Kak Seto Tandatangani Deklarasi Anti Perundungan di SMP Negeri 2 Sumenep

Redaksi Nolesa

Jumat, 18 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, NOLESA.com — Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia Seto Mulyadi datang ke Sumenep, Madura, Jawa Timur, Jumat 18 November 2022.

Kehadiran Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi ini untuk menghadiri Apel Siaga Perlindungan Siswa di SMP Negeri 2 Sumenep.

Seto Mulyadi atau yang akrab disapa Kak Seto disambut antusiasme siswa-siswi di SMPN 2 itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terlihat hadir Wakil Bupati Sumenep Nyai Dewi Khalifah atau Nyai Eva serta jajaran Forkopimda.

Baca Juga :  Peduli Pendidikan, Kelompok 47 KKN 108 UIN SUKA Yogyakarta Adakan Bimbel dan TPA

Beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah juga ikut serta dalam apel tersebut : Kepala Dinas Pendidikan Agus Dwi Syaputra, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Ferdiansyah Tetrajaya.

Pada kesempatan tersebut Kak Seto banyak memotivasi para siswa-siswi agar semangat belajar.

Kak Seto (berkalung untaian melati) Wabup Sumenep Nyai Eva (pakai kerudung putih) foto bersama Forkopimda, OPD, dan seluruh siswa-siswi SMP Negeri 2 Sumenep di sela-sela Deklarasi Anti Perundungan, Jumat 18/11/2022 (Foto : istimewa)

Selain itu, Kak Seto berpesan kepada para anak didik agar tidak melakukan perundungan antar sesama teman. Selain karena sudah ada undang-undangnya, perundungan sangat merugikan bagi sesama.

“Saya minta tidak ada kekerasan antar siswa atau teman di SMPN 2 Sumenep ini, jadikanlah sekolah ini sebagai lembaga pendidikan yang aman dan nyaman, untuk mendorong proses pembelajaran secara maksimal,” pinta Kak Seto.

Baca Juga :  Bantu Anak Pedesaan Mahir Berbahasa Inggris, English Student Association UNISMA Gelar Social Working and Extra Teaching di Desa Balesari

Di tempat yang sama, Kepala Sekolah SMPN 2 Sumenep Nanik Mujiati mengaku kalau kedatanhan Kak Seto telah banyak memberikan pelajaran kepada para anak didiknya, terutama untuk memotivasi rajin dan tekun belajar.

“Sekaligus mencegah perundungan di antara siswa,” ujar guru Bupati Achmad Fauzi waktu duduk di bangku SMP itu.

Baca Juga :  Apa Saja Hak Hukum Warga Negara?

“Semoga para siswa termotivasi agar rajin belajar dan menekuni potensi sesuai bidang keahliannya untuk meraih cita-cita, karena Kak Seto juga mengisahkan kehidupannya sejak kecil hingga saat ini,” imbuhnya memungkasi.

Acara tersebut dilanjutkan dengan Deklarasi Anti Perundungan SMP Negeri 2 Sumenep. Deklarasi tersebut ditandatangani oleh Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia Seto Mulyadi bersama Wakil Bupati Sumenep Hj. Dewi Khalifah serta unsur Forkopimda, dan Kepala OPD terkait.


Penulis : Rusydiyono

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

Ilkom UNPAM Perkuat Komunikasi Digital Bank Sampah Sentosa
GP Ansor Jatim Lepas Kader Kuliah di Tiongkok
Gus Muhaimin Dorong Lulusan Universitas Ibrahimy Jadi Penggerak Kemajuan Daerah
Tekan Persoalan Sampah, KKN Posko 43 Bangun Rocket Stove di PP Mis Annibros I
Menghidupkan Prajurit Keraton di Jemari Generasi Alpha
KKN Kolaborasi UIN Saizu Gandeng Karang Taruna Siapkan Lomba Agustusan di Desa Bejiruyung
Disdik Sumenep Siapkan Renovasi Rumah Dinas Rusak Guru SDN Berakas Raas
Naik Kelas, OPEC 2026 UPI Sumenep Kini Jadi Ajang Olimpiade Tingkat Jawa Timur

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:17 WIB

Ilkom UNPAM Perkuat Komunikasi Digital Bank Sampah Sentosa

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:26 WIB

GP Ansor Jatim Lepas Kader Kuliah di Tiongkok

Rabu, 23 September 2026 - 08:05 WIB

Gus Muhaimin Dorong Lulusan Universitas Ibrahimy Jadi Penggerak Kemajuan Daerah

Rabu, 16 September 2026 - 16:11 WIB

Tekan Persoalan Sampah, KKN Posko 43 Bangun Rocket Stove di PP Mis Annibros I

Jumat, 21 Agustus 2026 - 08:43 WIB

Menghidupkan Prajurit Keraton di Jemari Generasi Alpha

Berita Terbaru

Bupati Fauzi mengenakan baju adat keraton dalam sebuah acara (Foto: Istimewa)

Daerah

Pemkab Sumenep Lestarikan Budaya Lewat Baju Adat Keraton

Kamis, 29 Okt 2026 - 07:07 WIB