Jogja Darurat Klitih, Ini Tanggapan LBH Ansor D.I.Y

Redaksi Nolesa

Jumat, 8 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yogyakarya, NOLESA.COM — Dalam sepekan terakhir, warga Jogja kembali diselimuti rasa was-was dengan maraknya aksi klitih yang sejumlah anak jalanan.

Baru-baru ini, aksi kekerasan itu terjadi di Gedongkuning, Kotagede, dan menewaskan anak anggota DPRD Kebumen.

Sehari kemudian, hal yang sama juga terjadi di Jl. Godean Sleman dan Jl. Pundak, Bantul.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menyikapi hal itu, Lembaga Bantuan Hukum Daerah Istimewa Yogyakarta (LBH Ansor D.I.Y) angkat bicara.

Baca Juga :  Peringati Hari Guru, Ketua Fraksi Demokrat Sumenep Kunjungi Guru Masa Kecilnya

Dalam pers rilis yang diterima nolesa.com pada Jum’at (8/4/2022) LBH Ansor D.I.Y mengecam keras pelaku klitih dan meminta Pemprov D.I.Y untuk menindak tegas kejahatan jalanan itu.

Berikut pernyataan sikap LBH Ansor D.I.Y yang diterima nolesa.com:

1. Mengecam Pelaku klitih dan kriminalitas lain yang banyak masyarakat Yogyakarta.

Baca Juga :  DPRD Sumenep Minta Pemkab Perhatikan Jalan Menuju Wisata Pantai Lombang

2. Menuntut dan meminta kepada Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta untuk segera melakukan koordinasi dengan semua pihak dan stakeholder yang ada di Yogyakarta untuk berkolaborasi dan melakukan penindakan yang tegas terhadap pelaku klitih.

3. Menuntut dan meminta kepada Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta untuk dengan nyata memberikan perlindungan kepada seluruh warga masyarakat Yogyakarta terutama tindak kriminal lain Yogyakarta.

4. Meminta kepada jajaran Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta untuk selalu mengadakan patrolidan kontrol jalan-jalan pada waktu-waktu yang dianggap rawan akan pelaku klitih.

Baca Juga :  Rangsang Masyarakat Bayar Pajak, BPPKAD Sumenep Turba Lakukan Sosialisasi

5. Meminta kepada Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta dan Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta dalam waktu yang cepat untuk segera berkoordinasi dan berkolaborasi dengan segenap organisasi keagamaan dan kepemudaan dalam penyadaraan dan penanggulan rawan klitih dan tindak kriminal di Yogyakarta.

Penulis: Aris
Editor: Rifqi

Berita Terkait

May Day 2026, Presiden Prabowo Tegaskan Komitmennya untuk Buruh
HAKIN 2026, KI Sumenep Dorong Akses Informasi Publik yang Transparan
Kemenpora Buka Program TPON, Berikut Syaratnya
Putri Ramadani Terpilih sebagai Ketua IPPNU Sumenep, Berikut Targetnya
Legislator PKB Soroti Kasus TBC di Banyuwangi, Inilah 4 Catatannya
Hadiri Musancab PDIP Sumenep, Said Tekankan Peran Partai Hidupkan Pesantren dan NU
Komitmen Jaga Kebudayaan, Musancab PDIP Sumenep Hadirkan Tari Kembang Paseser
HDDAP, Langkah Konkret Pemkab Sumenep Genjot Transformasi Pertanian

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 16:39 WIB

May Day 2026, Presiden Prabowo Tegaskan Komitmennya untuk Buruh

Kamis, 30 April 2026 - 14:47 WIB

HAKIN 2026, KI Sumenep Dorong Akses Informasi Publik yang Transparan

Selasa, 28 April 2026 - 21:26 WIB

Kemenpora Buka Program TPON, Berikut Syaratnya

Senin, 27 April 2026 - 17:59 WIB

Putri Ramadani Terpilih sebagai Ketua IPPNU Sumenep, Berikut Targetnya

Minggu, 26 April 2026 - 18:30 WIB

Hadiri Musancab PDIP Sumenep, Said Tekankan Peran Partai Hidupkan Pesantren dan NU

Berita Terbaru

Kemenpora Buka Program TPON, Berikut Syaratnya (Foto: Istimewa)

Nasional

Kemenpora Buka Program TPON, Berikut Syaratnya

Selasa, 28 Apr 2026 - 21:26 WIB