni 2026 - 20:39 WIB

Tim PkM FBSB UNY Perkuat Pengetahuan Ekologi Tradisional di Kalangan Pelajar

Berita Terbaru

Suara Perempuan

Nyaman dalam Ketakutan

Minggu, 21 Jun 2026 - 11:17 WIB